
Loren dan Christian yang mengantar Bara ke ruang tamu kini duduk bersama pria itu.
Loren melihat pria di depannya tampak enggan untuk menanyakan sesuatu, jadi dia berkata, "Tuan Andirson tenang saja, saya mengetahui segalanya tentang Christian."
Bara langsung merasa seperti dilepaskan dari ketegangannya, "Ah,, kalau begitu saya jadi tenang. Tapi apa yang sebenarnya terjadi di sini? Kenapa perempuan tadi begitu kasar pada kalian?" Tanya Bara sembari mengingat bagaimana sikap Yohana ketika dia baru saja datang.
"Semua begini karena orang-orang di sini berpikir bahwa Ibu mertuaku berselingkuh dengan Tuan Andirson dan Loren adalah Putri Tuan Andirson bersama Nyonya Vera Sinaga." Ucap Christian membuat Bara menggertakkan giginya dengan kesal.
"Memangnya apa yang terjadi hingga mereka bisa berpikir bahwa Vera berselingkuh denganku?" Tanya Bara.
"Semuanya karena foto ini," ucap Christian menyerahkan ponsel miliknya pada Bara agar pria itu melihat foto yang telah disebarkan oleh Yohana.
__ADS_1
Begitu Bara melihat fotonya, pria itu langsung menggerutu, "Sial!! Memangnya ada masalah apa dengan foto ini?!! Dasar mereka!! Berani-beraninya mempermalukan Vera, lihat saja nanti, aku akan membuat mereka membayarnya!!" Geram Bara mengembalikan ponsel milik Christian.
Loren memandang pria di depannya, dia merasa tenang setelah memahami bagaimana cara Bara membela Ibunya.
Yang artinya,, pria di depannya ini bukanlah Ayah kandungnya dan yang paling penting adalah ibunya tidak pernah berzina dengan pria itu!!!
Ketiganya terus berbincang-bincang sampai akhirnya seluruh keluarga Sinaga kini muncul menemui mereka.
Kakek Perry bahkan datang bersama perawatnya lalu pria tua itu duduk di sofa tunggal dengan sang perawat yang berdiri di sampingnya.
Jika hari ini dia berhasil menciptakan kesan yang baik untuk pria itu, maka bisa jadi keluarganya akan mendapat banyak keuntungan jika bekerja sama dengan Bara Andirson.
__ADS_1
"Ya, selamat malam Tuan Sinaga, Saya kemari karena sudah mendengar berita yang tersebar di acara keluarga Sinaga." Kata Bara yang tidak mau berbasa-basi.
Kakek Perry menghela nafas, "Ah,, masalah itu, kami sangat minta maaf atas masalah itu. Itu adalah ulah seseorang yang tidak bertanggung jawab. Saat ini pun kami sedang menyelidiki siapa yang sudah menyebarkan foto itu di acara keluarga kami.
"Dan terlebih, kami tidak mungkin menuduh Tuan Andirson akan berselingkuh dengan menantu keluarga Sinaga. Pastilah ini hanya kesalahpahaman yang ingin dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk menghancurkan keluarga Sinaga." Ucap Kakek Perry.
Tidak mungkin dia menuduh pria itu berselingkuh, jika tidak, pria itu akan memarahi mereka, keluarga mereka tidak akan bisa bertahan jika pria itu bertindak sedikit saja untuk membangkutkan mereka.
Dan meskipun Loren adalah anak haram, dia tidak akan memperdulikannya dan akan tetap mengakui Loren sebagai Putri keluarga Sinaga daripada harus menuduh Bara Andirson telah berselingkuh dengan menantu perempuannya.
Bara menggangguk, "Saya mengerti, tetapi tadi ketika saya baru datang, menantu Tuan Sinaga sudah mengusir saya dari tempat ini dan berkata bahwa saya harus membawa putri saya dari kediaman keluarga Sinaga bersama dengan kekasih sampahnya.
__ADS_1
"Bukankah ini menandakan kalau keluarga Sinaga benar-benar telah menuduh saya berzina dengan menantu kalian?!" Ucap bara membuat Kakek Perry mengepal erat tangannya.
Dia berusaha untuk mendapat koneksi bagi keluarga Sinaga agar derajat keluarga mereka semakin naik, tapi siapa sangka ketika kesempatan emas datang maka menantunya yang tak tahu malu itu mengacaukan segalanya!!!