
Begitu selesai sarapan, Loren dikejutkan oleh datangnya seorang stylish terkenal yang biasanya menangani gaya para artis dari agency CB.
"Halo Nyonya, perkenalkan saya Jhonatan, stylish jam dikirim untuk merias Nyonya." Ucapan tahun baru menatap Loren dengan penuh kekaguman karena perempuan di depannya terlihat begitu cantik.
Bagi seorang stylish, jika mereka bertemu perempuan cantik, maka itu adalah sebuah keuntungan karena bisa memaksimalkan pekerjaan mereka.
"Ah,, apakah aku akan dirias untuk acara konferensi pers yang digelar hari ini?" Tanya Loren sembari menatap pria yang berkulit putih di depannya.
"Ya, itu benar," jawab Jonathan membuat Loren mengangguk lalu dia menuntun pria itu menuju kamar pribadinya.
Begitu tiba di kamar, Jonathan tanpa basa-basi langsung membongkar seluruh peralatan yang dibawa oleh para asistennya.
"Apakah suamiku yang memberitahumu untuk datang kemari?" Loren bertanya sembari menatap Jonathan yang tampak sibuk bersama asistennya.
Jonathan menatap Loren lalu berkata, "ya, kemarin malam Tuan Bhaltazar menghubungi saya untuk datang ke sini. Dia juga memilih beberapa gaun untuk Nyonya."
"Begitu ya,," Loren terkejut karena suaminya ternyata masih memiliki waktu untuk mengatur semua itu, sementara malam ketika mereka pulang begitu larut.
__ADS_1
Pastilah lelah...
Jonathan tersenyum melihat wajah Loren dengan tampang bingung, tetapi pria itu langsung mengambil 3 gaun yang dipegang oleh asistennya lalu memperlihatkan nya pada Loren.
"Tiga gaun ini dipilih sendiri oleh Tuan Bhaltazar kemarin malam saat kami melakukan video call. Bagaimana menurut nyonya?" Tanya Jonathan.
Loren memperhatikan gaun yang tampak mewah di depannya, lalu dia berkata, " semuanya cantik, semuanya di desain oleh Adriana. Kau boleh memilihkan yang paling cocok untukku." Ucap Loren.
Sebenarnya dia merasa bingung bahwa suaminya memilih desain orang lain untuk ia kenakan ketimbang desainya sendiri.
Tetapi Loren tidak mengatakan apapun dan hanya membiarkan Jonathan terus bekerja meriasnya dengan cantik.
Perempuan itu berdiri di depan cermin besar sembari memperhatikan dirinya yang tampak begitu menawan.
'Kenapa aku merasa bahwa penampilan ku hari ini terlalu mewah untuk mengikuti acara konferensi?' pikir Loren dalam hati melihat dirinya yang begitu mewah dan elegan di depan cermin.
Wajah Loren yang aneh membuat Jonathan merasa gugup menatap perempuan itu, "apakah nyonya tidak puas dengan gaya yang saya pilih untuk Nyonya?" Tanya Jonathan.
__ADS_1
"Ah,," Loren menyadari bahwa dengan tingkahnya yang seperti itu, dia sedang menyinggung seseorang, jadi dia menatap Jhonatan, "bukan begitu, aku hanya merasa bahwa aku terlalu cantik jika hanya untuk mengikuti konvensi pers." Ucap Loren.
"A,, ah," Jonathan kebingungan untuk menjawab perempuan untuk sebab dia sudah mendapat arahan dari Christian agar dia tidak membocorkan apapun pada perempuan itu.
"Apa kau tahu sesuatu?" Tanya Loren saat melihat ekspresi Jonathan yang tampak aneh.
Jonathan langsung menggelengkan kepalanya, "tidak,,, Tuan Bhaltazar hanya menyuruh saya untuk merias Nyonya secantik mungkin."
"Ohh," Loren menjawab dengan singkat sebab rasa penasaran nya sama sekali tak bisa di padamkan.
Tok tok tok...
Tiba-tiba suara pintu di ketuk membuat semua orang menoleh ke arah pintu.
Itu adalah Gerson yang hendak membawa Loren ke tempat acara.
@info.
__ADS_1
Maaf ya,, dua hari ini otor sedang tidak fit, jadi agak kesulitan untuk fokus menulis, semoga besok2 udah ada kemajuan dan bisa lancar updatenya🙏🙏