
Karena Loren merasa kesal sebab Christian yang terus mengganggunya di acara bertemunya dengan tim desain, maka dia dengan kesal menatap suaminya dan berkata, "kau sebaiknya pergi ke kantor Andreas dan berbincang di sana, supaya aku dan teman-temanku juga bisa bercakap-cakap di sini!"
Ucap Loren yang membuat Christian tidak senang, sebab dia inginnya menemani perempuan itu.
"Kau mengusirku? Kalau aku pergi, siapa yang akan menjagamu dan anak kita?" Tanya Christian sembari memandang dalam Loren.
Loren mendengus, "di sini ada lima orang yang bersamaku, jadi mereka semua bisa menjagaku. Pergilah dan--"
"Tapi aku tidak percaya orang lain bisa menjagamu lebih baik daripada ketika aku menjagamu!" Sela Christian, "pokoknya, aku akan tetap di sini meskipun kau tidak menyukainya!!!" Ucap Christian dengan begitu posesif merangkul perempuan itu agar semakin dekat ke tubuhnya.
Loren tahu dia tidak bisa membantah suaminya, jadi dia hanya berpasrah saja pada keinginan pria itu.
Dengan menyesal, Loren menatap semua orang di depannya dan berkata, "maaf."
Loren merasa bersalah, sebab pertemuan mereka yang seharusnya begitu berarti setelah perpisahan mereka selama beberapa waktu malah diganggu oleh suaminya.
__ADS_1
Shiren mengangguk, "Ah,, ya, tidak masalah, tapi sepertinya ini bukan hari yang tepat untuk kita berbincang-bincang, bagaimana kalau mencari waktu yang lain dimana Kak Loren bisa datang sendiri tanpa suam--"
"Ssstt!!!" Megi yang duduk di samping Shiren langsung memberi kode pada perempuan itu agar menghentikan ucapannya.
Hal itu membuat Shiren menyadari betapa menakutkan nya wajah Christian ketika dia membahas rencana memisahkan Loren dengan pria itu.
Maka begitu, wajah Shiren tampak begitu takut sembari perempuan itu berkata, "Itu,, sepertinya aku ada pekerjaan yang sangat mendesak, maaf sekali, aku harus pergi lebih dulu, kapan-kapan jika kak Loren ada waktu untuk bertemu, jangan lupa menghubungi ku!"
Semua orang memandangi kepergian Siren yang terburu-buru, lalu mereka kembali melihat ke arah Christian yang tampaknya belum tenang dengan ucapan Shiren.
"Aku juga,, aku belum menyelesaikan desain yang mendesak hari ini."
Semua orang langsung mengucapkan alasan mereka satu persatu, lalu pergi meninggalkan Loren dan Christian, sebab mereka terlalu takut menatap Christian yang tampak tidak bersahabat dengan mereka.
"Tapi,,," ucapan Loren menggantung di udara karena semua orang telah keluar dengan langkah terburu-buru.
__ADS_1
Hal itu membuat kesal Loren lalu dia berbalik menatap suaminya dengan tangan kecil perempuan itu terayun memukul dada suaminya.
"Ini semua salahmu!!!" Bentak Loren dengan air mata perempuan itu langsung membasahi pipinya, karena rasa emosinya yang tak bisa lagi di tahan.
Pertemuan mereka yang seharusnya berlangsung dengan sangat menyenangkan dan hangat, berakhir menjadi buruk karena ulah suaminya yang tidak mau memberi ruang bebas bagi mereka.
"Sayang,," Christian begitu terkejut bahwa istrinya sampai menangis hanya karena anggota tim desain tidak mau berbincang-bincang dengannya.
"Hiks,, hiks!! Padahal aku akan baik-baik saja kalau kau tidak ada di sini!! Sekarang lihat, tidak ada satupun yang mau tinggal berbincang-bincang dengan ku karena mereka terlalu takut padamu!!! Hiks,, hiks,," kesal Loren sembari terisak menatap kesal suaminya.
Christian panik melihat istrinya yang menangis jadi pria itu mengulurkan tangannya untuk menghapus air mata istrinya, "Sayang maaf, aku tid--"
"Diam!" Sela Loren sembari menepis tangan suaminya lalu perempuan itu berdiri, "aku mau pulang saja!!" Kata loren dengan kesal menghapus air matanya lalu perempuan itu berjalan keluar meninggalkan Christian.
"Sayang, tunggu!!!" Ucap Christian langsung berdiri mengejar istrinya yang kini merajuk karena ulahnya.
__ADS_1
@info.
novel ini akan tamat dan lanjut season 3, tapi dengan judul yang baru, sebelum itu otor mau nanya, ini Loren enaknya lahiran di sini ato yang season 3-nya nnti ya?