
Sudah 3 menit lebih dan dua orang di depannya masih memperlihatkan kemesraan nya jadi Loren merasa tidak tahan lagi untuk tidak menegur mereka.
"Saya dengar kalian berdua ingin bertemu dengan saya, apakah ada sesuatu yang penting untuk dibicarakan atau hanya ingin menunjukkan kemesraan di sini? Saya cukup sibuk untuk sekedar membuang waktu menonton pertunjukan kalian," ucap Loren memecahkan keheningan dan menghentikan pertunjukan kemesraan di depannya.
Bian mengangkat wajahnya dan masih tidak bisa untuk tidak terpesona dengan perempuan yang kini terlihat sangat indah di depannya.
"Kak Bian, aku sudah bilang kalau--"
"Tananglah," ucap Bian mempererat genggamannya pada tangan Vionita.
Dari cara bicara Loren pada mereka, dia sudah membaca kalau perempuan itu benar-benar tidak menganggap mereka sebagai kenalan lama.
"Loren, tidakkah Kau terlalu kasar untuk pertemuan pertama kita setelah waktu yang cukup lama?" Tanya Bian dengan suara tenang.
"Ah, jadi apakah kalian menginginkan saya untuk menangis terharu karena kita akhirnya bertemu setelah sekian lama berpisah?" Tanya Loren dipenuhi rasa jijik pada dua orang di depannya.
Tidak perlu bersikap baik pada mereka, lagi pula bendera perang sudah dikibarkan sejak beberapa waktu yang lalu!!!
Dan Loren tidak mau kekasih Christian begitu mudah ditindas oleh orang-orang di depannya ini!!!
__ADS_1
"Loren,, haruskah kau bersikap seperti ini pada kami? Aku datang kemari mengantar Vionita untuk menyelesaikan kesalahpahaman diantara Kalian." Ucap Bian dengan pandangan meyakinkan pada Loren.
"Oh,, kesalahpahaman mana yang kau maksud? Saat dia menuduhku melakukan plagiat pada karyanya atau saat dia menuduhku kabur dari rumah sementara penyebab ku terdampar di luar negeri karena--"
"Loren!!" Vionita langsung berteriak pada Loren saat perempuan itu hendak mengatakan sebuah rahasia yang tak boleh diungkit di depan Brian!
"Kak Bian,," Vionita langsung terisak memeluk setelah dia selesai berteriak, "Sudah kubilang, dia tidak mau mendengarkan apapun. Sekarang dia pasti semakin membenciku karena aku baru saja meneriakinya,,," Isak Vionita.
Loren "..."
Membenci Vionita karena baru saja di teriaki?
Bahkan alasannya membenci perempuan itu jauh lebih besar daripada hanya sekedar diteriaki saja!!
"Hah,,, Siapa juga yang membencimu karena kau meneriaki ku?" Kata Loren sembari menghela nafas dengan panjang.
Ucapan Loren membuat Bian langsung menoleh pada Loren lalu berkata "Jadi Apa alasanmu bersikap seperti orang asing padaku dan Vionita? Bukankah dulu kita sangat akrab, bahkan kau dan Vionita adalah sepupu yang saling menyayangi satu sama lain. Mengapa sekarang kau berubah?"
"Berubah? Menurutmu mengapa seseorang bisa berubah? Itu karena dia sudah tidak nyaman dengan lingkungannya." Ucap Loren.
__ADS_1
"Tapi apa hubungannya dengan kami? Dulu kau kabur dari rumah karena keinginanmu sendiri, Mengapa sekarang melampiaskannya padaku dan Vionita? Kami datang kemari benar-benar tulus mau mengajakmu kembali, bahkan Vionita selalu menangis setiap kali mengingatmu, Dia menyuruhku mencari ke semua tempat, tetapi kami tidak berhasil menemukan mu." Ucap Bian.
"Dia mencariku? Ha ha ha...!!!" Loren tertawa keras mendengar kekonyolan yang baru saja diucapkan oleh Bian.
Kalau perempuan itu benar-benar mencarinya, Mengapa dulu repot-repot membuangnya ke jalanan?
Lucu sekali!!!
Bian benar-benar sudah terperdaya!!!
"Loren,, aku berkata dengan sungguh-sungguh, dan mengenai kasus plagiat yang kau tuduhkan untuk Vionita itu, aku sudah mencari tahu semuanya, orang yang berada di belakang masalah tersebut adalah Cahtaline, dia ingin merusak hubungan kalian berdua." Ucap Bian.
"Kak Bian, tidak perlu mengatakan apapun lagi, dia tidak akan mendengarkan kita. Aku tidak mau Kak Bian juga ikut dibenci olehnya karena aku," kata Vionita sembari mengusap air matanya yang terus bercucuran.
"Tidak,, kalian berdua adalah sepupu yang saling menyayangi, masalah kecil seperti ini tidak mungkin bisa membuat kalian jadi saling membenci." Kata Bian membuat Loren mengatup erat gigi-giginya melihat pertunjukan di depannya.
Sangat mengesalkan!
@Interaksi
__ADS_1
Hah,, baru sadar sekarang..? Sungguh terlalu kaum perempuan ini...!!!! udah banyak korban baru nyadar ck,, ck...!