
Sepasang pembawa acara begitu bersemangat melihat reaksi orang-orang di bawah panggung, dan terlebih melihat komentar-komentar di siaran langsung yang sungguh antusias menantikan pengumuman penghargaan terbaik tahun itu.
"Nah, karena semua orang sudah tidak sabar untuk menyaksikan siapa orang terberuntung malam ini yang mendapat penghargaan, sekaligus bisa berkesempatan berdansa dengan Tuan Christian Bhaltazar, maka sekarang juga kita undang direktur Agensi CB untuk membacakan kategori pertama." Kata Sang pembaca bahwa acara diikuti naiknya direktur agency CB ke atas panggung.
Sandra disambut oleh seorang perempuan yang datang membawa amplop berisi pengumuman akhir kategori Aktris terbaik.
"Terima kasih atas kesempatan yang diberikan pada saya untuk membacakan pemenang dari kategori aktris terbaik tahun ini. Amplop ini masih tersegel di tangan saya dan sekarang saya akan membukanya." Ucap Sandra memperlihatkan amplop di tangannya lalu perempuan itu memulai membuka amplopnya.
Hening!
Hening!
Hening!
Tidak ada yang berani berbicara karena kategori pertama adalah kategori perempuan, jadi perempuan itu setidaknya bisa berbangga diri sesaat, karena dia akan menjadi salah satu kandidat yang akan dipilih oleh Christian Bhaltazar untuk berdansa bersama.
__ADS_1
"Baiklah, saya sudah membaca nama artis terbaik di sini, dan kategori aktris terbaik agensi CB tahun ini adalah,,,,,, HERIYANI AKSAR!!!" Sandra berseru dengan suara yang keras diiringi tepuk tangan semua orang melihat ke arah Heriyani Aksar.
"Wah selamat Kak," semua orang memberi selamat pada Heriyani lalu menatap perempuan itu menaiki panggung dengan senyum penuh bahagia di wajahnya.
Sandra menyerahkan piala penghargaan pada Heriyani lalu membiarkan sang pembawa acara memandu pembacaan kategori-kategori berikutnya.
Dan akhirnya mereka tiba pada kategori model terbaik wanita.
"Wah,, Sem, akhirnya kita tiba di pengumuman penghargaan kategori model terbaik wanita di tahun ini. Bagaimana menurutmu dengan kategori ini?" Pembawa acara perempuan berkata pada pembawa acara pria.
"Ya Lulu,, ini sangat mendebarkan karena beberapa waktu terakhir kita melihat adanya seorang desainer yang tiba-tiba bersaing dengan dua model terbaik dari agensi CB. Ini sangat mengejutkan, karena desainer itu baru menjalani pemotretan sekali, tetapi banyak sekali yang mendukungnya, bahkan ada tiga negara yang memberinya dukungan dengan sangat antusias." Ucap Sem.
Sem mengangguk, "Benar Lulu, karena kita sudah tidak sabar,, kalau begitu kita panggilkan pemenang kategori aktris wanita terbaik tahun ini untuk membacakan kategori model terbaik wanita tahun ini!" Kata sang pembawa acara pria diiringi tepuk tangan orang-orang melihat heriyani kembali naik ke panggung.
Heriyani pun tak kala senang saat ia berdiri di panggung dan mengambil amplop dari orang yang memberikan baki untuknya.
__ADS_1
Dalam hati semua orang sudah mengetahui Siapa pemenang dari kategori tersebut, Namun harapan kecil orang-orang itu agar ada pelengseran penenang model terbaik, sapaya Chataline tidak punya kedudukan untuk berdansa dengan Christian.
"Terima kasih," heriyani berbicara pada perempuan yang membawakan amplop untuknya.
Lalu perempuan itu memperlihatkan amplop di tangannya pada semua hadirin.
"Saya akan membukanya sekarang," ucap Heriyani mulai membuka amplop di tangannya dengan semua kamera berfokus padanya.
Begitu membuka amplopnya, Heriyani memperlihatkan wajah yang terkejut, namun dia langsung memperbaiki raut wajahnya lalu tersenyum ke arah kamera.
"Kategori model terbaik wanita Agensi CB jatuh kepada,,,,," Heriyani kembali menunduk untuk membaca dengan tepat nama yang tertera di kertas yang tadi ya tarik dari amplop.
'Lorensia Sinaga,' ucapnya dalam hati sembari memperhatikan tulisan di depannya.
Perempuan itu cukup syok karena bukan Chataline yang mendapatkan penghargaannya, melainkan orang lain.
__ADS_1
Jadi perempuan itu mengangkat wajahnya menatap ke arah Chataline yang duduk di bawah panggung.
'Bagus,, dengan begini akan ada kesempatan untukku berdansa dengan Christian Bhaltazar.' pikirnya dalam hati sembari menarik nafas.