
Dua orang yang sudah mandi kini kembali lagi berendam dalam bath up setelah permainan panjang mereka mengakibatkan keduanya kembali berkeringat hingga harus mandi untuk kedua kalinya.
Loren masih merasa lemas karena tenaga yang terkuras banyak dari pertempuran mereka, perempuan itu duduk di atas paha Christian sembari bersandar di dada suaminya.
"Aku lapar," ucap Loren dengan suara pelan membuat Christian tersenyum lalu pria itu mempercepat acara mandi mereka.
Setelah mandi, keduanya memakai pakaian dengan Loren yang masih terus bersikap malas untuk melakukan apapun.
"Hei,, apakah kau merasa terlalu lelah setelah kegiatan kita?" Christian bertanya dengan cemas saat melihat Loren masih terbaring di tempat tidur dengan handuk di kepalanya.
"Hm,, aku hanya malas melakukan sesuatu karena ada suamiku yang bisa melakukannya." Kata Loren sembari mengulurkan tangannya menyentuh telinga Christian lalu menarik sedikit pria itu mendekat ke arahnya.
Cup!
Ciuman tiba-tiba Loren ditutup dengan sebuah senyuman yang membuat Christian merasa sangat gemas dengan istrinya.
Tak tahan, pria itu kembali membungkuk lalu mendaratkan siuman berkali-kali di bibir Loren.
"Hmm..." Loren tersenyum merasa sangat senang dengan kelakuan suaminya.
Terasa menyangkan....
Setelah puas, Christian menggendong istrinya dan mendudukkan perempuan itu di meja rias untuk mengeringkan rambut Loren.
__ADS_1
Lewat cermin, Loren memperhatikan wajah suaminya yang tampak serius memegang hair dryer.
"Ada apa?" Christian bertanya saat tatapannya bertemu dengan tatapan Loren.
"Tidak, aku hanya merasa kalau suamiku terlalu tampan." Ucap Loren sembari tersenyum menatap suaminya.
Christian mengerutkan keningnya menatap istrinya, "Apakah kau sedang menggodaku untuk melanjutkan pertempuran kita?" Tanya Christian.
Loren langsung mendengus,"Jangan berpikir aneh-aneh, aku mengatakan kau tampan, bukannya ingin menggoda untuk melakukan hal itu lagi!!" Gerutu Loren.
"Hm,, meski kau tidak mau, aku akan tetap melayanimu setelah kita makan malam." Ucap Christian mempercepat pekerjaannya mengeringkan rambut Loren.
"Jangan harap!!" Ucap Loren sembari menggertakan giginya karena dia sudah berencana setelah makan malam akan melanjutkan pekerjaannya yang tadi tertunda di kantor.
Jadi, setelah mereka berdua makan malam, Loren langsung duduk di ruang kerja beserta komputer yang menyala di depannya.
Loren yang didudukkan di paha pria itu hanya bisa menghela nafas sembari berusaha memfokuskan perhatiannya pada komputer di depannya.
"Jangan menggangguku dulu, ini harus diselesaikan malam ini juga." Ucap Loren menatap tabel-tabel di depannya yang berisi daftar pekerjaan yang harus ia selesaikan.
Semuanya harus diurutkan dan dikelompokkan berdasarkan tenggat waktunya agar bisa dikerjakan secara berurut.
Tapi Loren terkejut ketika tangannya yang memegang mouse tiba-tiba ditutup oleh tangan Christian.
__ADS_1
"Ku bilang jangan menggangguku dulu!!" Gerutu Loren yang merasa kesal, tetapi ketika dia melihat ke arah layar komputer, ternyata Christian mengerjakan pekerjaannya dengan begitu cepat.
Loren hanya ternganga melihat Bagaimana kecepatan Christian mengerjakan pekejaannya.
Kurang dari 30 menit, pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh Loren selama 2 jam, akhirnya selesai.
"Woh,, Bagaimana kau melakukannya begitu cepat?" Tanya Loren yang sangat terkejut dengan cara Christian.
Christian yang berada di belakang Loren langsung memeluk perempuan itu dengan erat lalu mendekatkan bibirnya ke telinga Loren.
"Apa kau mau diajari caranya?" Tanya Christian sembari menghembuskan nafasnya di telinga Loren dengan bibirnya yang menyentuh daun telinga perempuan itu membuat Loren bergidik geli.
"Ya,, ajari aku," ucap Loren sembari menjauhkan kepalanya dari Christian.
Namun kepalanya belum sempat menjauh kita Christian menahan kepalanya lalu memaksa orang menatap ke arahnya.
Cup!!
"Aku akan mengajarimu nanti, sekarang kau harus membujukku di kamar," Ucap Christian tersenyum menggendong Loren ke arah kamar mereka.
Wajah Loren langsung memerah mendengar ucapan pria itu, membujuk di kamar.... Tentu saja Loren mengerti apa yang dimaksud oleh pria itu!!
@Interaksi
__ADS_1
Ya ampun, satu lagi org aneh yang mengaguni orang gila... Otor jadi tidak menyesal di sebut gila, karena fansnya lebih sedikit dari pada hatersnya ðŸ¤ðŸ¤ðŸ‘»