Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#210. Menyelidiki kembali


__ADS_3

"Tidak,, kalian berdua adalah sepupu yang saling menyayangi, masalah kecil seperti ini tidak mungkin bisa membuat kalian jadi saling membenci." Kata Bian membuat Loren mengatup erat gigi-giginya melihat pertunjukan di depannya.


Sangat mengesalkan!


"Begini saja,, biar ku katakan pada kalian mengapa kita tidak perlu berhubungan lagi." Kata Loren membuat Vionita dan Bian menatap pada perempuan itu.


Bian menatap Loren dengan rasa penasaran tentang apa yang membuat Loren begitu membenci mereka hingga tidak mau lagi menganggap mereka sebagai kenalannya.


Sementara Vionita, perempuan itu sangat cemas dengan apa yang akan dikatakan oleh Loren.


"Jadi,,, karena kalian sudah membuang ke luar negeri maka itu artinya kalian benar-benar tidak mau berhubungan lagi denganku. Jadi tolong, mulai sekarang kita sebaiknya bersikap seperti orang asing saja, tidak perlu ada kata kenal diantara kita. Dengan begini tujuan kalian membuang ke luar negeri sudah tercapai,,," ucap Loren menatap datar pada dua orang di depannya.


"Apa yang kau katakan? Loren??" Bian bertanya dengan rasa tak percaya, Siapa yang membuang siapa ke luar negeri?


"Kak Bian,, hiks hiks,,," Vionita kembali bersandiwara karena dia sangat takut Bian menanyakannya lagi hingga membuat Loren memperjelasnya.

__ADS_1


"Iya,, urusi perempuan yang menangis di pelukanmu itu. Dia benar-benar terlihat kasihan,,, sungguh gadis lugu berhati polos dan suci, mudah sekali tersakiti,,, sangat rapuh,," ucap Loren sambil menghela nafas.


"Loren, bagaiman bisa kau berkata seperti itu?" Bian kini marah, dia tidak menyangka Loren yang baik hati yang ia kenal kini berubah menjadi perempuan yang sombong dan suka mencibir.


"Ya,, pokoknya kalau kau benar-benar ingin mengetahui kenyataannya kau bisa menyelidiki penyebab aku terdampar di luar negeri dan tak bisa ke lagi kembali menemui keluargaku, mungkin saja orang di pelukanmu itu menjadi sumber masalahnya." Ucap Loren lalu berdiri meninggalkan dua orang itu.


Dia sudah selesai, terserah pada Bian saja, Kalau pria itu ingin menyelidikinya maka silakan, tapi kalau tidak juga tidak masalah.


Mendengar ucapan Loren, Wajah Vionita memucat,, sekarang sudah tamat,,, Bian pasti akan mencari tahu semuanya!!!


Satu-satunya senjata baginya untuk meluluhkan hati Bian adalah memperlihatkan sisi lemahnya di depan pria itu hingga Bian terus bersimpati padanya.


Rasa simpati yang besar pria itu akan mengalahkan perasaan sukanya pada Loren hingga Bian akan terus berada di sisinya.


"Tenanglah,, aku akan menyelidikinya dan mencari bukti untuk semua tuduhan Loren," ucap Bian menepuk pelan punggung Vionita.

__ADS_1


'Sial...!!! Sekarang Bian ingin menyelidikinya, aku harus memberitahu Ibu supaya mengecek lagi seluruh kejadian bertahun-tahun yang lalu dan memastikan semua bukti sudah dihilangkan.' ucap Vionita dengan cemas.


Sementara Bian, dia terus memikirkan ucapan Loren 'Ya,, pokoknya kalau kau benar-benar ingin mengetahui kenyataannya, kau bisa menyelidiki penyebab aku terdampar di luar negeri dan tak bisa ke lagi kembali menemui keluargaku, mungkin saja orang di pelukanmu itu menjadi sumber masalahnya.'


'Dari cara Loren, aku bisa mengetahui kalau dia berbicara dengan sangat bersungguh-sungguh. Perempuan itu masih terlihat jujur seperti dulu, tapi cara dia memperlakukan Vionita,, sepertinya aku harus menyelidiki semuanya.'


Bian tidak bisa memihak antara Loren ataupun Vionita karena 2 perempuan itu memiliki posisi yang sama di hatinya.


Loren adalah cinta pertamanya sementara Vionita adalah perempuan yang saat ini ia jaga.


@Interaksi



Terima kasih telah memberi sedikit waktu berhargamu untuk kesal sama otor,, semoga dapat pahala ya.... makasih... makasih......

__ADS_1


__ADS_2