
Loren menyelesaikan kerajinannya pada pukul 17.00 lalu memasukkan kerajinan tangan itu ke dalam sebuah kantong kresek kecil.
Ia memandangi kantong kresek yang terlihat murahan itu lalu mengerutkan keningnya.
"Ransi pasti tidak akan mengizinkan ku membawa ini ke sana." Ucapnya mengeluarkan gantungan dinding yang telah Ia buat dari wol lalu melihat ke seluruh area kamarnya.
"Aku tidak punya kemasan yang jauh lebih baik daripada ini. Bagaimana ini?" Loren tampak panik kalau dia tidak bisa membawa kerajinan itu ke pesta karena tidak punya bungkus yang layak.
Setelah berpikir sesaat Dia memutuskan untuk meminta tolong pada Ransi supaya mencarikannya Tas yang lebih layak.
"Sebaiknya ku Katakan nanti setelah Ransi datang menjemputku, kalau sekarang dia pasti sibuk mengurusi Christian." Ucap Loren lalu perempuan itu dengan semangat memasuki kamar mandi dan membersihkan diri.
Loren memeriksa lemari di kamar hotel itu dan melihat bahwa pakaiannya yang layak digunakan ke pesta telah habis.
'Bajuku sudah habis.' Loren merasa menyesal dalam hatinya karena dia sudah menggunakan semua pakaian yang ia dapatkan dari Regina.
"Bagaimana ini?" Loren menjadi panik dan tidak tahu harus meminta tolong kepada siapa karena kalau dia meminta tolong pada Christian maka dia akan menambah hutangnya pada Christian dan akhirnya dia tidak akan pernah mampu membayar seluruh hutangnya pada pria itu.
Loren mondar-mandir di dalam kamarnya sampai bel pintunya beebunyi lalu dia berlari ke arah pintu membuka pintu.
__ADS_1
Terlihat Ransi berdiri di sana sembari memegang sebuah kotak yang cukup besar.
"Nona Loren, ini adalah pakaian yang disiapkan Tuan Christian untuk Nona Loren pakai." Kata pria itu menyerahkan kotaknya pada Loren sembari menahan hatinya.
Sangat sulit membiarkan seorang perempuan yang kita cintai didekati oleh seorang pria lain. Bahkan menjadi perantara pendekatan mereka...!!!
"Oh, terima kasih. Tapi,, Apakah dia akan menyuruhku membayar untuk gaun ini?" Tanya Loren dengan hati-hati.
"Kau tenang saja, kau bekerja untuk nya jadi segala fasilitas yang ia berikan padamu adalah gratis." Jawab Ransi membuat Loren berpikir sesaat.
"Tapi,, dia bilang aku harus membayar semuanya, katanya lagi meskipun aku bekerja seumur hidupku aku tidak bisa melunasi semua uang yang telah Ia keluarkan untuk menampung ku di mansionnya." Ucap Loren dengan wajah cemas.
Ransi yang mendengarkan ucapan Loren langsung tercengang di tempatnya.
Dari sikap pria itu jelas Cristian memperlakukan Loren dengan baik untuk menarik hati Loren, tapi kalau pria itu sampai mengatakan sesuatu seperti itu pada Loren, maka...?
Tuan Christian tidak pernah main-main dengan ucapannya!
"Iya, sekarang aku harus bagaimana? Kalau aku menerima gaun ini, dia pasti akan menghitungnya ke dalam utangku. Padahal hari ini aku menambah utang yang terlalu banyak, gelas yang kupecahkan katanya bernilai 500 juta." Loren bercerita dengan wajah friatasinya sembari memegang erat kotak di tangannya.
__ADS_1
Ransi "..."
500 juta?
Mana ada gelas itu 500 juta?!
'Sebenarnya apa yang diinginkan oleh Tuan Christian?' Ransi merasa aneh dalam hatinya. Mengapa juga Christian membohongi Loren?
"Menurutmu, sebaiknya aku kembalikan saja ini ya,, aku masih bisa memakai gaun pesta yang kupakai kemarin. Lagipula, tidak ada orang yang terlalu memperhatikanku di pesta Jadi mereka tidak akan ingat kalau aku memakai gaun yang sama." Kata Loren.
"Tidak bisa. Ini sudah menjadi perintah dari tuan Christian agar kau memakai gaun itu, kalau kau membantahnya akulah yang akan dihukum olehnya." Ucap Ransi lalu berbalik meninggalkan Loren dengan hati yang berkecamuk.
Tuan Christian sudah membatalkan kepergiannya ke acara pesta malam ini hanya karena ingin makan malam berdua dengan Loren, tapi mengapa pria itu malah menyuruh Loren mengembalikan semua biaya yang telah dikeluarkan untuk Loren?
Loren menatap punggung Ransi yang menjauh darinya sebelum menutup pintu dan berjalan ke kamarnya dengan lesu.
"Bagaimana ini? Kalau aku tidak menggunakannya dia akan menghukum Ransi." Loren berpikir-pikir.
@Interaksi
__ADS_1
Tenang saja,, kan otor yang ngajarin jadi pasti berhasilš¤ Tapi kok bisa_bisanya kamu yg bahagia?? Dasar aneh..!