Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#197. Memotret desain Loren


__ADS_3

Akhirnya setelah kunjungan tim desain ke apartemen Loren, maka hari-hari Loren berjalan dengan normal, tidak ada lagi orang yang mengajaknya untuk pergi dan pulang ke kantor bersama.


Tetapi, perempuan itu masih memikirkan tentang hubungan Christian yang terlihat renggang dengan Marisa dan Andreas, padahal dari cerita yang ia dengar bahwa ketiga orang itu sebenarnya dulunya adalah sahabat.


"Hah,,," Loren menghela nafas dengan berat berusaha melupakan masalah itu agar dia fokus pada pekerjaannya.


"Kak Loren kenapa?" Tiba-tiba tanya Mia ketika melihat Loren menghela nafas.


"Ah,," Loren mengangkat wajahnya dan melihat semua orang sedang fokus padanya, "Aku hanya memikirkan sebuah masalah pribadi." Katanya.


"Ah begitu,, Apakah berkaitan dengan tuanku?" Tanya Mia yang penasaran.


"Hmm... Ya," jawab Loren.


"Kalian bertengkar?" Tanya Mentari.


"Ah, tidak,, hanya masalah kecil saja." Kata Loren lalu menundukkan kepalanya memberi tanda pada semua orang bahwa dia sudah tidak ingin melanjutkan pembicaraan.


Mia memperhatikan hal itu lalu memikirkannya, 'Hm,, aku belum pernah melihat Loren diantar secara langsung oleh kekasihnya, mungkinkah orang yang bernama Tuanku itu sebenarnya hanya kedok Loren untuk menutupi hubungannya dengan petinggi LC?'

__ADS_1


"Ah, kak Loren, Aku ingin menanyakan masalah ini," Mia langsung mengambil berkas di depannya lalu berjalan ke meja Loren.


"Ada apa?" Tanya Loren.


"Ini,," Mia membuka berkas yang ia bawah lalu memperlihatkan 1 halaman pada Loren.


"Aku kurang mengerti di bagian ini," kata Mia menunjuk bagian yang tidak mengerti.


"Ahh, ini,," Loren mulai menjelaskan, dia sangat fokus pada berkas yang ada di mejanya bahwa ia sedang mengelilingi pandangannya di atas meja kerja Loren.


'Itu dia,, berkas yang tidak pernah ditinggalkan Kak Loren di kantor.' ucapnya dalam hati saat melihat sebuah berkas yang berisi kumpulan desain milik Loren yang selalu dibawa pergi perempuan itu pergi, atau dimasukkan ke lemari yang di kunci saat Loren tidak berada di kantor.


"Apa kau sudah mengerti?" Tanya Loren pada Mia ketika dia selesai menjelaskan bagian yang ditanyakan oleh Mia.


"Apakah itu kumpulan desain Kak Loren?" Tanya Mia.


"Ah,, ya, itu beberapa desain yang akan digunakan untuk acara Fashion week ibukota." Jawab Loren.


"Bolehkah aku melihatnya sebentar?" Tanya Mia dengan mata berbinar-binar seperti melihat tumpukan harta karun.

__ADS_1


"Ah,, ya, Tentu saja boleh, tapi kau harus tahu kalau ini adalah rahasia, desain ini belum dipatenkan jadi jangan sampai orang luar mengetahui desain ini." Ucap Loren mengambil berkas itu untuk menyerahkannya pada Mia.


"Tentu! Aku tidak mungkin membocorkan desain dari LC pada orang luar." Kata Mia bersemangat.


"Baik, lihatlah, mungkin kau akan mendapat inspirasi jika melihatnya." Kata Loren menyerahkan berkas itu pada Mia.


"Terima kasih Kak Loren," ucap Mia merasa sangat senang, akhirnya apa yang ia inginkan selama ini kini tercapai juga.


Dia hanya perlu memotret desain-desain itu lalu mengirimkannya pada Vionita.


"Kak Loren, bolehkan kami juga melihatnya?" Tanya Megi ketika Mia sudah berjalan ke kursinya.


"Tentu saja, kalian semua adalah bagian dari LC jadi tidak masalah jika kalian melihatnya." Ucap Loren.


Semua orang merasa senang, mereka kemudian melihat-lihat desain yang telah dibuat oleh Loren.


'Sial...! Kalau mereka terus menempel seperti ini padaku, bagaimana aku akan memotretnya?' Mia menggerutu dalam hati ketika dia membuka buka kumpulan desain Loren dan semua anggota tim desain berada di belakangnya ikut melihat buku yang ia pegang.


"Kalian lihatlah dulu, aku akan ke toilet." Ucap Mia.

__ADS_1


"Oh, baik,," Mentari langsung mengambil berkas itu lalu membawanya ke mejanya diikuti oleh semua orang yang ikut melihatnya.


'Hah,, aku akan menunggu jam makan siang lalu berpura-pura tinggal di sini melihat desain Kak Loren. Saat semua orang sedang pergi makan siang, maka aku bisa memotret nya.' pikir Mia sambil tersenyum meninggalkan ruangan tim desain.


__ADS_2