
Vionita dan Bian akhirnya tiba di lokasi pemotretan. Saat itu pemotretan sudah berlangsung karena mereka melakukannya sejak pukul 7 pagi.
Jadi Bian dan Vionita langsung diarahkan untuk duduk di sebuah tempat yang telah disediakan oleh para kru.
Cekrek cekrek cekrek.....
Dari detik ke detik kamera terus mengambil gambar Chataline yang begitu lihai mengganti gayanya layaknya model profesional.
"Ok selesai!!!" Teriak sang fotografer ketika dia melihat hasil gambar yang dihasilkan sudah cukup banyak dan dan beberapa sudah bisa dipilih sebagai gambar terbaik.
Zaidan langsung berlari menyambut Cathaline yang meninggalkan kan studio.
"Pakai ini Kak," ucap Zaidan membantu Chataline menggunakan jaket yang sudah ia siapkan.
Baru saja akan melangkah ke ruang ganti ketika Chataline melihat ke sebuah tempat di mana Vionita sedang bercakap-cakap ringan dengan Bian.
"Heh,, dia benar-benar tidak mau membiarkan Bian bertemu secara pribadi denganku." Ucap Cahtaline.
"Ada apa Kak?" Zaidan bertanya ketika mendengar suara pelan yang dilontarkan patalina.
__ADS_1
"Heh,, Apakah mereka juga akan melihat pembuatan video klipnya?" Tanya catalina pada Zaidan karena setelah pemotretan ini mereka akan melakukan syuting video klip pendek yang juga akan ditampilkan di acara besar perusahaan milik Bian.
"Sepertinya tidak, aku dengar mereka akan pulang cepat. " Ucap Zaidan.
"Ah,, kalau begitu,, ayo pergi ganti baju dan aku akan menghampiri mereka." Ucap Chataline lalu keduanya berjalan ke ruang ganti.
Dari kejauhan, sembari berbincang dengan Bian, Vionita juga memperhatikan Chataline, perempuan itu merasa terkejut ketika Chataline malah memasuki ruang ganti dan bukannya menghampiri mereka.
"Apakah pemotretannya sudah selesai? Mengapa Chataline sekarang pergi meninggalkan studio?" Vionita berbicara sembari menatap beberapa apa kru di studio itu masih sibuk dengan peralatan mereka.
"Ah,, selain Chataline, ada model lain juga yang digunakan, jadi sepertinya mereka bertukar," ucap Fajar yang duduk menemani kedua orang itu.
"Ahh begitu," Vionita berbicara sembari cemas memikirkan Chataline yang mungkin akan menghampiri mereka setelah perempuan itu selesai di ruang ganti.
"Ya, sedikit, tapi tidak apa, aku akan menemani Kak Bian sampai selesai," ucap Vionita.
Bian mengangguk lalu menatap Fajar, "Suruh mereka mempercepatnya, Aku ingin melihat hasilnya sebentar sebelum kembali," ucap Bian.
"Baik," jawab Fajar lalu pria itu segera berjalan ke arah para kru untuk mengatakan permintaan Bian.
__ADS_1
Baru beberapa menit Fajar meninggalkan mereka saat Vionita langsung menggertakkan giginya ketika melihat Chataline kini berjalan ke arah mereka.
"Halo Tuan Bian, dan Nona Vionita," Ucap Chataline segera duduk di salah satu sofa yang kosong.
"Halo," Vionita berusaha membuat suaranya tampak biasa-biasa saja menghadapi perempuan itu.
Padahal dalam hatinya dia begitu kalau sampai Chataline salah menyebut 1 kata saja dan mengatakan nama Loren maka habislah riwayatnya!!!!
"Ini sebuah kehormatan bagi saya sebagai seorang model karena CEO dan kekasihnya langsung mengecek pemotretan hari ini. Apakah kalian masih akan tinggal sampai pembuatan video klipnya?" Tanya Chataline.
"Kami berharap bisa tinggal, tetapi karena ada kesibukan lain makan kami harus kembali lebih awal." Jawab Bian bersikap ramah pada Chataline.
Bagaimanapun, dia harus menjaga hubungan dengan Chataline karena selain acara pemotretan ini, perempuan itu juga akan muncul di acara perusahaannya.
'Ah,, ini pasti Vionita yang mengaturnya karena dia tidak mau aku mengungkit masalah itu di hadapan Bian. Ok,, kalau begitu sepertinya sekarang adalah saat yang tepat untuk mengungkitnya! Ini akan menjadi pukulan awal untuk Vionita!' pikir Chataline lalu tersenyum pada Vionita.
"Ahh begitu ya,, sayang sekali. Oya Nona Vionita, saya dengar desainer dari LC yang kemarin dituduh melakukan plagiat pada karya-karya mu ternyata hanya sebuah kesalah pahaman ya... Siapa nama desainernya?" Tanya Cahtaline membuat Vionita sangat terkejut karena perempuan itu tiba-tiba mengungkit hal seperti itu.
"Apa? Plagiat? Mengapa kau tidak memberitahuku?" Bian langsung bertanya pada Vionita karena dia tidak tahu menahu mengenai masalah yang dihadapi Vionita.
__ADS_1
Padahal, dia sudah menyuruh Fajar untuk selalu mengatakan padanya setiap kali ada sesuatu mengenai Vionita.
Tapi mengapa??