
Di kediaman keluarga Sinaga, Vionita menemui kakeknya yang sedang duduk di balkon.
"Kakek," katanya.
Kakek Perry mengangkat wajahnya melihat Vionita, meski dia masih kesal dengan cucunya yang sudah membuat ulah, tetapi karena dia sudah mendengar perempuan itu akan menikah ke dalam keluarga yang terpandang, maka mau tidak mau kakek Perry melupakan kekesalannya.
"Duduklah," ucap kakek Perry pada Vionita.
Vionita langsung duduk di kursi yang berhadapan dengan kakek Perri lalu perempuan itu menghela nafas, "Kakek, Aku sudah berbicara dengan Bian dan dia bilang supaya di acara pertemuan keluarga besok, ibu juga ikut hadir. Tapi karena kakek mengusir Ibu dari rumah, Bagaimana aku akan menjelaskannya pada Bian dan keluarganya?" Ucap Vionita dengan wajah yang sendu.
"Begitu ya,," kakek Perry menghela nafas panjang, memang akan memberikan kesan buruk jika calon besannya mengetahui keluarga mereka memiliki masalah hingga harus mengusir Nyonya rumah.
"Kakek,, aku tahu ibu sudah sangat bersalah tapi Ibu juga sudah menyesali perbuatannya. Ibu sudah bilang padaku kalau mulai sekarang dia akan memperlakukan Loren dengan baik. Jadi,, bisakah kakek menarik keputusan kakek dan membiarkan Ibu kembali?" Bujuk Vionita dengan wajah memelas hampir meneteskan air matanya.
Melihat cucunya yang tampak sangat menderita, kakek Perry lalu berkata, "Kesalahan Ibumu memang sangat patut untuk membuatnya diusir dari kediaman kita, tapi karena kau akan menghadapi hari baik maka kakek tidak bisa membiarkannya begitu saja. Sekarang juga telepon ibumu supaya besok pagi dia kembali ke rumah dan mempersiapkan acara lamaranmu." Ucao Kakek Pery.
Air mata yang sedari tadi menggenang di pelupuk mata Vionita langsung menetes di pipinya lalu perempuan itu mendekat memeluk kakek peri.
__ADS_1
"Terima aksih Kakek!" Serunya sembari terisak.
"Iya,, sudah,, Jangan menangis Lagi, Sekarang pergilah telepon ibumu supaya dia bersiap agar besok pagi dia cepat-cepat datang kemari." Ucap kakek Perry.
Vionita langsung mengangguk sembari mengelap air matanya lalu perempuan itu pamit pada kakek Perry untuk menelepon ibunya.
...
Segera, Hari berlalu dengan cepat dan acara pertemuan keluarga yang digelar pada pukul 07.00 malam akhirnya dimulai.
Kedua keluarga sudah berkumpul di luar ruang tengah, mereka mulai membahas ancang-ancang pernikahan Bian dan Vionita.
Dia tidak mau pernikahan dilangsungkan ketika perut Vionita sudah membesar, itu akan merepotkan bagi seorang ibu hamil.
"Bagi kami keluarga Sinaga kami tidak ada masalah dengan itu, hal yang baik akan lebih baik pula jika dilakukan lebih cepat." Ucap kakek Perri sembari mengangguk-angguk dengan senyum menghiasi wajahnya.
Danora yang merupakan ayah kandung Bian tersenyum, "Benar sekali, Saya rasa kita sebagai orang tua hanya bisa mengikuti keputusan mereka berdua. Yang penting kita semua sudah merestui mereka jadi tidak ada masalah lagi."
__ADS_1
"Benar sekali, persiapannya akan diserahkan pada mereka berdua saja, jika masih membutuhkan bantuan, kalian bisa bialng pada ibu," kata Yohana yang merasa sangat senang, akhirnya hari yang diimpi-impikan sudah tiba.
Sebentar lagi putrinya akan masuk ke keluarga Maherson yang merupakan salah satu keluarga terkemuka di kota mereka.
Mereka terus berbincang-bincang dengan bahagia sampai ketika dua orang tamu yang tak diharapkan oleh Vionita tiba-tiba saja memasuki rumah.
Semua orang menoleh pada perempuan dan seorang pria yang bergandengan tangan memasuki rumah.
"Loren!" Yohana langsung menggertakkan giginya sebab dia tahu bahwa perempuan itu tidak datang dengan niat baik, tapi pasti dengan niat buruk untuk menghancurkan pertemuan hari ini.
Loren tidak menghiraukan Yohana, dia hanya berjalan ke arah Kakeknya, "Kakek,, maaf aku terlambat, tadi kami terjebak macet." Ucap Loren.
"Tidak apa,, duduklah," kata kakek Perry mengamparkan senyum pada Loren, namun ketika dia melihat Christian, dia merasa kesal dalam hati.
@Interaksi
__ADS_1
Uh,, dari jauh ajah udh tercium bau tak sedap, gimana kalo deket-deket?!! Bisa pingsan seantero dunia pernovelan!!!!! Tolong tidak usah buka mulut!!!! Ciuman anda penuh aura kesialan!!!🙏🙏🙏🙏🙏🤐🤐🤐🤐