Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#140. Chataline datang ke LC


__ADS_3

Masih pagi sekali ketika Mentari tiba di kantor dan terkejut mendapati seseorang menemuinya di depan lift.


'Siapa ini?' Mentari berusaha mengenali perempuan yang berdiri di depannya bersama seorang pria yang terlihat seperti sang asisten.


Detik berikutnya perempuan itu melototkan matanya saat menyadari bahwa perempuan di depannya adalah selebriti terkenal bernama Chataline!!


"Halo," Zaidan langsung menyapa Mentari dengan membungkuk 90 derajat dan melemparkan sebuah senyum sopan yang sangat.


"Ha-Lo,, Apa kalian datang ke LC?" Tanya Mentari dengan ragu-ragu, dia sudah mendengar bagaimana kejadian di lokasi syuting.


Tidak mungkin selebriti terkenal yang sombong seperti itu datang lagi ke perusahaan mereka setelah kejadian yang tidak mengenakkan itu bukan?


"Ya, Kami datang untuk bertemu dengan CEO Andreas." Jawba Zaidan.


"Ah begitu," Mentari menelan air liurnya, mungkinkah perempuan itu datang untuk mengadu pada Andreas dan akhirnya Loren akan terkena masalah?!!!


"Kalau begitu silakan ikuti saya." Kata Mentari melangkahkan kakinya dengan kegugupan melanda dirinya sendiri.

__ADS_1


Kalau perempuan itu sampai mengadu yang tidak-tidak pada Andreas maka Loren beserta Siren dan Rika bisa berada dalam masalah besar.


"Silahkan menunggu di sini. Biasanya CEO kami datang pada pukul 8 pagi jadi--"


"Tidak masalah, kami akan menunggu di sini." Ucap Zaidan tersenyum.


"Baiklah," ucap Mentari lalu perempuan itu keluar dari ruang tunggu dan berjalan ke dapur untuk membuat kopi bagi 2 tamu mereka.


Meski dia sudah tidak menyukai Chataline karena apa yang telah dilakukan perempuan itu, tetapi dia masih harus bersikap profesional pada tamu mereka.


Setelah menyeduh dua cangkir kopi, Mentari berjalan keluar tunggu dan dia menghentikan langkahnya saat mendengar Zaidan dan Chataline sedang berbicara.


"Aku minta maaf, tapi hari itu,, bukankah aku sudah memperingatkan Kak Chataline tapi Kak Chataline malah mengabaikanku?!!"


"Apa?!! Sekarang kau menyalahkanku?!!" Chataline kembali membentak Zaidan.


"Maaf," ucap Zaidan tidak mau lagi membantah, apapun yang ia Katakan tidak akan didengarkan oleh perempuan keras kepala itu!!

__ADS_1


Dia sudah cukup berhasil bisa membawa Chataline ke kantor LC untuk meminta maaf, kalau dia sampai mengganggu perempuan itu kemungkinan besar Chataline akan meninggalkan LC tanpa menemui Andreas.


'Aku tidak yakin ini akan berjalan lancar, meminta maaf pada Andreas aja Kak Chataline sudah marah seperti ini, apalagi nanti jika Andreas memintanya untuk meminta maaf pada 3 designer itu?' Zaidan was-was dalam hatinya.


Sementara mentari yang menguping pembicaraan mereka, perempuan itu melototkan matanya dengan mulut terbuka.


'Astaga,,, jadi perempuan sombong itu datang untuk meminta maaf?? Dan apa yang baru saja ku dengar? Tuan Andreas pernah menjadi pelayan sehari perempuan itu?? Orang sekelas Andreas???' Mentari menelan air liurnya dan berusaha melepaskan dirinya dari kekagetannya.


Setelah itu, Mentari berjalan menghampiri dua orang itu membawakan nampan berisi 2 buah gelas yang telah Ia seduh.


Ia bersikap seperti tidak terjadi apa-apa, namun dalam hatinya dia memiliki banyak pertanyaan tentang apa yang baru saja ia dengar dari Chataline dan juga Zaidan.


@Interaksi



Heh,, emang dari awal udah segini ya.. kemarin di panjangin sebab permintaan dari editor karena ikut crazy up selama seminggu. sekarang balik normal lagi ya,, soalnya otor ada 3 novel yang di kerja, kalo semua nya crazy up,, nanti otor keteteran😂😂🤭🤭 mau liat otor menderita????

__ADS_1



__ADS_2