
Mobil yang ditumpangi Christian membawa Loren yang kesakitan ke rumah sakit kini tiba di rumah sakit.
Para perawat yang bersiaga langsung mendorong brankar ke arah Christian yang telah menggendong seorang perempuan yang merintih kesakitan.
Setelah membaringkan Loren di brankar, maka brankar itu didorong memasuki IGD dan langsung diperiksa oleh dokter jaga.
"Dia sedang mengandung dan mengalami sakit perut!!" Ucap Christian dengan penuh kecemasan memandangi Loren yang terus merintih kesakitan bersamaan dengan keringat perempuan itu keluar tak beraturan.
"Berapa usia kehamilannya?" Tanya dokter jaga yang kini menutup tirai untuk memeriksa Loren.
"Sudah 8 bulan 2 minggu. Tidak!! Sudah hampir tiga minggu!! Dokter memperkirakan istriku akan melahirkan sekitar satu setengah minggu lagi!" Ucap Christian dengan nafas tersengal dan begitu terburu-buru berbicara.
Dokter yang sedang memeriksa Loren langsung menutup tirai lalu perempuan itu segera melakukan pemeriksaan awal untuk perempuan yang akan melahirkan.
Setelah beberapa saat, Loren merasa lebih tenang dan Dokter membuka tirai.
Christian yang panik langsung mendekati Loren, "Say-- nona, kau baik-baik saja?" Tanya Christian dengan cemas.
__ADS_1
"Saya baik-baik saja Tuan, Tuan tidak perlu terlalu khawatir. Terima kasih," ucap Loren sembari menatap Christian dengan rasa penuh terima kasih karena dia telah ditolong oleh pria itu.
"Baiklah, istirahatlah di sini sebentar, aku yang akan bicara dengan dokter." Ucap Christian kembali menutup tirai, lalu dia berpindah ke arah dokter yang sedang menunggunya untuk berbicara.
Baik dokter maupun perawat kebingungan melihat Christian, karena pria itu mengaku bahwa mereka adalah sepasang suami istri, tapi malah memanggil istrinya dengan sebutan nona??
"Bagaimana keadaannya? Apakah dia akan segera melahirkan?" Tanya Christian.
Dokter mengangguk meski dia masih sedikit bingung, "ya, dia akan melahirkan, tapi sekarang baru pembukaan 1, Dan tolong isi formulir ini supaya kami bis--"
"Kapan dia akan melahirkan apakah hari ini?" Sela Christian.
"Ya, ya,, Dia anak pertama kami." Jawab Christian dengan begitu semangat.
"Ahh,,, biasanya orang yang baru pertama kali melahirkan membutuhkan waktu lama untuk sampai pada pembukaan terakhir. Silakan Tuan terlebih dahulu mengisi formulir itu." Ucap dokter langsung diangguki Christian dengan raut wajah pria itu begitu bahagia bahwa dia akan segera memiliki anak.
Sementara dokter yang keluar, perempuan itu menggosok-gosok belakang telinganya karena merasa aneh.
__ADS_1
'Mengapa aku merasa bahwa dia orangnya familiar? Apakah aku pernah melihatnya di suatu tempat? Ahh, Sepertinya dia seorang aktor, karena dia sangat tampan.' pikir perempuan itu sembari keluar dan terkejut ketika para perawat yang berjaga bersamanya tiba-tiba mengerumuninya.
"Dok!! Gawat!!!" Mereka serentak berbicara membuat dokter itu kebingungan.
"Ada apa?" Tanya sang dokter.
"Ini!!!" Salah satu perawat memperlihatkan foto Christian dan Loren ketika kedua orang itu menikah di istana Lorensia.
"Orang itu adalah tuan Christian baltazar bersama dengan istrinya!!!" Ucap suster yang memegang ponsel langsung membuat dokter melototkan matanya dan tubuhnya menjadi gemetar.
"A,,, apa??!!!!"
Orang-orang itu belum selesai berbicara ketika segerombolan orang berpakaian jas hitam yang dipimpin oleh Ransi segera memasuki ruang IGD.
"Itu,, dia adalah asisten Tuan Christian Bhaltazar yang digosipkan sangat tampan dan masih menjomblo sampai sekarang!!!" Seorang perawat langsung mengenali Ransi.
Maka dengan segera, orang-orang yang berkerumun itu langsung memberi jalan pada Ransi dan para bawahannya.
__ADS_1
Dokter yang bertugas langsung menunjuk ke ruangan di mana Christian dan Loren berada.