
Akhirnya setelah mereka melihat buku menu selama beberapa menit, Siren dan Rika tidak berani berkata apapun, mereka hanya menunggu Loren dan Cahtaline memesan lebih dulu lalu mereka akan mengikutinya.
Ini bukan karena mereka tidak menyukai makanan pada menu itu, tetapi karena mereka terlalu takut melihat harga yang tertera di setiap menu makanan.
"Aku memesan Raw bar, Red Velvet Whoopie Pies, BLA BLA..." Ucap Chataline pada sang pelayan yang kini berdiri mendengarkan pesanan mereka.
Siren dan Rika mencari nama menu yang disebutkan Cahtaline di buku menu, mereka langsung membuka mulut mereka seakan tak percaya dengan uang yang baru saja dikeluarkan untuk satu kali makan.
"Kalian pesan apa?" Tiba-tiba tanya Catheline pada mereka membuat dua perempuan itu langsung mengangkat wajah menelan air liur.
Loren yang melihat kedua perempuan itu kini mengerti, sikap mereka sama dengan dirinya ketika dia baru pertama kali mengenal Christian.
Takut melihat harga makanan. Padahal hal seperti ini sangat wajah bagi orang kaya seperti Chateline.
"Biar aku yang pesankan kalian." Kata Loren diangguki Rika dan Siren.
Loren lalu memulai membaca menu-menu yang dianggap cocok dengan selera kedua orang itu sesuai dengan informasi yang sudah ia kumpulkan tentang Siren dan Rika.
Loren terus membacakan sederet menu membuat Rika dan Siren hampir saja meneteskan air liur karena mereka terus mengira Loren akan berhenti berbicara, tetapi perempuan itu balik lagi membolak-balik buku menu dan mengatakan berbagai makanan lain.
"Itu saja dulu," terakhir ucap Loren hampir membuat mata Siren dan Rika keluar dari tempatnya.
Itu saja dulu! Artinya bukan tidak mungkin bahwa Loren akan menambah pesanannya!
"Baik, silakan menunggu sebentar." Ucap sang pelayan lalu berbalik meninggalkan ruangan itu.
"Hah,, Apakah pelayan itu menghafal semua makanan yang kita pesan?" Rika tiba-tiba berkata saat ia memandangi punggung pelayan yang kini menjauh.
__ADS_1
"Sepertinya Ini pertama kalinya kau datang ke restoran ini," ucap Cahtaline tersenyum kearah Rika yang masih memperlihatkan wajah tak percaya nya.
"Emhh, ya," Rika menjawab sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Tapi Nona Loren sepertinya sudah terbiasa pergi ke restoran seperti ini." Kembali kata Cahtaline membuat Rika dan Siren langsung menoleh pada Loren.
"Ahh,, tidak,, Jadi sebenarnya aku punya satu teman yang bekerja di salah satu restoran mewah jadi aku sering bertanya-tanya padanya." Ucap Loren.
"Ah begitu--" Chataline mengangguk.
Sembari menunggu pesanan mereka dibuat, beberapa pelayan kembali memasuki ruangan dan menyajikan Crostini of Compressed Watermelon with Citrus Feta Cheese.
Shireen dan Rika memperhatikan sajian di depan mereka lalu Rika mendekatkan mulutnya ke telinga Siren.
"Apa nama makanan ini? Apa tadi kita memesannya?" Tanya Rika dengan suara yang sangat pelan agar tidak ada yang mendengarnya selain Siren.
"Ada apa?" Tanya Loren.
"Eh,, itu,, Aku hanya ingin tahu apakah tadi kita memesan makanan ini?" Tanya Rika yang merasa bingung sebab tadi Loren mengatakan begitu banyak makanan dan tidak ada satupun yang sama dengan yang dipesan oleh Chataline, tetapi mengapa sekarang mereka mendapat menu yang sama untuk setiap orang?
Cahtaline yang mendengar pertanyaan mereka, perempuan itu langsung tertawa geli.
"Ha ha ha... Kalian ini sangat lucu!" Ucapnya menutup mulutnya.
Secara serentak Siren dan Rika melihat pada Chateline sebelum tertunduk malu.
Mereka tidak mengerti apa yang ditertawakan oleh Cahtaline, tetapi mereka merasa sangat malu dengan pertanyaan yang baru saja dilontarkan oleh Rika.
__ADS_1
"Ini adalah Crostini of Compressed Watermelon with Citrus Feta Cheese, Ini makanan yang dimakan sebelum makanan pembuka, jadi meski tidak dipesan akan selalu disajikan kepada tamu di restoran mewah seperti ini." Ucap Loren di respon anggukan Rika yang masih terlihat malu mengangkat wajahnya.
"Bolehkah aku memotretnya?" Tanya Siren.
"Kenapa harus bertanya? Tentu saja kau boleh memotretnya!" Ucap Cahtaline.
"Ah,, terima kasih." Ucap Siren mengeluarkan ponselnya lalu mengambil gambar makanan di depannya sebelum mengirimkannya ke grup Tim desain.
*Coba tebak,, apa nama makanan ini?!!!* Ketik Siren pada foto yang ia kirim.
"Kalian tidak perlu sungkan, aku sudah menganggap kalian sebagai teman sendiri, lagi pula di sini aku lah yang mengundang kalian sebab aku ingin minta maaf." Ucap Cahtaline berusaha mencairkan suasana.
"Ahh, iya,," jawab Rika sambil menyengir.
Ini sangat memalukan!!
Seandainya tadi dia tahu kalau mereka benar-benar akan dibawa ke restoran mewah maka setidaknya dia akan mencari tahu di internet! Tapi ini,,,?
Nasi sudah jadi bubur!!
@Interaksi
Mski gak sibuk pun, tolong jangan mengganggu, bikin orang sakit mata tahu liat wajahmu!!!✌️✌️✌️
__ADS_1