
Begitu Gerson kembali menemui semua orang yang duduk di ruang tengah, Loren tercengang melihat banyaknya barang yang dibawa oleh pelayan.
Bahkan semua barang-barang itu hampir memenuhi seluruh ruang tengah yang membuat Loren mengerjakan matanya, tak percaya bahwa semua barang-barang itu dibawa dari negara m oleh Gerson dan orang tuanya.
Sementara Gerson, pria itu berdiri di tumpukan barang sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal "Uhh,, masih ada beberapa di sana, tapi sepertinya tidak akan memuat kalau dibawa semua ke sini." Ucap Gerson yang kepalanya ingin meledak melihat ruangan yang semula begitu rapi dan banyak tempat kosong, kini dipenuhi oleh barang-barang yang merupakan pemberian kedua orang tuanya pada Loren.
Christian pun tidak menyangka bahwa barang-barang yang dibawa oleh Gerson dan orang tuanya begitu banyak, jadi pria itu terdiam menatap semuanya lalu dia mengarahkan pandangannya melihat istrinya dan tak bisa menahan dirinya untuk tersenyum, "kalau kamu mau membuka semuanya, aku rasa kau harus melakukannya sekarang, atau nanti tidak akan selesai sampai pagi menjelang." Ucap Christian yang bertaruh dalam hatinya bahwa istrinya tidak akan membuka semuanya.
Tetapi di luar dugaan pria itu, Loren langsung mengangguk antusias lalu dia berkata, "kalau begitu aku akan membuka satu persatu!!"
Bianca yang melihat keponakannya sangat antusias melihat kado yang ia bawa langsung tersenyum dan berkata, "semua kado ini dipersiapkan dalam waktu 1 minggu lebih. Semoga kalian berdua menyukainya."
__ADS_1
Loren langsung menatap Bianca sembari menganggukkan kepalanya, "tentu saja kami akan menyukainya!!!" Ucap Loren dengan suara yang sangat bersemangat.
Maka dengan segera, Loren mengambil sebuah kotak yang berukuran sedang dan mendapatkan cutter dari suaminya.
Srek... Srek... Srek...
Kotak berukuran sedang itu langsung terbuka lalu Christian membantu Loren mengambil hadiah dari dalam kotak.
"Kami menyiapkan semuanya untuk persiapan cucu kami yang akan lahir. Jadi ada beberapa boneka juga bayi untuk anak kecil dan banyak lagi peralatan untuk bayi," ucap Bianca dengan semangat menjelaskan.
"Wah,,, terima kasih Bibi dan Paman, aku sangat menyukai hadiah ini. Dan aku tidak akan menunggu lagi sampai bayi kami lahir, tapi akan langsung menggunakannya sekarang. Pasti sangat nyaman kalau tidur sambil memeluknya." D
__ADS_1
Ucap Loren dengan mata berbinar-binar langsung memeluk boneka ikan yang ia dapat dari Bibi dan Pamannya.
Tetapi perempuan itu melupakan Christian yang ada di belakangnya, wajah pria itu menggelap saat melihat Loren memeluk boneka dengan sangat erat, bahkan berkata bahwa perempuan itu akan memeluknya saat tidur.
Kalau Loren beralih memeluk boneka itu saat tidur, lalu siapa yang akan memeluknya????
Gerson yang berdiri melihat perubahan raut wajah Christian langsung menyadari kesalahan yang dilakukan oleh sepupunya, 'oh tidak!! Akan terjadi ketengkaran yang akan membuat bumi berubah menjadi datar!!!' pikir pria itu dalam hati sembari menelan air liurnya dan perlahan-lahan menggeser hadiah yang menghalangi jalannya agar pria itu bisa meninggalkan ruangan.
Namun, dia belum meninggalkan ruangan ketika dia mendengar jeritan Loren.
"Ahhh!!!" Jerit Loren sangat terkejut ketika boneka yang ada diperlukannya telah dirantas oleh Christian dan di lemparkan kesebelah sofa yang kosong lalu dia langsung dibopon Christian dalam gendongan pria itu.
__ADS_1
"Paman Bibi, sepertinya sudah larut malam, jadi kami akan pergi untuk tidur. Kalau membutuhkan sesuatu, bisa minta tolong pada pelayan." Ucap Christian lalu berbalik pergi dengan 3 orang yang memandangnya dengan wajah terpaku.