Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
s2.145. Pemeriksaan ibu hamil


__ADS_3

Semua orang akhirnya tiba di rumah sakit, dan mereka langsung pergi ke dokter kandungan yang telah di hubungi oleh Christian.


Dan begitu mereka tiba di dokter kandungan, maka tanpa basa-basi Loren langsung naik ke atas brankar dengan Christian yang menemaninya.


Sementara itu, di balik bilik, 3 orang ikut melihat pada layar TV yang menampilkan hasil USG janin Loren.


"Kondisinya bagus, ukuran janinnya juga normal," kata Sang dokter yang sedang melakukan USG terhadap kandungan Loren.


"Sayang,, kau lihat itu kan, itu adalah bayi kita!!!" Tegas Loren merasa sangat senang melihat USG rahimnya.


"Iya, aku melihatnya." Kata Christian sembari mencium tangan istrinya dengan lembut.


Sementara di balik sekat itu, Bianca yang juga melihat hasil USG calon cucunya merasa sangat senang hingga dia tidak tahan untuk berkata, "akhirnya aku akan memiliki seorang cucu!!!"

__ADS_1


"Kau benar,," ucap Davin merasa sangat senang.


"Dan aku akan menjadi seorang paman." Ucap Gerson kini tersenyum senang sebab Dia tidak menyangka bahwa suatu saat nanti dia akan memiliki seorang keponakan dari Loren!!!


Maka setelah USG selesai, semua orang masing-masing mendapatkan satu cetak foto hasil USG janin Loren, karena semuanya ingin menyimpan foto tersebut di tempat pribadi mereka masing-masing.


Christian yang menemani istrinya kemudian melihat ke arah Bianca untuk memberi kode agar semua orang kembali, dan dia akan mengajak Loren untuk melakukan pemeriksaan lainnya.


Bianca langsung mengerti kode dari Christian, jadi perempuan itu menatap suaminya dan berkata, "sayang temani aku ke suatu tempat."


Loren langsung menganggukkan kepalanya karena dia tidak mau menjadi beban untuk kedua orang itu yang hendak melakukan sesuatu yang lain.


Sementara Gerson, dia tidak mau menjadi obat nyamuk diantara Christian dan Loren, jadi pria itu juga berpamit dan segera menyusul Ayah dan Ibunya.

__ADS_1


"Sayang, setelah ini kita masih harus melakukan sebuah pemeriksaan untukmu." Kata Christian sembari menatap Loren membuat perempuan itu balik menatap Christian dengan ekspresi yang aneh.


"Pemeriksaan apalagi yang harus kita lakukan?" Tanya Loren.


"Ini pemeriksaan untuk kesehatan ibu hamil. Aku sudah menghubungi dokter yang bisa memeriksamu, karena kau harus sehat agar bayi kita juga tetap sehat." Kata Christian langsung membuat Loren berpikir beberapa detik lalu dia menganggukkan kepalanya dengan patuh.


"Lalu dimana kita harus pergi?" Tanya Loren yang merasa aneh, karena tadi dia sudah diperiksa oleh dokter kandungan dan semuanya baik-baik saja.


"Kita tunggu dulu vitaminmu baru kita pergi ke dokter itu," ucap Christian yang kini gugup, sebab dalam perjalanan tadi menuju restoran, dia sudah memberikan informasi pada Ransi agar pria itu segera mencari tahu riwayat penyakit Ibu Loren.


Dan riwayat penyakit tersebut telah dikirimkan pada dokter yang akan memeriksa Loren pada hari itu.


'Aku harap hasil penyelidikan Ransi membawakan hasil yang baik. Semoga saja hal ini memang hanya sebuah gejala kehamilan saja. Bukan sebuah penyakit yang menakutkan,' ucap Christian dalam hati sembari memeluk istrinya dengan bibir pria itu tak berhenti mengecup mengecup puncak kepala istrinya.

__ADS_1


Sementara Loren yang dipelukannya, perempuan itu juga merasakan hal aneh dalam hatinya, 'kenapa aku merasa tidak tenang seperti ini? Padahal kami baru saja melihat bayi kami yang dalam kondisi baik-baik saja, tapi kenapa aku merasa tidak tenang?'


__ADS_2