Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#117. Selebriti terkenal


__ADS_3

Drrt.... Drrt... Drrtt...


Vionita sementara mencoret-coret kertas di tangannya ketika ponselnya berbunyi.


Perempuan itu melirik ponselnya dan melihat sebuah nomor baru.


Sesaat memandangi ponselnya yang terus bergetar Vionita akhirnya mengangkat tombol terima lalu mendekatkan benda pipi itu ke telinganya.


"Ya Halo," ucapnya dengan sopan.


"Ha,, halo Kak Vionita. Ini saya, Mia," seorang perempuan dari seberang telepon menjawab dengan suara yang takut-takut.


Sesaat Vionita mengerutkan keningnya sebelum teringat akan perempuan yang ia temui di toilet restoran.


Segera wajah Vionita memperlihatkan sebuah senyuman kelicikan lalu bibirnya bergerak dengan pelan "Oh ya,, aku ingat." Katanya.


"Benarkah?!" Terdengar Mia bersorak dengan sangat senang lalu melanjutkan ucapannya "Aku sudah memikirkan tawaran Kak vionita tempo hari. Jadi Aku menelpon Kak Vionita untuk membicarakan waktu luang untuk bertemu."


"Ya tentu. Kalau jam makan siang nanti bagaimana?" Tanya Vionita.


"Ya..! Tentu!" Mia bersorak kesenangan semakin membuat Vionita tersenyum licik.


Kalau dia bisa memanfaatkan Mia untuk menghancurkan Loren dari dalam maka dia tidak perlu khawatir ataupun lagi.


Segera meskipun Loren tidak mau kembali ke keluarga Sinaga, maka dia bisa menghancurkan perempuan itu untuk kedua kalinya, dan yang kedua kalinya, dia tidak akan membiarkan Loren bangkit walau hanya setitik pun!!


"Kalau begitu aku akan mengirimkan alamatnya." Ucap Vionita.


"Baik.. Terima kasih Kak Vionita." Jawab Mia lalu perempuan itu menutup teleponnya dengan senang dan bersorak kegirangan.


Saat itu Mia sedang berada di ruangan tim desain, jadi semua anggota tim desain mendengarnya kecuali Loren yang sedang berada di ruangan Andreas.


"Kalian dengar..?! Kalian mendengarnya 'kan?! Itu suara Kak Vionita!!" Ucap Mia menyombongkan diri pada semua orang yang sedang fokus ke arahnya.

__ADS_1


Dia bisa melihat tatapan iri, tatapan benci, tatapan cemburu dan tatapan tak percaya dari setiap wajah yang melihat ke arahnya.


Dan melihat mereka semua Mia merasa seperti seorang ratu lebah yang menjadi pusat perhatian..! Semua orang iri padanya...!!!


"Selamat ya... Semoga Vionita benar-benar ingin merekrut mu atau mungkin dia hanya ingin membuatmu keluar dari perusahaan ini lalu mencampakkanmu dengan kasar." Ucap Mentari dengan sinis sembari memalingkan wajahnya agar ia kembali fokus pada pekerjaannya.


"Huh,, aku tahu seseorang sedang iri sampai ke tulang-tulangnya makanya dia berusaha menjelek-jelekkan keberuntunganku." Ucap Mia mengukir senyum indah di bibirnya meletakkan ponselnya dengan hati bersukacita.


"Jadi,, kau benar-benar akan keluar dari LC?" Megi yang duduk di samping Mia langsung bertanya sembari memperlihatkan rasa iri di wajahnya.


"Ya,, ini adalah surat pengunduran diriku yang sudah kusiapkan. Aku akan menyerahkannya setelah nanti berbicara dengan Kak Vionita." Jawab Mia memperlihatkan surat pengunduran diri di tangannya sekaligus menikmati wajah iri yang diperlihatkan oleh Rika.


Dalam hatinya dia bersukacita karena dia adalah satu-satunya orang yang ditolak oleh LC di hari pertama peluncuran brand milik LC, tapi ternyata, dia malah dilirik oleh seorang desainer terkenal yang memiliki brand yang tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan LC yang baru menetas.


"Wahh, beruntung sekali. Tapi aku mendo'akan mu supaya sukses di luar. Dan jangan lupa kalau aku sukses bersama Kak Vionita kau harus mengingatku sebagai teman yang pernah bersama denganmu. Mengerti?" Rika berusaha membangun hubungan yang baik dengan Mia siapa tahu nanti dia bisa keciprat keberuntungannya.


"Tentu saja... Kalian semua yang ada di sini, aku akan mengingat kalian." Ucap Mia yang kini terus berbicara dalam suasana hati yang sangat baik.


Perempuan itu bahkan tidak berhenti ketika Loren sudah kembali ke dalam ruangan dan duduk di kursinya.


"Oya Siren, Bagaimana kalau setelah aku bergabung dengan Kak vionita aku langsung merekomendasikanmu? Aku tahu kau sangat ahli dalam mendesain, hanya saja kau terpaksa dikeluarkan dari perusahaan sebelumnya karena temanmu yang berbuat picik. Jadi daripada kau berada di perusahaan yang tidak memiliki masa depan yang jelas ini,, aku rasa aku harus membantumu." Ucap Mia membuat Siren langsung mengangkat wajahnya dan menatap Mia.


"Uh,, sebaiknya kau bicara pelan-pelan. Aku masih perlu bekerja di perusahaan ini untuk bertahan hidup." Ucap Siren yang tidak mau lagi menyinggung Loren.


Meski Mia akan pergi dan bekerjasama dengan Vionita, Tapi tetap saja dia masih membutuhkan LC sebagai tempatnya bekerja.


Dan Loren,, siapa pun tahu siapa yang dekat dengan Adriana pasti memiliki kesempatan untuk menjadi desainer terkenal.


Vionita tidak ada apa-apanya dengan Adriana!


"Ahh,, Sejak kapan kau takut pada perempuan yang bahkan tidak menginjak bangku kuliah? Tenang saja,, dia pasti tidak akan melaporkan kita ke atasan. Lagi pula,, dia orang yang sangat baik kok. Buktinya kemarin dia membawaku ke ruangan rapat untuk mempermalukanku di sana. Untung saja aku bukan orang yang suka meledak-ledak Jadi aku tetap bertahan disana meski semua orang merendahkanku dibawah rencananya." Ucap Mia tersenyum mencibir ke arah Loren yang terus tertunduk mengerjakan berkasnya.


"Mentari, dapatkah Kak kau pergi ke tim produksi dan mengecek sudah sampai dimana desain kita diselesaikan?" Ucap Loren.

__ADS_1


"Ya baik,, tapi mengapa tiba-tiba mengeceknya? Bukankah masih ada 3 hari lagi?" Tanya Mentari.


"Seseorang ingin melihatnya lebih awal." Ucap Loren tersenyum.


"Benarkah? Mungkinkah itu Senior Adriana?" Tanya Mentari dengan mata yang bersinar cerah karena dia sangat senang setiap kali nama Adriana disebut.


Sejak Adriana memasang gambarnya di akun media sosialnya maka Mentari sudah mengukir nama Adriana menggunakan tinta emas di hatinya.


"Bukan, dia seorang selebriti," jawab Loren.


"Siapa? Dia terkenal?" Gio langsung bertanya karena sangat penasaran.


Celebrity adalah orang-orang yang sangat berpengaruh, jika mereka adalah selebriti terkenal dan menggunakan sebuah brand maka banyak fans mereka akan mengunjungi brand itu dan pastilah akan memberikan keuntungan yang sangat besar!


Ini adalah jalan pintas promosi sebuah brand yang sangat menguntungkan!


"Hanya Cathaline saja." Jawab Loren.


"Apa?!!! Chataline?!!!" Semua orang langsung berseru dengan keterkejutan mereka.


Chataline adalah seorang selebriti yang sangat terkenal dan tidak pernah menggunakan kan pakaian dari brand-brand yang tidak terkenal. Apalagi menggunakan pakaian dari brand yang baru muncul seperti perusahaan mereka!


Itu kemustahilan!!!!


Bahkan Mia yang sudah membulatkan tekadnya untuk berpindah dari LC kini mengangkat wajahnya saat mendengar nama Chataline.


'Tidak mungkin!!!' Hatinya menjadi gelisah antara dua pilihan.


@Interaksi



Iya gak banyak kok.. awalnya novel ini akan rilis 1000 bab tapi karena usul dari reder cantik pangkat imut, maka dipastikan hanya ada 500 bab ajah nanti,, diskon 50% ya....🤭🤭🤭

__ADS_1



__ADS_2