Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#222. Sikap tenang Loren


__ADS_3

"Ini aku." bisik Christian di telinga Loren membuat jantung perempuan itu berdetak sangat kencang karena dia merasa sangat takut dan pegang.


Perempuan itu langsung menoleh ke arah anggota tim desain yang duduk disampingnya.


Bagaimana kalau mereka mengenali Christian?


"Tenanglah,," Christian kembali berbisik ditelinga Loren saat melihat kepanikan dan ketakutan yang ada di wajah Loren.


"Tuan,, ini sangat berbahaya." Loren balik berbisik pada Christian, tetapi dia berusaha bersikap tenang dan mengelap keringat di tangannya.


"Tidak apa," ucap Christian mengeratkan genggamannya pada tangan Loren.


Untung saja saat itu Loren memakai pakaian lengan panjang jadi Christian menarik tangan Loren ke arah sakunya dan menyembunyikan genggaman mereka di dalam sakunya.


Beberapa menit duduk dalam posisi itu, Loren memperhatikan semua orang dan tidak satu pun orang yang curiga pada mereka jadi perlahan-lahan dia berhasil menenangkan dirinya.


"Kak Loren,, ini hari yang sangat penting bagi perusahaan kita, Apakah kekasih yang bernama tuanku itu datang melihat karya Kak Loren?" Tiba-tiba Megi yang duduk di samping Loren bertanya ke arah Loren.


"Ah,, emm, di sedikit sibuk," jawab Loren dengan kikuk.


Pria yang kalian cari itu, dia sedang duduk bersama-sama dengan kita!!!

__ADS_1


"Ahh, sayang sekali,, padahal aku sangat ingin berkenalan dengan pria yang bernama tuanku itu." Ucap Megi yang sudah berharap bahwa pria itu akan muncul di hadapan mereka sebab ini adalah hari yang sangat penting untuk Loren.


Sebagian besar gaun yang mereka tampilkan hari ini adalah karya milik Loren, jadi seharusnya ini menjadi awal debut yang sangat baik untuk Loren.


Tapi sayang sekali,,, tenyata Tuanku sedang sibuk.


"Baiklah,, kita sambut koleksi dari brand xx!! Desainer oleh bal bal bla..." Sang pembawa acara mengarahkan di atas panggung lalu dimulai dengan penampilan pertama yang menampilkan sederet model berjalan pada catwalk menggunakan pakaian koleksi musim panas.


"Wah,, sangat indah!!!" Meggy mengagumi semua pakaian yang diperagakan oleh setiap model yang berjalan di atas Catwalk.


Kilatan kamera menghiasi jalannya acara fashion show yang merupakan acara fashion show terkenal di negara mereka.


Satu persatu brand kini tampil di atas panggung hingga akhirnya pada nomor urut 8 pembawa acara berseru dengan semangat.


Baru saja dua model yang muncul, semua anggota tim desain dari LC kini terpaku di tempat mereka memperhatikan 2 pakaian yang dikenakan oleh model itu.


"Itu,, apakah mereka salah mengurutkan?? Bukankah itu pakaian milik kita?" Mentari berkata dengan suara tergagap melihat pakaian yang sangat familiar di depannya.


Itu adalah pakaian yang di desain oleh Loren!!!


"Aku rasa tidak, model yang menggunakan pakaian itu jelas berbeda dengan yang sudah kita atur di belakang!!" Ucap Rika dengan wajah pucat pasi nya.

__ADS_1


Mengapa pakaian mereka mirip dengan milik Vionita?


"Kak Loren,," Megi langsung menoleh pada Loren dengan wajah pucat pasi.


Setelah Vionita tampil, berikutnya langsung giliran perusahaan mereka jadi tidak ada waktu untuk memperbaiki segalanya!!


Mereka akan dikira sebagai plagiator karena Vionita tampil lebih awal dari mereka.


Loren langsung menarik tangannya dari genggaman Christian lalu melihat semua anggota tim desain yang melihat ke arahnya.


Satu-satunya orang yang tidak cemas di antara mereka adalah Mia, perempuan itu tampak biasa-biasa saja!


"Kita tunggu dulu, mungkin ini hanya kebetulan saja," jawab Loren dengan raut wajah tenang membuat semua anggota tim desain menjadi pucat.


Hanya kebetulan?!!!


Mana mungkin ada kebetulan yang sangat mirip seperti ini?!


Sementara Mia yang melihat wajah tenang Loren, perempuan itu sedikit mengerutkan keningnya.


'Mengapa dia sama sekali tidak terlihat pucat dan gelisah? Apakah ada yang salah?' kini giliran Mia lah yang merasa cemas.

__ADS_1


Bagaimanapun, kalau dia ketahuan mencuri desain milik Loren maka dia mungkin akan berakhir di penjara!!!


Perempuan itu menelan air liurnya, tidak biasanya Loren bersikap sangat tenang saat menghadapi masalah, apalagi masalah ini bukanlah masalah sepele yang bisa diabaikan begitu saja!!!


__ADS_2