Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#291. Tidak sabar menunggu pertunjukan


__ADS_3

Di tempatnya, Christian dan Loren bertepuk tangan dengan antusias mendengar Gerson kini diangkat menjadi wakil direktur.


"Sayang,, sekarang kau mengerti kan kenapa aku melarangmu untuk membangkrutkan perusahaan keluargaku? Aku sudah menembak hal ini akan terjadi Kak Gerson pasti akan diangkat menjadi wakil direktur." Ucap Loren.


"Hm,, aku mengerti," jawab Christian menganggukkan kepalanya menatap pria yang tersenyum di atas panggung.


'Sepertinya aku harus membantu Gerson untuk menaiki posisi direktur. Bagaimanapun, pria ini jauh lebih baik daripada Daniel yang selalu dikendalikan oleh orang tuanya.' Pikir Christian.


"Apa yang kau pikirkan?" Loren bertanya ketika dia membaca wajah Christian yang tampak menatap dalam Gerson.


Mengalihkan perhatiannya dari panggung, Christian menatap kekasihnya, "Aku hanya berpikir kalau perusahaan keluargamu akan lebih maju di tangan Gerson." Ucap Christian.


Loren mengaguk, "Tentu saja,, sekarang perusahaan dipimpin oleh dua orang yang hebat, jadi pastilah akan lebih maju dari sebelumnya." Ucap Loren.


Christian memperhatikan kekasihnya, memang keputusan yang tepat untuk tidak memberitahu Loren bahwa dia akan membuat Gerson menjadi Direktur.

__ADS_1


Bagaimanapun, Loren juga menyukai Daniel, jadi perempuan itu akan marah kalau mengetahui rencananya.


Setelah kakek Perry memperkenalkan keluarga dari Putra ketiganya maka dia kemudian tersenyum lalu berkata, "Satu lagi cucuku yang baru saja kembali dari luar negeri, Loren," pakai Perry menatap Loren dari panggung.


Terlihat perempuan itu tersenyum lalu berdiri menaiki panggung.


Loren membungkuk pada semua orang lalu berdiri di samping Gerson.


"Cucuku ini adalah seorang desainer terkenal, meski dia baru akan memulai karirnya di negara ini tetapi di negara Xx, dia sangat terkenal sebagai desainer." Ucap Kakek Perry tersenyum bahagia melihat semua orang yang sedang bertepuk tangan di bawah panggung.


'Kenapa keluargaku selalu berselisih seperti ini?' kakek Perry menghela nafas lalu melihat Vionita berbisik pada ibunya.


'Sudahlah,, lebih baik selesaikan ini.' kata Kakek Perry lalu pria tua itu kembali fokus pada kelanjutan acaranya.


"Karena ini adalah hari baik untuk keluarga Sinaga maka saya sudah menyiapkan beberapa gambar desain yang dibuat oleh cucu terakhirku," kata Kakek Perry lalu layar di belakang panggung menampilkan beberapa desain yang sudah diliris oleh LC.

__ADS_1


Semuanya adalah pakaian yang didesain oleh Loren.


Di bawah panggung, semua orang terkagum-kagum dengan desain milik Loren dan mereka memuji satu persatu desain itu.


Sementara Vionita kini berbisik pada ibunya, "Bu, kapan pertunjukannya dimulai?" Tanya Vionita.


"Tenanglah,, setelah Loren mendapat banyak pujian maka dia akan langsung mendapat hinaan." Jawab Yohana tersenyum sinis ke arah panggung.


"Bagus!" Vionita merasa sangat senang, ternyata ibunya mencari momen yang tepat untuk menjatuhkan Loren.


Mengangkat perempuan itu setinggi-tingginya lalu menghempaskannya keras-kerasnya!


Akhirnya Vionita dengan semangat bertepuk tangan sembari melihat desain-desain Loren yang dipajang di belakang panggung.


'Seharusnya ini semua menjadi milikku tapi Loren Sudah berani merebutnya, maka tunggulah Loren,,, sebentar lagi kau akan disingkirkan dari keluarga Sinaga, karena di dalam darahmu tidak ada setitik pun darah keturunan keluarga Sinaga!!' ucap Vionita dalam hati sembari menatap ke layar dengan perasaan tidak sabar agar layar itu memperlihatkan foto perselingkuhan Ibu Loren dengan seorang pria asing.

__ADS_1


Ctt: Kemarin ada doble di bab 279 dan 280, tapi otor udh perbaiki bab 280, silahkan baca lagi kalau bingung kenapa ada bahas2 foto ya....


__ADS_2