
Mia yang sedang kesal di depan cermin berbalik menatap perempuan yang berbicara padanya.
Dia menatap wanita dari ujung kaki sampai ujung rambut, dia seperti mengenal perempuan itu tetapi sepertinya tidak.
"Apa kita saling kenal?" Tanya Mia merasa bingung.
"Tidak, kita tidak saling kenal makanya aku ingin berkenalan denganmu." Kata Vionita dengan suara yang ramah mendekati dan mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.
Mia melihat uluran tangan Vionita lalu melihat tangannya sendiri.
"Tanganku basah," katanya yang sebenarnya tidak mau berjabat tangan dengan Vionita.
Lebih tepatnya dia tidak mau mengenal perempuan di depannya sebab saat ini hatinya sedang kacau dan dia malas berurusan dengan orang baru.
'Cih,, dasar sombong..!! Kau akan bersujud saat tahu namaku, dasar sialan...!!!' Geram Vionita dalam hati.
"Ahh, baiklah. Oya, siapa namamu?" Tanya Vionita sembari mengambil tasnya dan membuka tasnya untuk mengambil beberapa alat make up nya.
Gerakan Vionita tidak luput dari pandangan Mia saat dia mengenali tas yang dikenakan Vionita adalah salah satu brand ternama!
"Namaku Mia," kemudian ucap Mia.
Tidak ada salahnya membangun pertemanan dengan orang yang memiliki pengaruh seperti wanita yang ada di sampingnya.
"Senang berkenalan denganmu. Aku dengar kau seorang desainer?" Tanya Vionita.
__ADS_1
"HM,, ya... Tapi aku bukan desainer terkenal." Jawab Mia yang kini memperbaiki make up nya.
"Kalau begitu kita sama. Aku juga seorang designer." Ucap Vionita menghentikan gerakan Mia lalu ia segera berbalik menatap Vionita.
Dia memandangi Vionita dengan seksama dan terinagat akan sesuatu.....
"Kau Vionita,, designer dari negara X X yang baru-baru ini pindah ke sini?" Tanya Mia dengan suara yang ragu-ragu.
Vionita baru saja memulai karirnya secara internasional dan banyak orang mengenalnya tetapi karena Vionita masih jarang muncul di hadapan umum maka banyak yang belum mengenali wajahnya.
"Ya, kau benar." Jawab Vionita sembari tersenyum menutup tempat bedaknya.
"Astaga..!! Kau,, kau benar-benar Vionita?!" Mia menutup mulutnya dengan kedua tangannya, dia sangat beruntung!
"Hmm,," jawab Vionita menutup tas miliknya.
"Kalau begitu,, tadi,, Kenapa kak Vionita ingin berkenalan denganku? Aku hanya desainer kecil yang,,"
"Aku ingin merekrut mu ke tim milikku." Ucap Vionita membuat Mia langsung melototkan matanya karena tidak percaya dengan tawaran yang ia dapat.
LC yang merupakan perusahaan baru jelas-jelas bukan sesuatu yang bisa dibandingkan dengan ketenaran Vionita saat ini.
Kalau dia bisa masuk ke tim Vionita dan menorehkan namanya di samping nama Vionita maka ini akan sangat luar biasa!
'Heh,, dia memakan umpanku,' Vionita mencibir dalam hati melihat perempuan di depannya begitu mudah dibodohi.
__ADS_1
Siapa yang mau merekrut orang bodoh sepertinya ke dalam timnya?! Sungguh rendahan!!
"Ini kartu namaku, kalau ada waktu tolong hubungi aku ya." Ucap Vionita menyerahkan sebuah kartu berwarna emas pada Mia.
"Ya,, tentu, terima aksih." Ucap Mia dengan mata berbinar-binar melihat kartu emas di tangannya.
Akhirnya Dewi malaikat berpihak padanya.
Kalau Loren menghina dirinya yang mendesain dengan buruk maka saat ini Vionita yang merupakan designer yang sedang naik daun sedang memuji dirinya.
Tidak mungkin Vionita datang menemuinya secara langsung dan memberikan kartu namanya kalau perempuan itu tidak tersanjung dengan gaya desainnya.
"Kalau begitu,, aku pergi dulu. Jangan lupa telpon aku." Kata Vionita dengan senyum ramahnya lalu perempuan itu segera berpisah dengan Mia.
Mia akhirnya melepaskan kemurungannya dan wajahnya kini berseri-seri.
"Lihat saja Loren,, aku akan membuatmu bersujud di bawah kakiku saat aku sudah berhasil berdiri di samping Vionita. Hanya perempuan yang tidak memiliki pendidikan dan berani-beraninya mengomentari desainku! Lihat saja,, sekarang Vionita ingin merekrutku ke dalam timnya." Mia sangat bersemangat.
@Interaksi
Makasih ya dukungannya.... ❣️❣️❣️
__ADS_1