Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#297. Kecemasan Vionita jika keluarga Sinaga bangkrut


__ADS_3

"Pokoknya aku memberi kalian waktu 30 menit membawa orang yang menyebarkan informasi itu berada di sini atau keluarga Sinaga tidak akan selamat!!!" Ucap Bara.


Kakek Perry mempererat genggamannya pada tongkatnya lalu dia menatap seluruh keluarganya, "Apalagi yang kalian tunggu?!! Kalian mau membuat Tuan Anderson menjadi marah dan menghabisi keluarga kita?!! Cepat bergerak dan temukan siapa pelaku di balik tersebarnya foto itu!!!" Perintah Kakek Perry sembari menghentakkan tongkatnya dengan keras.


"Baik Kakek."


"Baik Ayah."


Semua orang langsung menghilang dari ruang tamu kecuali 4 orang yang duduk di kursi dan satu orang yang tersungkur tak berdaya di lantai.


Pakai Perry memperhatikan Yohana yang kini gemetar ketakutan di lantai, "Cepat pergi dari sini dan jangan mengotori pandangan tuan Anderson dengan keadaan mengerikanmu itu!!!" Bentak Kakek Perry yang sudah merasa sangat muak dengan menantunya itu.


Sejak dari dulu menantunya itu terus membuat masalah untuk keluarga Sinaga dan sekarang di depan orang besar seperti Tuan Andirson, dia malah membuat kekacauan!!!


Yohana berusaha berdiri dan berjalan sempoyongan meninggalkan ruang tamu lalu mendudukkan dirinya di sofa ruang keluarga.


Perempuan itu menyekah keringatnya lalu berusaha menjernihkan pikirannya yang sedari tadi telah kacau.

__ADS_1


"Ibu,," tiba-tiba Vionita datang menghampirinya.


"Tunggulah dulu,," ucap Yohana dengan suara tersengal sembari menenangkan dirinya.


"Bagaimana bisa kita menunggu Bu? Keluarga kita akan bangkrut jika tidak ada orang yang mengaku sebagai penyebar video itu!! Aku tidak mau kalau keluarga kita bangkrut!!!" Ucap Vionita dengan suara pelan karena begitu takut jika ada orang yang mendengar percakapan mereka.


"Ibu juga tidak tahu,, seharusnya Loren dan kekasih sampahnya itu sudah curiga pada kita. Karena hanya keluarga kita yang memiliki foto itu!!" Kata Yohana sembari menggertakan giginya merasa sangat kesal dengan keberuntungan yang tiba-tiba hinggap di kepala Loren.


Siapa yang menyangka bahwa orang yang mereka curigai sebagai selingkuhan Vera ternyata berasal dari keluarga yang sangat terkenal!!!!


Seandainya dia sudah menikah dengan Bian maka dia tidak akan pernah mempedulikan keluarga Sinaga karena keluarga Maherson jauh lebih berpangkat daripada keluarga Sinaga.


Tapi sekarang...?!!


"Ibu,," tiba-tiba suara seorang lelaki mendekati mereka yang tak lain adalah Daniel.


Dua perempuan itu langsung mengangkat wajahnya menatap Daniel dengan cemas.

__ADS_1


"Kalian berdua, Jangan bilang orang yang menyebarkan foto itu adalah kalian berdua?!!" Tanya Daniel yang begitu curiga pada ibunya sebab hanya ibunya yang memiliki foto Vera dengan Rama.


"Apa yang kau katakan?!! Kau pikir Ibu ini bodoh hingga mau mempermalukan keluarga Sinaga?!! Kalaupun Ibu menggunakan foto itu, ibu hanya menggunakannya untuk mengancam Loren saja, bukannya menyebarkannya di depan semua orang hingga membuat keluarga Sinaga dipermalukan!!!" Kata Yohana sambil menggerakkan giginya.


"Benarkah?! Lalu bagaimana denganmu?!" Tanya Daniel menatap Vionita.


Jika bukan ibunya, maka orang yang benar-benar membenci Loren hanyalah Vionita.


Vionita mengeryit, "Apa yang kakak pikirkan?!! Aku begitu sibuk mempersiapkan pernikahanku dengan Bian, Jadi tidak mungkin aku punya waktu untuk mengurusi hal-hal seperti ini!! Lagipula, untuk apa aku membenci Loren lagi?


"Sebentar lagi aku akan pergi ke keluarga Maherson, sementara Loren, dia akan menikah dengan pria sampahnya!!" Kata Vionita sembari berdecak kesal menatap kakaknya.


"Baiklah, tapi awas saja jika nanti ada bukti yang menyatakan kalau kalian berdua terlibat, aku tidak akan memaafkan ibu dan juga kamu!!" Ucap Daniel menunjuk wajah Vionita lalu pria itu berjalan pergi.


"Bagaimana ini Bu?!!" Vionita kembali ketakutan.


"Tenanglah,, tidak akan ada yang menemukan bukti karena Ibu melakukannya dengan sangat baik." Ucap Yohana.

__ADS_1


__ADS_2