
Sembari di make up, Loren mendengarkan penjelasan kontrak dari Keyla.
Loren tidak menyanggah apapun yang tertulis dalam kontrak, dia hanya mengangguk lalu setelah selesai dirias, dia hendak mengambil pulpen untuk menandatangani kontrak yang diberikan Keyla.
Tetapi baru saja dia akan membubuhkan tanda tangannya ketika pintu ruang rias terbuka.
"Nona Keyla,, kita bicarakan lagi kontraknya sebentar." Ucap pria itu langsung mengambil surat kontrak yang hendak tanda tangani oleh Loren.
"Ada apa? Nona Loren sudah sepakat dengan kontraknya." Ucap Keyla.
"Kita bicarakan di ruagan lain." Kata Sang pria segera menarik Keyla meninggalkan ruang rias.
Loren memandangi kepergian dua orang itu lalu meletakkan pulpen yang sedari tadi berada di tangannya.
"Sepertinya mereka berubah pikiran tentang jumlah bayaran yang akan diberikan pada Nona Loren." Ucap Marina dengan suara acuh tak acuh.
Hera mengangguk, "Hm,, menurut aku, itu juga terlalu sedikit, sepertinya mereka akan menaikkannya," ucap Hera yang duduk di samping Marina.
"Kau salah, maksudku adalah, mereka akan mengurangi bayarannya. Untuk seorang yang tidak memiliki kemampuan apapun dalam bidang modeling, dia hanya beruntung karena kebetulan Kak Chataline tidak hadir di acara pemotretan ini." Ucap Marina.
__ADS_1
Hera begitu terkejut dengan ucapan Marina, sudah berkali-kali dia memperingatkan perempuan itu agar menjaga dirinya tidak mendapat terlalu banyak musuh.
Ini malah menyinggung seseorang lagi!!!
Jadi Hera langsung menatap Loren, kemudian berkata, "Nona Loren, Tolong jangan masukkan hati ucapan Marina, dia memang seperti itu, suka bercanda. Bagaimana kalau sembari menunggu Nona Kayla kembali membawa kontraknya, kita membahas mengenai gaun yang akan dikenakan oleh Marina di acara ulang tahun agensi CB."
Loren tentu saja merasa kesal dengan ucapan Marina, tetapi dia tidak ingin memperpanjang masalah jadi dia langsung mengangguk.
"Baiklah," ucap Loren kembali mengambil iPad dari dalam tasnya lalu mereka mulai berdiskusi.
Marina begitu banyak protes dan banyak kemauan, tetapi Loren berusaha tetap bersikap profesional dan bersedia mengikuti keinginan perempuan itu.
Sekitar 30 menit, akhirnya mereka selesai membicarakan masalah gaun lalu Keyla kembali memasuki ruang rias.
"Silahkan dibaca sebentar," ucap Keyla.
"Baik," jawab Loren mengambil kontrak dari tangan Keyla lalu dia mulai membacanya.
Loren mengerutkan keningnya saat melihat harga yang tadinya tercantum di sana kini ditambah 2 kali lipat dan terlebih, ditambahkan asuransi beserta keuntungan lainnya yang membuat Loren tercengang.
__ADS_1
"Kalian tidak salah dengan ini?" Tanya Loren sembari menatap Keyla dengan kebingungan memenuhi seluruh hatinya.
"Ah,, Apakah Nona Loren kurang puas? Nona Loren bisa mengatakan bagian yang Nona tidak sukai, kami pasti berusaha mengabulkan keinginan Nona Loren." Ucap Keyla.
Keyla sendiri juga bingung mengapa atasannya memberikan terlalu banyak keuntungan untuk Loren, tetapi dia tidak berani mempertanyakannya dan hanya mengikuti perintah dari atasannya.
"Nona Keyla terlalu baik pada Nona Loren, lagi pulang dia bukanlah orang yang memiliki pengetahuan di bidang model. Dipanggil begini saja sudah cukup beruntung, jadi seharusnya tidak meminta banyak hal." Ucap Marina yang sangat yakin bahwa saat ini Loren terkejut sebab apa yang tadi ditawarkan kini dirubah menjadi merugikan Loren.
"Marina diam! Jangan ikut campur!" Hera memperingatkan Marina lalu kembali melihat Loren, "Tolong jangan memasukkan ucapan Marina ke dalam hati, dia hanya salah bicara saja." Katanya.
"Ya, Baiklah, aku akan menandatanganinya." Ucap Loren yang tidak mau semakin menunda-nunda waktu.
"Silahkan," ucap Kayla memberikan pulpen pada Loren lalu Loren segera menandatangani 2 copyan berkas.
Setelah sepakat, Keyla meninggalkan dua model itu untuk mengatur berbagai hal lainnya sebelum pemotretan dimulai.
Sementara Loren, dia merasakan dorongan untuk pergi ke toilet jadi dia meninggalkan iPad dan juga surat kontraknya di atas meja.
Begitu Loren pergi, Marina langsung mengambil berkas di atas meja lalu membacanya.
__ADS_1
"A.. apa ini?!" Marina langsung menganga melihat jumlah bayaran yang diberikan pada Loren lebih besar dari yang diberikan padanya.
Bahkan, berbagai keuntungan lainnya yang didapatkan oleh Loren tidak didapatkan olehnya. Padahal, dia berasal dari agensi terkenal yang dinaungi oleh CB group.