Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#271. Loren selingkuh!


__ADS_3

Setelah keluar dari kamar kakeknya, Loren berdiri di depan pintu kamar kakeknya sembari mengepal tangannya.


'Untunglah aku memilih keputusan yang tepat untuk tidak membongkar identitas Christian di depan kakek. Seandainya kakek tahu, maka saat ini dia pasti sudah memanfaatkan Christian untuk menaikkan derajat keluarga Sinaga. Orang-orang di rumah ini hanya memikirkan kekuasaan saja!! Mereka semua gila harta!!' Kesal Loren dalam hati.


Perempuan itu segera berjalan ke kamarnya untuk menemui Christian.


Loren dan Christian meninggalkan kediaman keluarga Sinaga dengan Loren yang tak lupa membawa beberapa barang kenang-kenangannya bersama orang tuanya.


Begitu tiba di hotel, Loren langsung membongkar barang-barang itu dan melihatnya satu per satu.


Tetapi Loren terkejut saat Christian ikut melihat barang-barang itu, "Tuan tidak pergi bekerja?" Tanyanya.


Seharusnya Christian sudah pergi ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap-siap berangkat bekerja.


"Hari ini libur," kata Christian mengambil album foto Loren lalu melihatnya.


Loren saat bayi, Loren saat balita, Lorenz saat masuk sekolah, Loren ketika remaja hingga Loren ketika SMA.


"Bagaimana bisa kau berubah menjadi sangat gemuk?" Tanya Christian mengerutkan keningnya saat melihat foto Loren yang menggunakan seragam SMA.


"Uh,, aku juga tidak tahu, saat itu berat badanku tiba-tiba naik drastis, hanya dalam satu bulan bertambah 20 kg." Ucap Loren melihat fotonya.


Christian tersenyum mendengar ucapan kekasihnya, pria itu mengulurkan tangannya melingkar di pinggang Loren, "Sekarang kau sangat kurus, beberapa kali ketika aku memelukmu seperti ini aku berpikir kalau kau mungkin sedang sakit hingga sangat kurus seperti ini." Ucap Christian.


"Tuan jangan bicara sembarang, kurus adalah bagian terpenting dari seorang wanita!!" Ucap Loren.


Loren tertawa kecil, "Baiklah, apa pun katamu." Ucap Christian memeluk erat Loren.


Mereka masih sementara menikmati pelukan ketika bel kamar mereka berbunyi.


Ding dong!

__ADS_1


Dua orang itu langsung melihat ke arah pintu.


"Biar saya yang membukanya," ucap Loren langsung turun dari pangkuan Christian lalu perempuan itu membuka pintu.


Seorang pria yang merupakan asisten sementara Christian di negara D berdiri dengan tegap.


"Selamat pagi Nona," katanya.


"Ng!" Loren ingin menjawab ucapan selamat itu, tetapi dia teringat bagaimana sang resepsionis dipecat karena dia menjawab sapaan pria itu.


Jangan-jangan pria di depannya ini juga akan dipecat sebelum bekerja kalau dia menjawab sapaan pria itu.


Jadi Loren hanya berbalik menatap Christian yang kini berjalan ke arah mereka.


"Masuklah," kata Christian pada Loren membuat perempuan itu langsung berlari meninggalkan dua pria yang berdiri berhadapan.


"Ada apa?" Tanya Christian.


Tetapi pembawaannya tetap sama dengan Christian, sama-sama dingin dan tertutup.


'Apakah dia benar-benar Tuan Christian? Atau Nona Loren sudah selingkuh?!!' Wajah Erik memucat.


Loren selingkuh?!!!


Bahkan membawa seorang pria ke kamar Tuan Christian?!!!!


Sekejap, Erik menjadi sangat marah!!!


"Siapa kau?!!" Tanyanya menatap tajam pada Christian.


Wajah Christian langsung terlihat mengerikan, "Kau berani menatapku?!"

__ADS_1


Erik mematung, "Maaf Tuan,," katanya ketakutan, hanya Christian yang memiliki aura itu!!!


"Tuan muda Frank tiba-tiba ingin meninjau ulang kerjasama dengan kita. Sekretarisnya baru saja menghubungi saya dan menanyakan apakah hari ini Tuan bisa menemui mereka untuk membahas kerjasama itu." Kata Erik.


"Hm,, baiklah, kita berangkat sebentar lagi." Ucap Christian menutup pintu kamar.


Begitu pintu ditutup, Erik berdiri dalam kebingungannya menatap pintu kamar itu.


'Mengapa wajah Tuan tampak seperti orang lain?' sesaat pria itu membeku memikirkan sesuatu.


'Jangan-jangan itu bukan Tuan Christian tetapi orang lain yang menyamar?' Erik berdiri dalam kewaspadaannya, kalau memang benar itu bukan Christian maka saat ini kekasih Tuan Christian sedang berselingkuh!!


'Tapi suara dan auranya kenapa bisa sama?' pikir pria itu dengan kecemasan memenuhi seluruh tubuhnya.


Kalau itu bukan Christian, maka....?!!!!


Wajah pria itu menggelap sembari menunggu pintu di depannya terbuka untuk memastikan siapa sebenarnya orang yang tadi ia lihat.


Wajah itu....!!! Seleranya amat rendah!!!


Sudah punya kekasih sempurna seperti Loren, mala selingkuh dengan pria jelek yang kini beepura-pura jadi Christian?!!


Setelah menunggu sekitar 15 menit akhirnya pintu tersebut ditarik ke dalam lalu seorang pria muncul di hadapannya.


'Sial!!! Tuan!' umpatnya dalam hati saat melihat Christian telah melepas samarannya.


@Interaksi



Ini novel on going ya,, bukan novel tamat. Kalau mau yang langsung sampai tamat bisa baca novel otor yang lain,, seperti dibawa ini:

__ADS_1



__ADS_2