
"Ja,, jadi... Pria sampai itu adalah..." Rama tak mampu meneruskan ucapannya, dia kini ketakutan di kursi rodanya.
"I.... Ini tidak mungkin!! Aku pasti sudah salah dengar. Iya 'kan Kak Bian?" Tanya Vionita pada Bian.
Tetapi Bian hanya diam saja, dia kembali teringat saat di mana Loren menolaknya.
Ternyata, sekarang dia tahu alasan perempuan itu menolaknya,,, karena Loren sudah memiliki orang yang jauh lebih baik darinya.
Bahkan berkali-kali lipat tidak bisa dibandingkan dengan dirinya!!
Tetapi kakek Perry yang ada di samping, dia merasa sangat senang karena ternyata cucunya memiliki seseorang kekasih yang super kaya raya.
Untunglah dia sebagai kepala keluarga Sinaga tidak pernah menghina Christian sejak pria itu datang di kediamannya.
"Tu,, tuan Bhaltazar, Anda sangat bijak memilih cucu saya sebagai kekasih. Loren adalah cucu saya yang paling terbaik diantara semua cucu saya." Ucap kakek Perry dengan mata berbinar-binar menatap Christian.
__ADS_1
Persetan dengan keluarga Maherson, karena ternyata calon cucu menantunya adalah orang besar yang jauh lebih baik daripada keluarga Maherson.
Dan tidak seperti keluarga Andirson yang sulit untuk diajak membantu keluarga Sinaga, jika Christian menjadi cucu menantunya maka dia hanya perlu berpura-pura sakit lalu cucu menantunya itu pasti tidak akan tega saat melihat kakek dari istrinya kesakitan.
Hubungan menantu lebih dekat daripada sepupu jauh seperti keluarga Anderson.
Namun, Christian yang mendengarkan ucapan Kakek Perry hanya diam saja tanpa ada niat untuk meladeninya.
Lalu pintu kamar segera terbuka memperlihatkan dua orang polisi dan seorang pria berpakaian serba putih memasuki ruangan.
"Jelaskan pada mereka." Ucap Erik pada dokter.
Vionita yang duduk di atas ranjang langsung waspada saat melihat pria berbaju putih itu hendak berbicara.
Namun dia tidak bisa menghentikannya karena tentu saja Christian yang ada di ruangan itu sangat menakutkan untuk dilawan.
__ADS_1
'Bagaiman ini... Semuanya akan terbongkar...' ucap Vionita dalam hati dengan tubuh yang mulai gemetar karena dia tidak bisa melakukan apapun di depan Christian.
'Sial!! Ternyata orang yang di belakang lorent adalah Christian Bhaltazar?' Vionita menggigit bibir bawahnya tanpa bisa percaya melihat ke arah Loren yang duduk di kursi dengan Christian yang ada di sampingnya.
Akhirnya, pria berbaju putih memperlihatkan sebuah berkas yang dibungkus dengan map coklat lalu berkata, "Berkas ini adalah hasil analisa dari obat yang diminum oleh Nona Loren dan juga masalah keguguran yang dialami oleh Nyonya Maherson.
"Obat yang diminum oleh Nona Loren merupakan obat yang terlarang di negara ini dan hanya bisa didapatkan dari negara xx. Obat itu akan menyebabkan seseorang mengalami halusinasi dan membuat seseorang hanya ingin mengekspresikan dirinya dengan bebas.
"Saat seseorang meminum obat itu maka dia mungkin akan melupakan apa yang sedang ia lakukan, hingga Nona Loren mungkin tidak mengingat kejadian ketika terpengaruh oleh obat.
"Kami juga menyelidiki daftar pembelian atas nama obat ini dan salah satu yang ada di daftar tersebut atas nama Nyonya Maherson.
"Lalu yang kedua, keguguran yang dialami oleh Nyonya Maherson bukan disebabkan oleh sebuah benturan, karena satu hari sebelum keguguran tersebut, Nyonya Maherson sudah mengkonsumsi obat pengugur kandungan.
"Yang lainnya l, bahwa hasil tes DNA dari janin yang telah digugurkan oleh nyonya Maherson menunjukkan bahwa janin tersebut tidak ada hubungannya dengan keluarga Maherson." Jelas sang dokter mengejutkan semua orang.
__ADS_1
Rita dan suaminya langsung melihat ke arah perempuan yang kini berwajah pucat dan gemetar di pelukan Bian.
"A... Apa itu benar? Vionita?!!!" Rita begitu marah.