
"Kalau begitu, biarkan aku memelukmu selama 1 jam," ucap Christian mulai memeluk Loren dengan erat sembari menikmati wangi rambut Loren.
Cukup lama terdiam dalam pelukan Christian, Loren kemudian teringat akan sesuatu lalu mengangkat wajahnya menatap suaminya.
"Sayang," panggilnya pada pria yang tampak meminjamkan matanya seolah pria itu sedang fokus menikmati kebersamaan mereka.
"Hm?" Tanya Christian sembari membuka matanya menatap perempuan yang tampak serius di depannya.
"Tadi aku bertemu dengan Chataline di lobby, dia masih memanggilmu dengan sebutan mesranya padamu. Tidakkah kau berpikir untuk mengumumkan pernikahan kita supaya orang-orang tidak salah paham lagi?" Tanya Loren yang merasa bersalah terus-menerus membohongi Chateline setiap kali mereka bertemu.
Christian mengmenghirup nafas yang panjang lalu menatap dalam istrinya, "Hm,, apa kau cemburu?" Tanyanya menggoda Loren.
Loren langsung menggertakan giginya lalu memukul dada pria itu sembari berkata, "Sial! Untuk apa aku cemburu pada perempuan lain?! Aku hanya merasa bersalah saja setiap kali dia terlihat sangat percaya diri bisa memilikimu, padahal kau sudah dimiliki olehku!!!"
__ADS_1
Christian memegangi tangan Loren yang baru saja memukulnya, lalu pria itu berkata, "Oh,,, kau sudah berani berkata 'sial' di depan suamimu? Lalu kemudian mengatakan kalau kau tidak cemburu?!"
Loren kini menyadari kesalahannya dan dia juga tidak mengerti mengapa dia malah mengumpat pada suaminya sendiri.
Perempuan itu memperlihatkan wajah penuh rasa bersalahnya lalu berkata, "Uh,, maaf, aku,, tidak sengaja. Tapi,, Aku benar-benar ingin tahu alasanmu terus menyembunyikan hubungan kita. Padahal aku berharap--"
"Sttt...." Christian menghentikan ucapan Loren sembari meletakkan jari telunjuknya di bibir perempuan itu.
"Aku ingin melakukannya, Tapi keadaan masih tidak memungkinkan. Aku ini orang besar yang memiliki banyak musuh, Bagaimana kalau musuhku mengetahui aku memiliki istri secantik ini lalu tiba-tiba berpikiran buruk padamu?
Mana mungkin dia tidak mau mengumumkan pada dunia bahwa Loren adalah istri kecilnya yang merupakan satu-satunya orang di dunia yang paling penting baginya.
Dia akan bangga ketika seluruh dunia mengetahui bahwa perempuan cantik yang ada di pelukannya ini adalah miliknya, tetapi keselamatan Loren jauh lebih penting dari segalanya.
__ADS_1
"Memangnya, ada orang yang berani melawan suamiku yang berkuasa dan super kejam ini?" Tanya Loren menatap dalam suaminya.
Sekalipun, dia belum pernah melihat seseorang yang berani untuk tidak tunduk saat bertemu dengan Christian, Jadi bagaimana bisa ada sesuatu yang ditakuti oleh pria itu?
Christian mengangguk, "Ya,, ada satu orang. Dan saat ini dia sedang ada di negara ini karena pernikahannya yang telah tertunda selama berbulan-bulan mungkin akan kembali dilaksanakan.
"Pokoknya, aku tidak mau membuatmu dalam bahaya, jadi untuk sementara, satupun orang tidak boleh mengetahuinya karena takutnya pria itu malah mencari tahunya." Ucap Christian membuat Loren mengangguk pasrah.
Lagi pula, sudah cukup sekali dia hampir menemui kematian ketika dia ditabrak oleh mobil, dia tidak mau lagi jika ada yang kedua kalinya.
"Aku percaya pada suamiku," ucap Loren kembali memeluk Christian dengan erat.
Meski dia harus terus membohongi semua orang, namun itu masih lebih baik daripada ketika mereka harus membahayakan hubungan mereka, dan terlebih, nyawa mereka.
__ADS_1
@Info
Maaf ya... otor nyicil🙏🙏