Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#182. Gaya tidur baru


__ADS_3

Loren bersama Christian tiba di apartemennya.


"Bagaimana hari ini?" Tanya Christian langsung memeluk Loren dari belakang ketika mereka sudah menutup pintu apartemen.


"Hmm, saya sudah mengerti apa yang Tuan katakan bahwa saya sendiri yang akan menyelesaikan masalah di LC. Ternyata itu berhubungan dengan desain yang tuan curi dari saya lalu memberikannya pada Kak Adriana." Ucap Loren menikmati pelukan Christian.


"Hmmm,, Bukankah sudah kubilang kalau kekasihku ini pasti bisa menyelesaikan masalahnya sendiri? Dengan begini perusahaan kalian akan semakin terkenal lagi karena awalnya sudah banyak orang mengenal LC sebagai perusahaan yang melakukan plagiat.


"Tetapi setelah namanya dibersihkan maka mereka akan mengubah mindset mereka tentang LC. Ini seperti bom yang meledak membuat LC langsung terkenal dalam waktu singkat" Ucap Christian.


"Benar,, hari ini kami mendapat pesanan yang banyak sekali setelah video Kak Adriana beredar. Bahkan pakaian yang belum kami rilis sudah dipesan lebih dulu oleh banyak orang." Ucap Loren merasa kagum dengan taktik Christian.


Loren bisa menebak bahwa apa yang terjadi pada LC tak luput dari pemikiran Christian yang selalu mengawasinya.


"Kalau kau mau belajar banyak tentang bisnis dariku, aku bisa mengajarkan semuanya dengan satu syarat." Ucap Christian.


"Benarkah?? Apa syarat nya?" Tanya Loren bersemangat.


Dia sudah belajar banyak ilmu dari Christian, tetapi tentang bisnis, dia belum mengetahui apapun, jadi Loren begitu bersemangat saat Christian mengatakan akan memberinya ilmu.


"Syaratnya adalah,,," Christian mengeratkan pelukannya lalu menggigit pelan pipi Loren "Bantu aku melakukan sesuatu," ucap Christian.


"Tentu! Saya pasti akan membantu! Katakan saja apa," ucap Loren bersemangat.

__ADS_1


Hanya melakukan sesuatu saja, dia pasti bisa melakukannya.


"Kau mau melakukannya asalkan aku mengatakannya?" Tanya Christian.


"Ya,, katakan saja." Ucap Loren yang merasa bingung sebab Ini pertama kalinya Cristian bertanya beberapa kali ketika meminta sesuatu.


Padahal, dia sangat senang setiap kali pria itu meminta bantuannya, Loren bahkan berharap agar Christian lebih sering meminta bantuannya.


"Baiklah,, ayo ke kamar mandi," ucap Christian langsung menggendong Loren ke lantai 2.


"Eh?? Bantuannya di kamar mandi?" Tanya Loren keheranan.


"Hmm,," jawab Christian tersenyum penuh arti.


"Ohh,,," Loren menjawab seadanya sembari menunggu mereka tiba di kamar mandi untuk melihat bantuan apa yang diinginkan oleh pria itu.


"Tuan,, apa yang kita lakukan di sini?" Tanya Loren dengan wajah polosnya yang kebingungan.


Tidur di dalam bath up?


Apakah ini gaya tidur yang baru??


"Hmm,, aku memerlukan bantuan mu disini," ucap Christian sembari melepas sabuknya lalu melempar sabuknya kesembarang arah.

__ADS_1


"Apa yang Tuan lakukan?!!" Loren menjadi sangat panik dan wajahnya memerah padam ketika pria yang ada di atasnya perlahan membuka kancing celananya.


"Aku memerlukan bantuanmu dia ini,," kata Christian meraih salah satu tangan Loren lalu mengarahkannya ke arah miliknya.


Tubuh Loren menegang sepenuhnya, dan tangannya ditarik berlawanan dengan tarikan Christian, tetapi pria itu jauh lebih kuat menarik tangannya hingga akhirnya Loren merasakan sesuatu yang,,,, pisang!


"Mmmhhh!!!" Christian mendesah sembari menundukkan kepalanya mencium bibir Loren yang sedari tadi terbuka saking terkejutnya perempuan itu.


"Mmhh!!" Loren berusaha bergerak, tetapi tangan Christian yang lain menahan tubuhnya hingga dia terjebak di antara bath up dan tubuh Chritian.


"Ssstt,, perkeras genggaman mu," ucap Christian dengan nafas tersengal membuat Loren semakin merasa aneh, apa lagi dengan perasaan aneh yang kini merayapinya.


"Tuan,," Loren berkata lirih.


"Hm?" Christian menjawab sembari menundukkan kepalanya kembali mendapatkan bibir tipis milik Loren.


Dia tidak mau menyentuh perempuan itu sebelum mereka menikah, tetapi ia selalu tergoda akan Loren membuatnya tidak bisa untuk tidak meminta bantuan perempuan itu menenangkan junior miliknya.


Ini hanya pilihan dadakan!!


Dia tidak akan melakukan lebih dari ini.


@Info

__ADS_1


Ingat,,, mampir di novel otor yang lain,, ya...



__ADS_2