Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#311. Pihak hotel aneh


__ADS_3

Buk


Buk


Buk


Semua orang terkejut melihat hal itu, pihak keamanan yang seharusnya melindungi para tamu yang datang di hotel itu kini berbalik menyiksa seorang tamu.


Tidak, bukan tamu, tetapi salah seorang anggota keluarga pemilik acara!!!


Rama pun tak kalah terkejut melihat pihak keamanan berani memukuli putranya, jadi dia pergi membantu putranya namun berakhir dipukuli juga oleh para pihak keamanan itu.


"Astaga,, Apa yang terjadi? Mengapa pihak keamanan hotel ini malah memukuli keluarga pengantin?" Banyak orang mulai berbisik-bisik memperhatikan hal tersebut.


Bian dan keluarganya juga ikut melihat hal tersebut dan segera memanggil manager hotel.


Tetapi, seberapa banyak panggilan mereka, tak pernah sekalipun menejer hotel mengangkat telepon mereka.


"Sial!! Mengapa pelayanan di hotel ini sangat buruk?!!" Bian menggerutu dengan kesal.

__ADS_1


Gerson berdiri memperhatikan hal tersebut, dia benar-benar tercengang dengan apa yang terjadi.


"Mungkinkah ini ulah keluarga Andirson?" Katanya menatap ayah dan ibunya yang kini mendekatinya.


"Benar, sepertinya keluarga Andirson mengetahui masalah yang dialami oleh Loren hingga mereka melakukan hal ini." Ucap Davin pada putranya.


Kakek Perry yang sudah berada di situ, kini memegang erat tongkatnya melihat Putra dan cucunya dipukuli hingga babak belur tapi tidak ada yang berani menolongnya.


Saat ia mendengar ucapan Gerson pun kakek Perry merasa jantungnya hendak lepas dari tempatnya.


"Seseorang,, kumohon hentikan mereka atau mereka akan cacat!!" Ucapnya memohon pada siapapun yang mendengar suaranya, tetapi tidak ada yang meresponnya.


Lalu tiba-tiba manajer hotel tersebut datang menemui mereka.


"Ada apa ini?!!" Tanyanya mengerutkan keningnya melihat dua orang yang tak berdaya di lantai sementara para pihak keamanannya berdiri dengan tegap tak jauh dari dua orang itu.


"Akhirnya manager datang juga, lihat apa yang telah dilakukan oleh pihak keamanan hotel ini pada besan kami!!! Pokoknya kami meminta pertanggungjawaban dari hotel ini untuk masalah yang terjadi hari ini!!" Ucap Danora menatap di manajer yang tampak tenang berdiri.


Sang manager tersenyum, "Ah,, Tuan Maherson, Sepertinya anda salah paham, kamilah di sini yang harus meminta rugi pada kalian karena kalian sudah mencemarkan nama baik hotel kami.

__ADS_1


"Meracuni seseorang hingga mengakibatkan perkelahian terjadi di hotel kami. Tunggulah sampai tuntutan kami sampai pada keluarga maherson!!" Kata manajer hotel Lalu pria itu berbalik meninggalkan kerumunan.


Semua orang begitu terkejut melihat tingkah manajer hotel.


Bukannya memarahi bawahannya yang sudah membuat babak belur dua orang, sekarang malah menyalahkan keluarga pengantin.


"Ibu Ayah,, aku harus menyusul Vionita sekarang." Ucap Bian yang tidak mau lagi memperdulikan apapun yang terjadi di situ.


Yang ada di pikirannya sekarang adalah anaknya yang ada di kandungan Vionita.


"Sepertinya kita juga pulang saja," kata Gerson pada ayahnya dan ibunya.


Dia yakin seseorang dari keluarga Andirson sudah turun tangan untuk membereskan masalah Loren jadi tidak ada yang perlu mereka khawatirkan selain nanti harus menghubungi Christian untuk menanyakan kabar adik sepupunya.


"Baiklah," ucap Davin lalu pria itu melihat pada Kakek Perry.


"Ayah, sebaiknya kita pulang sekarang." Ucap Davin pada Kakek Perry.


Kakek Perry mengangkat wajahnya menatap putranya lalu menghentakkan tongkatnya ke lantai. "Kau sama sekali tidak perduli pada Kakak keduamu dan putranya?"

__ADS_1


__ADS_2