Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#135. Bukan kekasih


__ADS_3

Loren berdiri dalam lift dengan rasa bersalahnya pada Elman sebab semua orang kini mengira mereka adalah sepasang kekasih.


"Itu,, aku minta maaf karena semua orang jadi salah paham. Besok pagi aku akan menjelaskannya pada mereka." Kata Loren memecahkan keheningan.


"Saya tidak apa-apa Nona." Jawab Elman mengagetkan Loren.


"Ng?!" Loren menatap wajah pria itu untuk meminta penjelasan tentang ucapannya barusan.


Apakah pria itu sedang berpikir bahwa tidak masalah jika orang-orang di kantor menganggap mereka sepasang kekasih??


Kalau kita tidak masalah untuk Elman, maka itu sangat sangat bermasalah untuknya!!!


"Eh,, bukan begitu Nona, tapi yang saya maksud adalah,, saya tidak masalah jika Nona merepotkan saya." Ucap Elman.


"Ahh, begitu," Loren tersenyum kikuk.


Akhirnya kedua orang itu terdiam satu sama lain sampai mereka tiba di lobby.


Seperti biasa Loren berjalan ke depan perusahaan untuk menunggu taksi.

__ADS_1


Perempuan itu berdiri di pinggir jalan sembari melihat jalanan yang tampak ramai dan beberapa taksi melewatinya karena membawa penumpang.


"Hah... Kenapa tidak ada satupun taksi? Aku tidak mau Christian memergoki pakaian yang diberikan-nya ini penuh dengan lumpur. Pria itu bisa kecewa," pikir Loren dengan cemas sembari memeluk erat paperbag di tangannya.


Tiba-tiba sebuah mobil dengan plat berwarna hitam berhenti di depan Loren.


"Benar-benar Nona Loren?!!" Siren langsung berteriak dari atas mobil dan seluruh kaca jendela mobil itu terbuka memperlihatkan 5 orang sedang duduk di dalam satu mobil.


"Dimana Tuan Elman?? Mengapa dia meninggalkan Nona Loren sendirian?" Tanya Mentari sembari memperhatikan sekitar untuk mencari keberadaan Elman.


Eh,, iItu,, jadi Tuan Elman sudah kembali duluan." Jawab Loren.


"Apa?!! Bagaimana bisa dia meninggalkan kekasihnya di sini?!!" Mentari segera membuka pintu dan menghampiri Loren yang berdiri sembari memeluk paper bag.


"Bukan begitu, jadi sebenarnya kami--"


"Sudahlah.. daripada memikirkannya bagaimana kalau Nona Loren ikut saja bersama kami, kami pasti akan menghibur nasional Loren sampai melupakan kekasih yang tidak tahu diri itu!!!"


"Tidak tahu diri?" Loren bertanya dengan suara pelan nya, bagaimana bisa Mentari mengatakan hal-hal seperti itu dengan sembarangan pada seorang atasannya.

__ADS_1


"Ya!! Tentu saja aja begitu!! Apalagi sebutan untuk pria yang meninggalkan kekasihnya sendirian di jalan?!! Tentu saja pria tidak tahu diri!!!" Gerutu Mentari.


"Kak Loren ikutlah bersama kami, dijamin malam ini akan dilalui dengan sangat menyenangkan hingga urusan kekasih pasti akan terlupakan!!" Ucap Siren dari mobil.


"Iya,, lagipula hari ini kita semua memiliki sesuatu untuk dirayakan. Ayo ikut bersama kami." Megi juga ikut berbicara tetapi Loren kemudian menggelengkan kepalanya.


"Kalian semua sudah salah paham, aku dan Tuan Elman tidak memiliki hubungan sepeti yang kalian kira. Kami hanya sebatas atasan dan bawahan saja." Ucap Loren.


"Apa?!!" Semua orang terkejut, tetapi yang paling terkejut tentu saja Mentari.


"Tidak mungkin...!! Jelas-jelas kalian terlihat sangat cocok satu sama lain. Tuan Elman memiliki paras yang tampan dan memiliki wajah yang cantik. Jadi,, bagaimana bisa kalian tidak pacaran? Lagi pula hari itu kalian terlihat seperti kekasih yang saling berbisik di depan perusahaan. Tapi ternyata tidak ada apa-apa?" Mentari kini keheranan.


"Iya, jadi memang seperti itu." Ucap Loren.


@Interaksi



Otor juga suka bagian mana kalian para reder ngamuk di kolom komentar karena baper sama otor 🤭🤭emang enak dibaperin sama warga mars?👻

__ADS_1




__ADS_2