Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#62. Semua salah Abimanyu


__ADS_3

Setelah tiba di mansion, Loren seperti orang linglung memasuki kamarnya.


Selama perjalanan dia sudah gelisah di mobil setelah membahas jepit dasi dengan pengawal yang mengemudi untuknya.


Semua ucapan pengawal itu masuk akal, sang pengawal bahkan memperlihatkan beberapa bukti. Terlebih di hari ketika dia menemukan jepit dasi itu,,,, semuanya sesuai..!!


Loren duduk dipinggir ranjang memegangi jepit dasi di tangannya sembari berpikir.


"Jadi jepit dasi ini milik Christian?" Loren kembali mengingat ketika dia menemukan jepit dasi itu bertepatan saat Christian mengalami trauma nya dan pria itu melepaskan seluruh barang-barang dari tubuhnya.


"Pantas saja di berubah, Sepertinya dia sudah tahu kalau perempuan remaja yang menyelamatkannya hari itu adalah aku." Loren merasa bersalah atas apa yang sudah ia lakukan saat Christian berusaha memperbaiki hubungan mereka.


Perempuan itu melihat buket bunga yang sempat diberikan Christian namun ia tolak.


"Harusnya dia berterus terang saja, bukannya membuat orang ketakutan dengan perubahannya yang tiba-tiba." Loren menghela nafas.

__ADS_1


Akhirnya pada hari itu Loren terus termenung memikirkan segala sesuatu yang terjadi, sampai keesokan harinya hati Loren menjadi sangat gelisah karena waktu kembalinya Christian masih beberapa hari lagi dan dia sudah tidak sabar menemui pria itu untuk meminta maaf.


Demi mengalihkan perhatiannya dari Christian, Loren kembali menghubungi pelatih untuk membantunya melakukan olahraga ketat selama beberapa hari.


Di hari Senin pagi Loren bangun cepat-cepat dan memakai baju paling bagus yang ia miliki karena hari itu adalah hari kepulangan Christian.


Loren menunggu Christian di depan mansion selama seharian penuh.


"Apa yang Nona lakukan di sini?" Seorang pengawal bertanya pada Loren ketika malam sudah tiba dan Loren belum masuk ke mansion.


"Kemarin kami mendapat kabar Kalau perjalanan dinas Tuan Christian diperpanjang. Jadi sebaiknya Nona tidak usah menunggu." Kata Sang pengawal mengagetkan Loren lalu Loren segera berdiri menatap pengawal itu.


"Kau yakin?!" Tanya Loren tak percaya.


Dia sudah menahan diri selama berhari-hari, berusaha mengalihkan perhatiannya selama berhari-hari, tapi ternyata perjalanan pria itu diperpanjang.

__ADS_1


"Benar, untuk saat ini belum ada informasi mengenai kapan Tuan Christian akan kembali." Ucap Pengawal membuat wajah Loren tampak lesu, perempuan itu kembali memasuki mansion dan pergi ke kamarnya.


Tiba di kamar, Loren menatap bunga dari Cristian yang telah layu lalu dia melemparkan tubuhnya ke atas ranjang dan membungkus diri dengan selimut.


Hatinya terasa kosong dan ia merasakan kesepian yang mendalam. Christian sudah berusaha memperbaiki hubungan mereka tapi ternyata dia malah mengacaukannya.


"Memalukan...!!! Aku begitu memalukan...!! Aku pantas mendapatkan semua ini..!!! Aku pantas diabaikan olehnya!!!!!" Teriak Loren mengumpat pada dirinya sendiri.


"Huhu,, sekarang dia pasti sengaja menghindariku karena aku sudah mempermalukannya malam itu. Astaga,,, seharusnya aku tidak pergi meninggalkannya, seharusnya aku mengambil buket bunga itu dan makan malam bersama nya. Argghhh...!!" Loren meremas rambutnya dengan keras.


"Ini semua karena Abimayu yang sok itu! Seharusnya dia tidak mengaku-ngaku sebagai pemilik jepit dasi itu! Aishhh,,, ahhkkk!!!" Loren merasa kesal pada dirinya sendiri karena dia begitu cepat percaya dengan kata-kata Abimayu, pada akhirnya dia sudah meretakkan hati seseorang yang seharusnya ia jaga.


@Interaksi


__ADS_1


Ehmm... mau makan kek gimana nih?? Kok jadi berasa apa y....😂 Ini 5 bab dulu ya... besok lagi di cicil,,,,


__ADS_2