
"Bian,, aku mau sendiri... Aku takut..." Tiba-tiba Isak Vionita sembari memeluk Bian dengan erat.
Cahtaline dan Zaidan "..."
Bawa piala Oscar kemari!!!
Setelah beberapa detik...
"Ha ha ha.....!!" Chataline langsung tertawa keras mendengar ucapan Vionita. "Kau benar-benar layak mendapatkan penghargaan untuk kategori aktris terbaik!!"
"Security!!" Dari Bian keluar ruangan saat dia melihat Chataline terus memojokkan Vionita.
Perempuan itu sudah menakuti Vionita.
"Hah,, Bian,, aku yakin kau akan menyesal kalau tidak mendengar ceritaku,, cerita tentang kebusukan kekasihmu yang sudah membuatku dipermalukan karena mulut busuknya yang penuh hasutan!!" Ucap Chataline sambil menggertakkan giginya.
"Tutup mulutmu dan pergi dari sini!!" Geram Bian ketika dia melihat Vionita semakin ketakutan di pelukannya.
Bernai mengusirku?!" Chataline manjadi marah, ia berjalan ke arah Vionita untuk memberi pelajaran pada Vionita, tapi Zaidan dengan cepat menahannya di tengah jalan.
"Kak Chataline jangan!!! Kalau kau terluka kita akan terkena amarah!!!" Ucap Zaidan, mereka ada show dalam waktu dekat, Chataline tidak boleh terluka!!
"Sial!! Lepaskan!!!" Teriak Cahtaline pada Zaidan namun diabaikan oleh Zaidan yang terus memeganginya.
__ADS_1
Beberapa security juga telah datang mereka kini bersiap untuk menyeret Chataline dari ruangan ketika Zaidan menghalangi mereka.
"Kak Chataline, ayo pergi." Ucap Zaidan yang tidak bisa membiarkan para sekuriti itu menyentuh Cahtaline sebab dialah yang akan terkena amarah manager jika Chataline sampai terluka.
Tubuh Chateline adalah aset!!
"Vionita tunggu saja! Aku akan membongkar kebusukan mu!" Teriak Cahtaline lalu berbalik menatap 2 security yang kini berjalan ke arahnya.
"Tidak perlu mengusirku, aku bisa pergi sendiri. Aku juga merasa muak terus berada satu ruangan dengan orang-orang licik!" Ucap Chataline sembari melirik Bian dengan tsenyum jijiknya.
'Lihat saja Vionita, sekarang aku tahu kalau kau selalu berlindung di balik kekasihmu. Lihat saja,, dalam satu minggu kupastikan kau akan menangis sakit hati saat melihat kekasihmu berpaling darimu!!' Gumam Chataline.
Dia datang untuk memberi pelajaran Vionita, tetapi mengetahui sedikit informasi yang melemahkan Vionita saja sudah membuatnya senang, langkah selanjutnya akan lebih mudah lagi.
"Hmm aku baik sekali!" Ucap Chataline sembari tersenyum penuh kemenangan membuat Zaidan kebingungan.
Hari ini Chataline tidak berhasil memberi pelajaran pada Vionita selain beberapa kata, tapi mangala Malah tersneyum bahagia?
Tidak seperti biasanya.
"Kak Chataline, apakah kau sudah melupakan masalah dengan Vionita?" Tanya Zaidan yang merasa penasaran.
"Melupakan?! Ha ha ha... Tidak mungkin!! Justru aku punya rencana bagus." Ucap Cahtaline.
__ADS_1
"Apa itu?" Zaidan kembali bertanya, sebab apapun yang dilakukan Chataline harus diawasi untuk mencegah perempuan itu berbuat sembarangan yang bisa melukai dirinya sendiri.
"Aku akan menerima kerja sama dengan perusahaan Tuan Bian yang terhormat itu. Kan ku tunjukkan padanya bagaimana sifat asli kekasih yang sangat ia lindungi!!" Ucap Chataline tersenyum puas.
"Ahh,, tapi kerja sama itu sudah dibatalkan karena kemarin kau menolaknya deng--"
"Kalau begitu ambil lagi! Aku harus bertemu dengannya!" Ucap Cahtaline.
"Tapi itu 'kan--"
"Kau budek?!! Mau membuatku mengulangi perkataan ku?!" Kesal Cahtaline pada Zaidan.
"Baik, aku mengerti, tapi apa yang Kak Chataline rencanakan?" Tanya Zaidan.
"Gampang saja, kau cari tahu hubungan Loren dan Vionita, aku yakin mereka punya dendam pribadi hingga Vionita bisa mengatakan kalau Loren adalah bekas gelandangan. Mana mungkin bekas gelandangan memakai pakaian dari JF?" Ucap Chataline menerawang keanehan yang terjadi antara Vionita dan Loren.
"Lalu apa hubungannya itu dengan Bian?" Tanya Zaidan tak mengerti.
"Kau ini bodoh! Kau lihat tadi bagaimana Vionita tidak menginginkanku mengatakan apa pun di hadapan Bian, artinya,, perempuan itu tidak mau Bian mengetahuinya!" Kata Cahtaline membuat Zaidan mengangguk-angguk.
"Ohh,,, jadi Kau mau menghancurkan hubungan mereka? Tapi,, jangan bilang kau juga mau merebut Bian dari Vionita?!" Tanya Zaidan.
"Kurang lebih seperti itu!" Jawab Cahtaline tersenyum puas, 'Tunggu saja Vionita,,, kau akan menderita karena sudah mempermalukan aku!!'
__ADS_1
Zaidan menatap Cahtaline, "Astaga,, ini akan jadi skandal lagi!' cemasnya.