Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
s2 86. Pulau berbentuk hati


__ADS_3

Abimanyu begitu marah, pria itu berjalan cepat meninggalkan Zilo ketika dia mendengar beberapa karyawan sedang berbicara.


"Astaga,, ini siaran langsung pernikahan dadakan raja bisnis dari negara xx!!"


"Oh, lihat prianya,, sangat tampan dan hangat,, senyumnya sangat indah!!"


"Iya!! Sangat berbeda dari rumor yang mengatakan kalau dia adalah pria yang dingin dan penuh amarah."


"Kau benar!! Rumor itu ternyata palsu!!"


Abimanyu langsung menghentikan langkahnya mendengar pembicaraan dua perempuan yang berbincang di dekat jendela.


Pria itu lalu mendekati dua perempuan itu, "apa yang kalian lihat?!!" Tanya Abimanyu dengan dingin sambil menatap layar ponsel yang di pegang oleh sala seorang perempuan.


Kedua perempuan itu langsung ketakutan, mereka hendak meminta maaf ketika Abimanyu hanya merebut ponsel sang perempuan lalu berbalik menatap layar ponsel itu sambil berjalan pergi.


Beberapa saat kemudian,,,, bruk!!


Ponsel sang perempuan melayang di udara, membentur lantai yang keras.


Kedua perempuan, 'rumor Christian lebih tepat diberikan pada Abimanyu!!'


"Aku akan mengganti ponselmu nanti, bisakah kalian langsung pergi?!!" Zilo berkata pada dua perempuan.

__ADS_1


"Ba,, baik!!" Dua perempuan itu langsung pergi.


Sementara Zilo, ia langsung menyusul Abimanyu yang kini berjalan ke lift.


"Mereka ternyata menikah hari ini!! Sepertinya pria itu buru-buru melakukannya karena takut aku mengacaukannya!!" Ucap Abimanyu yang membaca jalan pikiran Christian.


Apa lagi, Christian menikah di siang hari,, sangat aneh sekali!!!


Zilo yang mendengarnya tak mampu mengatakan apa pun, sebab dia juga tak tahu situasi apa yang sedang terjadi, jadi pria itu hanya diam saja mendengarkan Abimanyu yang terus berceloteh dengan kesal.


Sementara di ibukota negara xx, konperensi pers hampir selesai karena para wartawan sudah kehabisan pertanyaan.


Mereka semua tidak mau menanyakan hal kecil yang sudah jelas jawabannya, karena kepala Humas CB group bukan lah pria yang mudah di tangani jika dia sudah marah.


Oleh sebab itu, para wartawan mulai melirik satu sama lain, berharap ada yang akan memberi pertanyaan berbobot. Tapi nyatanya, tak ada lagi yang bertanya.


Mereka masih hendak bertanya saat Kepala Humas telah turun dari podium dengan pengawalan ketat meninggalkan ruangan.


"Sial !!kita harus pergi sekarang!! Perjalanan ke pulau Aqzila membutuhkan waktu!!!"


"Benar!! Pernikahan ini tidak boleh terlewatkan!!" Semua wartawan bagai semut yang di ganggu sarang nya langsung berdesakan meninggalkan tempat itu.


Sementara Loren dan Christian, saat ini mereka telah tiba di bandara dan menaiki sebuah jet pribadi.

__ADS_1


"Sayang, kita mau kemana?" Tanya Loren merasa bingung.


"Ke tempat yang sudah ku persiapkan untukmu!" Ucap Christian dengan penuh bahagia


"Benarkah?" Tanya Loren kini tersenyum memeluk Christian.


Setelah perjalanan 15 menit, akhirnya pesawat jet pribadi mereka melintas di atas pulau Aqzila.


"Woh,, pulau ini,, bagaimana bisa bentuknya seperti hati? Bahkan pasir pantainya berwarna pink!!!" Seru Loren penuh bahagia mengintip ke bawah pulau.


Di tengah pulau itu terdapat sebuah itana berwarna putih dengan halaman dan taman yang bebitu luas.


Penanaman pohonnya di sesuaikan nama istananya.


"ISTANA LOLENCIA?" ucap Loren membaca nama istananya sambil melirik suaminya.


"Apa kau suka?" Tanya Christian.


Loren langsung ternganga menatap suaminya,,, istana indah itu diberi nama sesuai namanya????


Loren kesulitan untuk bereaksi,, ini sungguh kejutan yang membuatnya tak mampu berkata apa pun!!!!


@info

__ADS_1


mampir di novel otor di bawah ini



__ADS_2