
"Jadi kau tidak mau menikah?" Tanya Christian sembari mengamati perempuan yang kini berdiri di depannya.
Loren terlihat kebingungan seperti tidak tahu harus menjawab apa.
'Sepertinya dia dilema, apakah mungkin karena dia memang merasa tidak pantas atau dia memang tidak mau?' Christian menghela nafas dan menyadari bahwa dia terlalu cepat membahas hal seperti itu.
"Ayo makan malam." Kata pria itu menarik Loren kearah ruang makan lalu menarikkan kursi untuk Loren duduk.
"Tuan,, tadi itu,,"
"Tidak perlu membahasnya sekarang, kita makan dulu." Ucap Christian.
Dalam hatinya Loren merasa kacau,,, harusnya mereka membahasnya saja 'kan?!
Akhirnya Loren tidak mengatakan apapun, perempuan itu dengan patuh makan bersama Christian.
Ketika selesai makan Loren hendak membersihkan piring piring kotor tetapi Christian tidak membiarkannya dan pria itu malah menarik Loren keluar dari ruang makan.
Christian menarik Loren ke ruang kerjanya dan mendudukkan perempuan itu di sofa.
Pria itu lalu mengambil sebuah kotak di mejanya lalu menghampiri Loren.
'Apakah aku sudah melukai perasaannya?' Christian menghela nafas lalu menyisihkan kotak di tangannya saat melihat Loren tidak seperti biasanya.
__ADS_1
Perempuan itu kini tertunduk dan *******-***** jarinya seperti sedang memikirkan sesuatu yang sangat membebani pikirannya.
"Ada apa?" Tanya Christian dengan suara yang tenang sebab tidak mau membuat Loren terkejut.
Loren tampak ragu-ragu, perempuan itu mengangkat wajahnya dan menatap Christian beberapa detik lalu kembali menunduk sembari menghela nafas yang panjang.
"Katakanlah," ucap Christian berusaha bersikap sabar menghadapi Loren.
"Tuan,, saya takut, kalau saya hamil Tuan harus menikahi saya, tapi saya tidak bisa menikah dengan Tuan. Saya,,, saya ini tidak pantas, saya tidak punya apa-apa." Kata Loren yang masih memikirkan hasil akhir dari hubungannya dengan Christian.
"Kau memikirkan itu? Ha ha ha...." Christian tertawa dengan keras dia merasa sangat konyol menghadapi Loren.
Perempuan itu masih berpikir bahwa dia sedang hamil padahal mereka tidak melakukan apapun!
Sebaiknya memang tidak usah memberitahunya!
Pertanyaan Loren kembali membuat Christian tertawa lalu dia mengulurkan tangannya mengacak rambut Loren yang tersisir rapi.
"Aku akan menikahimu, tapi sebelum itu kau harus berubah menjadi orang yang layak kunikahi." Kata Christian kini mengambil kotak yang tadi ia bawa lalu menyerahkannya pada Loren.
"Apa ini?" Tanya Loren kebingungan.
"Bukalah." Ucap Christian.
__ADS_1
Loren segera membuka kotak itu dan mendapati beberapa berkas yang ditumpuk di dalam.
Loren mengambil berkas paling atas dan membukanya lalu mendapati sketsa desain nya yang ia buat selama dia berada di kediaman Christian.
"Ini,, mengapa di sini?" Loren kebingungan membuka berkas-berkas itu.
"Buka lagi yang paling bawa." Ucap Christian mengabaikan pertanyaan Loren.
Loren kemudian mengambil beberapa berkas yang berada di bawah lalu membacanya dengan hati-hati.
"Fashion week? Ini formulir untuk mengikuti fashion week?" Loren melihatnya dengan mata berbinar-binar.
Kalau dia bisa mengikuti ajang itu dan memperlihatkan karyanya maka,,, akan sangat luar biasa!!!
"Mulai besok kau akan mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang Fashion week itu. Aku sudah mempersiapkan beberapa tim untuk bekerjasama dengan mu. Ingat, kau tidak boleh mengecewakanku, mengerti?!"
"Ya!!" Loren menjawab dengan penuh semangat.
Dia merasa sangat senang!
Ini mimpinya!
@Interaksi
__ADS_1
Emang siapa juga yang mau kasih hati ke kamu?? Sok banget...!!!