Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#130. Kenapa terus bertanya


__ADS_3

Saat ini Loren telah berada di dalam taksi, perempuan itu menyalakan ponselnya untuk menghubungi Christian ketika panggilan dari Christian telah mendahuluinya.


Menelan air liurnya kemah Loren kemudian menekan tombol terima lalu mendekatkan benda pipi itu ke telinganya.


"Tuanku," katanya dengan suara dipenuhi rasa bersalah.


"Kau baik-baik saja?!" Terdengar suara Christian mengandung kecemasan yang berlebihan.


"Emm,, ya, maaf terlambat, tapi sekarang saya sedang ada di atas mobil untuk pergi ke kantor Tuan." Jawab Loren.


"Baiklah, aku menunggumu." Jawab Christian dari seberang telepon akhirnya membuat Loren merasa lega.


Dia pikir pria itu akan marah tapi untunglah tidak.


Akhirnya Loren menunggu di dalam taksi sampai dia tiba di kantor Christian. Diantar oleh seorang pengawal yang sudah ditugaskan Christian, Loren akhirnya tiba di ruang kerja Christian.


"Apa yang terjadi??" Christian langsung bertanya saat melihat beberapa lumpur memenuhi pakaian Loren.


"Ahh, ini, saya lupa membersihkannya." Dengan panik Loren melihat lantai yang sudah kotor akibat lumpur yang yang ada di sepatunya.


"Kemarilah," kata Christian langsung mengangkat Loren membuat Loren terkejut.


"Pakaian Tuan akan kotor!!" Ucap Loren meski tangannya tetap berpegangan pada leher Christian sebab dia takut kalau dia sampai jatuh.


"Bukan masalah besar." Jawab Christian membawa Loren ke ruang istirahat lalu menurunkan perempuan itu di kamar mandi.


"Bersihkan dirimu." Ucap Christian lalu meninggalkan Loren sendirian.


Setelah keluar dari ruang istirahat, Christian langsung memanggil Ransi.

__ADS_1


"Tuan," ucap Ransi saat ia menghampiri Christian.


"Selidiki yang terjadi hari ini, juga, suruh Andreas menghadapku." Ucap Christian.


"Baik Tuan." Jawab Ransi.


Setelah Ransi pergi ke rumah Christian tetap duduk dengan tenang sembari mengepal erat tangannya.


'Apa yang sudah dilakukan Andreas? Mengapa Loren bisa terlambat makan siang dan pulang penuh lumpur?' pria itu menutup aurat giginya Dia sangat kesal melihat keadaan Loren yang berantakan.


Kalaupun itu karena masalah pekerjaan maka tidak seharusnya menyiksa perempuannya sampai seperti itu!!


Telat makan siang beberapa menit saja sudah membuatnya khawatir apalagi sekarang kembali dengan keadaan yang berantakan!!!


"Tuan," suara Loren dari ruang istirahat langsung menarik perhatian Christian.


"Ada apa?" Tanya Christian pada perempuan yang hanya membuka sedikit celah pintu dan mengintip dari balik celah itu.


"Tunggu di situ." Ucap Christian.


Loren segera menutup pintu dan berdiri memegangi handuk yang membalut tubuhnya.


"Bodohnya aku,,, Mengapa aku membasahi pakaianku??" Loren menggigit bibir bawahnya karena merasa kesal dengan kebodohannya sendiri.


Tak berapa lama pintu kembali diketuk dan Loren segera membukanya.


"Pakai ini." Ucap Kristian menyerahkan paperbag pada Loren.


"Terima kasih Tuan." Jawab Loren segera mengambil paperbag itu dan membongkar isinya.

__ADS_1


Begitu melihat sepasang pakaian dalam di dalam paper bag itu, wajah Loren menjadi memerah memikirkan pria itu pergi membelikannya benda seperti itu...


Cukup lama Loren memandanginya sebelum menggunakannya lalu keluar dari ruang istirahat dengan wajah merah padam karena merasa malu.


Pria itu sekarang tahu dia sedang menggunakan dalaman berwarna apa, model apa, dan terlebih Apakah pria itu juga tahu ukurannya?!!!


"Ada apa?!" Christian yang sedari tadi menunggu di balik pintu langsung menarik Loren ke pelukannya dan menahan wajah perempuan itu.


"Tidak apa-apa." Ucap Loren.


Cup!!


Sebuah ciuman mendarat di bibir Loren membuat Loren menjadi semakin malu.


'Apa yang kupikirkan!!!' jeritnya dalam hati.


"Kenapa?" Christian kembali bertanya saat melihat wajah Loren menjadi semakin merah padam.


"Bukan apa-apa." Ucap Loren memalingkan wajahnya.


Kenapa pria itu harus bertanya?!!!


@Interaksi



Ah pipi otor jadi merah padam seperti Loren,,,, pliss lain kali jangan menggoda otor yang polos dan lugu ini ya..... huhu...


Oya,, Selamat paskah buat yang merayakannya... GBU.....

__ADS_1




__ADS_2