Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#235. Memperingatkan Loren agar tidak di tipu pria


__ADS_3

Tidak ada yang menyangka bahwa hari ini penyelenggara acara Fashion week ibukota yang merupakan acara bergengsi akan menambahkan satu kategori designer pendatang terbaru jadi semua orang begitu terkejut begitu nama Loren disebut dari atas panggung.


Semua orang bertepuk tangan dan melihat ke arah seorang perempuan yang kini berdiri dan melangkahkan kakinya menuju panggung.


Perempuan dalam balutan gaun hitam tersebut tersenyum menampakan 2 langsung pipinya sembari berjalan ke arah Axel.


Menyambut perempuan itu, Axel memegang piagam di tangannya lalu memberikannya pada Loren beserta sebuket bunga yang diberikan oleh pembawa acara.


"Selamat Nona Loren, dan mohon maaf atas apa yang terjadi hari ini." Kata Axel pada Loren sebab dia merasa sangat malu karena sudah membiarkan Vionita mengikuti ajang Fashion week yang ternyata menampilkan karya-karya yang diplagiat dari Loren.


Ini semua salah mereka karena sebelumnya tidak mencari tahu asal-usul karya tersebut lalu membiarkannya tampil di acara mereka hingga mencoreng nama baik acara dan menimbulkan ketidaknyamanan untuk pihak yang telah di plagiat.


"Tidak perlu meminta maaf tuan, ini juga bukan salah Tuan," kata Loren melemparkan senyum nya lalu perempuan itu berjalan ke arah podium dan berdiri di sana.


"Pertama-tama saya mengucapkan puji syukur kepada Tuhan yang maha esa karena berkat nya saya boleh berdiri sini, lalu yang kedua saya berterima kasih kepada satu orang pria yang paling penting dalam hidup saya yang terus mendukung saya. Penghargaan malam hari ini saya persembahkan kepada-nya,,,," pidato singkat dari Loren di tutup dengan Loren yang mengangkat tinggi pialanya lalu tersenyum kearah pria yang menggunakan masker hitam di bawah kursi penonton.


Tidak ada yang mengetahui kemana Loren tersenyum, bahkan para anggota desain merasa bahwa Loren tersenyum kearah mereka.

__ADS_1


Hanya mereka berdua yang tahu.


Semua orang bertepuk tangan untuk Loren lalu perempuan itu dengan segera kembali bersalaman dengan Axel dan pembawa acara.


Loren lalu turun dari panggung membawa piagam penghargaan nya.


"Kak Loren!!!" Seluruh anggota tim desain menyambut Loren dengan sangat antusias begitu.


Begitu Loren duduk, dia menyerahkan piagamnya pada para anggota tim desain lalu mereka berebut untuk menyentuh benda tersebut.


Sementara Loren, dia langsung menyelipkan kembali tangannya ke dalam saku Christian lalu keduanya bergenggaman tangan.


Loren tidak mengatakan apapun tetapi ia menjawab ucapan pria itu dengan Cara mempererat genggamannya pada tanah Christian dan merasakan hatinya berdesir tak karuan.


Penghargaan pertamanya disaksikan langsung oleh Christian!!!


Sementara di sebuah bilik toilet, Bian yang menonton lewat siaran langsung kini memegang ponselnya dengan tangan gemetar.

__ADS_1


'Saya berterima kasih kepada satu orang pria yang paling penting dalam hidup saya yang terus mendukung saya. Penghargaan malam hari ini saya persembahkan kepada-nya,' pidato Loren terngiang-ngiang dalam pikirannya.


Satu orang pria?


Siapa itu?


Dia tidak menyangka bahwa pria yang bersama dengan Loren saat ini sangat berarti untuk perempuan itu bahkan mengatakan bahwa apa yang penghargaan hari ini dipersembahkan kepada pria itu.


'Pria ini,, siapa dia??' dalam hatinya Bian merasakan kecemburuan yang besar dan rasa penyesalan yang tak kalah besarnya.


Pria itu terus memandangi siaran langsung di ponselnya sebelum mematikan siaran langsung itu lalu melakukan sebuah panggilan telepon.


"Tuan," jawab Fajar.


"Pesankan saya buket bunga terbaik dan kirim ke acara Fashion week ibu kota, sekarang juga!!" Perintah Bian.


"Baik Tuan," jawab Fajar.

__ADS_1


Fajar mematikan panggilan telepon itu lalu menggertakan giginya menatap pintu bilik toilet "Pokoknya setelah ini, aku harus menemui Loren untuk meminta maaf. Aku akan mengajaknya berbicara dan memperingatkannya supaya dia tidak mudah ditipu oleh sembarang pria!!!"


__ADS_2