Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#242. Perubahan Loren saat ini


__ADS_3

Keesokan harinya, tidak ada libur untuk karyawan LC karena ledakan yang terjadi kemarin malam membuat LC mendapat begitu banyak pesanan.


Saking banyaknya orang yang mengunjungi situs web LC membuat pemesanan menjadi penuh sampai 6 bulan kedepan.


"Oh,,,!!! Kepalaku hampir meledak!!!" Teriak Megi saat ia melihat begitu banyaknya pesanan yang mereka dapat.


Sebagai seorang desainer maka beberapa klien sudah memilih masing-masing designer yang akan mendesain pakaian yang akan mereka kenakan selama enam bulan ke depan.


Jadi Megi merasa pusing saat ia melihat dirinya mendapat begitu banyak penggemar yang memesan karya desain nya.


Mentari mendengus melihat perempuan yang sedang mengeluh itu, "Bukan hanya kau saja yang pusing melihatnya, aku pun pusing!!!" Ucap Mentari.


Gio mengangguk, "Semua orang juga pusing jadi tidak perlu mengeluh,,, lagi pula Ini adalah sebuah keuntungan buat kita. Karena Kak Loren kemarin meraih gelar top designer pendatang baru maka perusahaan semakin terkenal.


"Lagi pula yang paling banyak pekerjaannya di sini adalah Kak Loren, selain harus memantau kita dia juga harus menyediakan pesanan yang membludak padanya," ucap Gio sembari menggoreskan pensilnya di atas kertas desain.


"Kalian benar,, sekarang saja Kak Loren sedang mengikuti rapat, Dia tidak punya banyak waktu untuk mendesain, padahal di antara kita semua dialah yang mendapat banyak sekali pesanan." Ucap Siren.


Semua orang mengangguk-angguk dan semakin bersemangat untuk bekerja sebab suasana hati mereka sedang berada dalam situasi yang baik.

__ADS_1


Ketika di kantor LC ada begitu banyak pesanan maka berbeda halnya dengan IDN, selain CEO mereka yang kini berada di rumah sakit maka Merlin yang menjadi sekretaris sekaligus asisten sedang meledak karena ponsel kantor nya yang terus-menerus berdering.


Selain itu, para karyawan yang terus mendesak masuk ke ruangannya membuat kepalanya terasa berdenyut tak karuan.


"Sialan!! Merlin buka pintunya untuk kami!!! Perusahaan harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi!! Kontrak kami masih beberapa tahun lagi dan perusahaan ini sudah hampir bangkrut?!!"


"Merlin!!! Cepat hubungi Vionita untuk mengganti rugi semuanya,,, desain ku selama ini kuberikan untuk IDN!!! Bagaimana bisa dihancurkan begitu saja?!!!"


Semua orang mengatakan keluh kesah mereka pada Merlin.


Hal ini membuat Merlin tampak sangat pucat dan perempuan itu mengambil ponselnya untuk menghubungi Bian.


"Jadi bagaimana jalan keluar terbaik untuk masalah ini?" Tanya Bian pada sang pengacara.


Meski kemarin malam dia terlampau marah pada Vionita, tetapi mengingat perempuan itu benar-benar sedang mengandung, dan terlebih dokter mengatakan kandungannya sangat sehat, maka dia tidak bisa mengabaikan Vionita begitu saja.


Ini demi bayinya!!! Keturunannya!!!


"Aku sudah berbicara dengan kedutaan negara kita dan kita bisa kembali ke dalam negeri menghindari tuntutan hukuman di sini. Hanya perlu membayar denda yang di tetapkan oleh kedutaan." Jawab sang pengacara.

__ADS_1


"Bagus sekali,, kalau begitu bayar semuanya dan kami akan kembali kenegara D." Ucap Bian merasa lega.


"Tetapi saya harus mengatakan bahwa di negara ini Nona Vionita akan di blacklist, jadi tidak bisa lagi berkunjung ke sini." Ucap Sang oengacara.


"Itu tidak masalah, di negara D kami juga memiliki keluarga dan perusahaan yang besar. Bisnis disini baru saja dikembangkan, jadi masih bukan apa-apa." Jawab Bian.


Meski Dia tidak rela meninggalkan negara ini karena bisnisnya yang sedang berkembang pesat di sini, tetapi dia tidak bisa juga mengabaikan Vionita yang sedang mengandung anaknya.


"Kalau begitu saya akan mengurus kepulangan kalian ke negara D." Ucap Sang pengacara.


"Kalau begitu tolong segera," ucap Bian.


Sang pengacara tersebut mengiyakan ucapan Bian lalu meninggalkan Bian sendirian dalam ruangan tertutup itu.


Bian menghela nafas, 'Aku rasa ini sudah pilihan yang tepat, lagipula Loren sudah menemukan seorang pria di sini. Tapi apakah perempuan itu benar-benar tidak ingin kembali melihat keluarganya? Demi seorang pria dia kabur ke luar negeri dan melupakan keluarganya?'


Bian benar-benar tak habis pikir melihat perubahan Loren saat ini.


Perempuan lembut dan penyayang itu telah berubah menjadi seorang perempuan yang sombong.

__ADS_1


__ADS_2