
Mobil yang ditumpangi Christian dan Loren akhirnya berhenti di sebuah hotel bintang lima.
Christian lebih dulu turun dari mobil lalu mengulurkan tangannya untuk membantu Loren turun dari mobil.
Loren terpaku beberapa detik melihat telapak tangan besar Christian yang diulurkan kepadanya, akhirnya dia tersenyum dan dan meletakkan tangannya pada telapak tangan besar itu.
"Terima kasih," kata Loren setelah dia berhasil turun dari mobil.
"Perlu ku gendong?" Tiba-tiba tanya Cristian membuat Loren mengerjapkan matanya karena terkejut.
"Ti,, tidak perlu Tuan." Ucap Loren yang merasa sangat malu kalau sampai dia harus digendong hanya untuk memasuki hotel itu.
"Lalu begitu ayo," ucap Christian yang tidak mau memaksa Loren karena dia tahu kalau perempuan itu masih menyimpan sedikit rasa takut padanya. Jadi dia tidak mau membuat Loren semakin takut padanya Jika dia terlalu memaksakan kehendaknya pada Loren.
Akhirnya kedua orang itu berpegangan tangan memasuki hotel dan Loren tersenyum bahagia ketika langkah Christian tidak secepat sebelum-sebelumnya.
'Dia benar-benar memperhatikanku, sekarang dia melangkah dengan sangat pelan.' pikir Loren dalam hati, ia merasa sangat tersanjung dengan perlakuan Christian padanya.
Setelah memasuki lobby keduanya menggunakan lift ke lantai 55 dan memasuki sebuah ruangan yang besar.
__ADS_1
Begitu melihat isi di ruangan itu, Loren langsung menggunakan kedua tangannya menutup mulutnya yang menganga karena terkejut.
"Selamat datang tuan Christian," seorang perempuan dengan umur sekitar 40-an menghampiri Christian dan Loren.
Loren memperhatikan perempuan itu dan dia semakin terpukau, perempuan itu adalah perancang busana terbaik yang sering Loren lihat di sampul majalah di toko buku.
Dulu ketika dia masih menjadi gelandangan dia selalu merasa sedih setiap melihat majalah majalah fashion yang dipajang di depan toko buku.
Dia pikir dia akan selamanya menjadi gelandangan, tapi ternyata sekarang......
"Tolong bantu dia," ucap Christian melihat ke arah Loren.
Loren merasa sedikit canggung, hari ini dia menggunakan pakaian yang seadanya saja karena dia pikir dia tidak akan meninggalkan mansion.
Tapi ternyata...
Ini sangat canggung bertemu orang terkenal dengan penampilan awut-awutan!
"Ikuti aku," ucap Adriana setelah memperhatikan Loren selama beberapa detik lalu perempuan itu berbalik pergi.
__ADS_1
Loren tidak langsung mengikutinya, dia melihat ke arah Christian dengan ragu-ragu, pria itu mengangguk padanya jadi Loren kemudian berjalan mengikuti Adriana.
Hatinya berdebar-debar, Ini pertama kalinya dia akan di make over oleh seorang perancang busana terkenal, Andriana!!!
'Aku harus percaya diri!' Loren memberi semangat pada dirinya sendiri sembari mengontrol perasaannya yang terlalu berlebihan karena mendapat kesempatan di make over oleh Adriana.
Sembari menunggu Loren di makeover oleh Adriana, Christian meninggalkan lantai 55 dan pergi ke lantai 70 untuk mengerjakan beberapa berkas yang sudah disiapkan oleh bawahannya.
"Ini berkas mengenai Internasional Fashion Week." Bawahan Christian menyerahkan sebuah berkas penting yang sudah diperintahkan padanya sejak 1 minggu yang lalu untuk disiapkan.
Christian menerima berkas itu dan memeriksanya 'Dia akan menyukai ini.'
"Cari beberapa festival yang lebih kecil dari ini dan rincikan kepadaku." Perintah Christian menyisihkan berkas itu ke samping lalu dia mengambil berkas lain untuk dikerjakan.
"Baik Tuan." jawab Sang bawahan lalu pria itu segera meninggalkan Christian.
@Interaksi
__ADS_1
Kalo ngasih kopi tuh yg iklash dikit napa... ini cuma gambar buat apa? Gak bisa di minum juga,, tapi bisa batalin puasa 🤦