
Deg!
Deg!
Deg!
Chataline merasakan jantungnya berpacu sangat cepat setiap kali melihat Christian melangkah ke arahnya.
Hanya dalam beberapa detik pria itu sudah tiba di depannya dan menatap mereka semua.
"Tu,, Tuan Christian,," ucap Chataline dengan suara gemetar.
Ini di luar dugaannya!!
Dari sudut matanya Christian melirik Chataline dan pria itu merasa sangat jengkel di dalam hatinya mengingat apa yang telah dilakukan perempuan itu pada kekasihnya.
Dia hanya ingin memastikan kalau Loren tidak diapa-apakan oleh Chataline, jadi setelah melihat Loren baik-baik saja, Christian merasa puas.
Sekarang saatnya kembali.
Sementara Loren, ia kini merasa sangat gugup di tempatnya, 'Kumohon jangan menyapaku.' pikirnya sangat takut kalau Christian malah membongkar hubungan mereka.
Tetapi Chataline yang Christian berhenti tepat ketika dia berbicara, perasaan Chataline semakin di luar kendali perempuan itu dengan wajah merona nya segera menunduk.
"Apa kabar Tuan Christian, kebetulan sekali kita bertemu di sini. Apakah Tuann masih mengingat saya?" Tanya Chataline sembari mengangkat wajahnya menatap Cristian agar pria itu bisa melihatnya dengan jelas.
Christian mengatup erat giginya, sebenarnya dia terlalu malas untuk meladeni nya dan dia kemari hanya ingin melihat perempuannya tetapi malah perempuan lain yang merasa.
__ADS_1
"Hm," jawabnya dengan singkat lalu berbalik untuk meninggalkan semua orang itu ketika Chataline malah menghalangi jalannya.
"Tuan benar-benar mengingat saya?!" Tanya Cahtaline dengan perasaan berdebar-debar!
Christian terkenal sebagai orang yang tidak suka berinteraksi dengan perempuan, bahkan untuk menatap saja, pria itu tidak pernah melakukannya.
Tetapi sekarang bukan hanya menatap, pria itu bahkan mendekatinya lalu berbicara dengannya!!!!
"Jangan panggil aku Tuan!" Kata Christian dengan suara dingin penuh penekanan karena dia benar-benar tidak suka seseorang perempuan memanggilnya dengan sebutan tuan.
Hanya Loren yang bisa melakukannya!
"Eh?! Lalu, saya panggil apa?" Tanya Chataline tak percaya.
Dia dilarang memanggil Christian sebagai tuan. Apakah pria itu ingin lebih akrab dengannya hingga melarangnya menggunakan panggilan formal?!
Terserah!!!
Terserah!!!
Itu artinya, Christian memberinya peluang!
Zaidan yang sedari tadi ketakutan kalau Christian akan marah karena tindakan Chataline menghalangi jalan Christian kini terlepas dari ketakutannya dan menghampiri Chataline.
"Kak Chataline,, selamat!!! Tuan Christian masih mengingat Kak Chataline dan bahkan menyuruh Kak Chataline memikirkan sebuah panggilan yang lebih akrab untuk kalian berdua!!!" Ucap Zaidan penuh kegembiraan.
"Benar!! Benar katamu!!" Cataline berbalik menatap punggung Christian yang menjauh dari mereka, pipinya menjadi sangat merona, jantungnya seolah-olah ingin lepas dari tempatnya.
__ADS_1
"Astaga!!! Ini adalah keberuntungan Kak Chataline!!!" Ucap Zaidan yang merasa sangat senang, kalau Christian melirik Cathaline maka Chataline akan semakin sukses dan dia sebagai asisten Chataline juga akan semakin dipandang oleh orang-orang.
Tak berbeda dengan keterkejutan Zaidan, dua perempuan yang berdiri bersama Loren masih belum bisa mencerna apa yang baru saja terjadi.
Seorang legendaris baru saja muncul di hadapan mereka!
"Selamat Kak Chataline,," ucap Rika setelah beberapa detik terpaku.
"Ya,," Chataline berbalik menatap 3 perempuan di belakangnya, "Semua ini berkat kalian, seandainya aku tidak mengajak kalian datang ke tempat ini maka kejadian seperti ini tidak akan terjadi." Ucapnya merasa sangat senang.
"Bagaimana mungkin itu karena kami? Jelas ini adalah takdir kalian untuk bertemu," puji Rika berusaha menjilat perempuan didepannya.
Pokoknya, tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan!
Tetapi, diantara kehebohan semua orang itu, maka ada perempuan yang berdiri di antara mereka yang sedang berada dalam suasana hati yang kalut.
'Apa yang dikatakan Christian?! Apakah pria itu benar-benar menyuruh Chataline untuk mencarikan panggilan akrab bagi mereka berdua? Tapi kenapa?' Pikirnya merasa di ambang kematian.
Dia tidak suka kekasihnya berinteraksi dengan perempuan lain!!
Pokoknya,, tidak suka!!!!
@Interaksi
Jangan merayu lagi!! Rayuanmu tidak mempan pada sultan bumi, apa lagi padaku!!!
__ADS_1