Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#94. Ketua Tim ditolak


__ADS_3

@Interaksi



Otor udah perbaiki ya... yang salah dari bab 92, waktu up tadi pagi ada oleng dikit hpnya jadinya gitu deh...✌️✌️ silahkan baca ulang kalo mau🤭


BAB 94. Ketua Tim ditolak


"Nama saya Loren, Saya belum punya pengalaman apapun dalam dunia kerja tetapi dari kecil saya sudah belajar mendesain." Ucap Loren mengejutkan semua orang.


Seorang perempuan yang tidak memiliki pengalaman kerja apapun, tidak ada prestasi malah menjadi ketua tim?!


"Kau yakin kau ketua kita?" Siren langsung bertanya dengan suara judesnya yang dipenuhi rasa tidak percaya.


"Ya, aku harap kita bisa bekerja sama." Ucap Loren sembari tersenyum polos.


Wajah Loren yang sangat polos dan tampak cantik membuat Siren menjadi semakin geram.

__ADS_1


"Bagaimana bisa kau menampilkan wajah polos mau seperti itu? Kau ini sok kecantikan sekali! Kau pasti sudah menggunakan tampangmu itu untuk merayu CEO supaya bisa menjadi ketu Tim Bukan?!" Ucap Siren dengan suara kasar.


"Benar sekali, diantara kita bertujuh Kau adalah satu-satunya orang yang tidak memiliki pengalaman apapun! Bagaimana bisa kau yang memimpin kami semua yang sudah rata-rata memiliki pengalaman dan berbagai prestasi?" Mia menambahkan.


"Hei,, kalain jangan begitu! Apakah hak kalian untuk mengomentari Loren? Atau kalian adalah CEOnya yang bisa menentukan siapa yang menjadi ketua tim dan siapa yang menjadi anggota tim?!" Mentari membela Loren.


"Tapi tetap saja! Kau adalah lulusan S2, tapi kau terima saja dipimpin olehnya? Hei Loren,, kau lulusan dari mana?" Tanya Megi yang merupakan teman Siren.


"Itu,, saya belum kuliah, saat ini sementara belajar--"


"Tapi aku akan berusaha menjadi ketua." Ucap Loren memberanikan dirinya untuk berbicara, tetapi ucapan Loren malah semakin membuat 4 perempuan yang menyangganya menjadi semakin kesal.


"Kau ini tidak mengerti ya..!! Atau kau sedang menghina kami sebab kau yang tak punya kualifikasi apapun bisa memimpin orang orang lulusan S2 dan sudah memiliki pengalaman kerja?!" Siren membentak kesal.


"Itu,, aku tidak bermaksud begitu,," Loren merasa bingung harus menjawab apa.


Gio menghela nafas "Sudahlah,, ini hari pertama kita bertemu jadi jangan membuat kesan yang tidak baik. Kita nikmati saja hari ini dan --"

__ADS_1


"Nikmati hari ini?! Hari ini aku datang kemari dengan berharap orang yang menjadi ketua Aku adalah orang yang lebih baik dari aku, tetapi ternyata malah mendapatkan ketua yang jauh lebih rendah daripada aku! Kau pikir ini hari yang baik di mana Aku direndahkan dengan menjadi anggota dari seorang ketua tim yang tidak memiliki kelayakan untuk memimpinku?!" Megi berbicara kesal.


"Benar kata Megi, kita semua di sini lebih baik darinya, tapi mengapa harus dipimpin oleh dia?!"


"Begini saja, kalau kalian tidak suka kalian boleh protes pada CEO. Tapi sekarang sebaiknya kita jangan merusak suasana hari ini, ini adalah hari peresmian!" Ucap Mentari dengan tangan perempuan itu merangkul Loren memberi semangat pada Loren.


Bagaimanapun dia mengingat Bagaimana Loren keluar bersama asisten CEO dari lift,, jadi sebaiknya dia menjaga diri. Kalau itu hanya kebetulan maka akan baik-baik saja, tapi kalau sampai.......


"Terima kasih Mentari," ucap Loren merasa senang karena ada yang menyemangatinya.


"Hah,, sudahlah..! Kita lihat saja nanti bagaimana dia memimpin tim design!" Kesal Megi membuang wajahnya lalu mereka masing-masing sibuk dengan pikirannya.


Loren menghela nafas lalu mengelap tangannya dengan sapu tangan.


'Aku tidak menyangka baru hari pertama berkenalan dengan mereka mereka sudah menolak ku. Bagaimana kedepannya?' Loren merasa sedih dalam hatinya.


__ADS_1


__ADS_2