
Loren menaiki mobil yang akan mengantarnya kembali ke mansion milik Christian.
"Nona," kata pengawal yang duduk di kursi kemudi saat melihat Loren mala duduk di kursi penumpang depan.
"Akan membosankan kalau aku duduk di belakang sendirian, kalau begini kan lebih enak untuk perjalanan jauh." Kata Loren.
"Tapi Nona, Kalau Tuan Cristian mengetahui hal ini, saya bisa--"
"Kau ini kenapa? Dia tidak memperdulikan ku Jadi untuk apa kau cemas?" Ucap Loren acuh tak acuh.
Pengawal yang yang berada di kursi kemudi hanya bisa menghela nafas, Bagaimana mungkin Cristian tidak memperdulikan Loren sementara pria itu sudah bertindak aneh selama 2 hari ini!
Loren membuka tas ransel miliknya dan mengeluarkan jepit dasi dan gantungan dinding yang ia buat untuk Abimayu.
"Sepertinya aku sudah tidak punya kesempatan untuk mengembalikan jepit dasi ini. Pemiliknya pun sudah melupakanku." Ucap Loren dengan lesu.
Mendengar ucapan Loren, pengawal yang ada di samping menoleh ke arah Loren dan melihat jepit dasi yang ada di tangan Loren.
Pria itu sangat terkejut melihat jepit dasi yang biasa dipakai oleh Tuan Christian kini berada di tangan Loren.
"Nona, mengapa jepit dasi itu ada di tangan Nona?" Tanya sang pengawal.
__ADS_1
Loren terkejut kalau pengawal itu mengenali penjepit dasi yang ada di tangannya, jadi Loren segera menoleh kearah pengawal itu lalu kembali melihat jepit dasi buatan tangannya.
"Jepit dasi ini milik seseorang yang berharga dalam hidupku. Sayangnya orang itu sudah tidak mengenaliku lagi, bahkan ketika aku hendak mengembalikannya, dia malah mengacuhkanku. Entah bagaimana caranya untuk mengembalikannya pada pemiliknya, padahal aku ingin sekali berterima kasih padanya. Tapi bagaimana kau mengenali jepit dasi ini?" Kata Loren memandangi jepit dasi dengan lesu.
Dia tak pernah menyangka kalau pria remaja yang sempat ia tolong itu akan berakhir menjadi orang besar yang memiliki sifat-sifat angkuh.
Pengawal yang mendengarkan cerita Loren berusaha memahami kata-kata Loren tapi dia tidak bisa mengerti.
Jelas itu adalah jepit dasi milik Tuan Christian tapi mengapa Loren mengatakan bahwa Tuan Cristian sangat berharga untuknya dan juga mengatakan dia sudah tidak punya kesempatan untuk mengembalikan jepit dasinya?
"Bukankah kalau kembali ke Mansion nanti bisa mengembalikannya? Tuan Christian hanya beberapa hari berada di sini." Ucap pengawal.
"Tunggu Nona,, maksud Nona jepit rambut itu adalah jepit dasi milik Abimanyu?" Tanya Pengawal.
"Memangnya milik siapa lagi?" Loren berkata dengan ketus, terus membahas pemilik jepit dasi itu membuat Loren menjadi semakin kesal sebab Abimanyu telah mengabaikannya dan bahkan tidak memberi kesempatan baginya untuk menjelaskan.
"Itu,, biarkan saya melihatnya." Kata pengawal meminta jepit dasi pada Loren.
Dia yakin itu milik Christian, tapi mengapa Loren menyebut Abimanyu?
"Ini, Tapi hati-hati, itu tidak boleh rusak karena itu adalah satu-satunya barang yang bisa menghubungkan ku dengan penyelamatku." Ucap Loren memberikan jepit dasi pada sang pengawal.
__ADS_1
Samping awal menstabilkan kecepatan kendaraannya lalu dia memperhatikan jepit dasi di tangannya dan dia benar-benar yakin bahwa itu adalah jepit dasi yang pernah dipakai oleh Tuhan Cristian selama beberapa kali.
Jepit dasi itu pun pernah hilang sekali lalu para pengawal mendapat hukuman cambuk masing-masing dua kali karena tidak bisa menemukannya tepat waktu.
Ketika ditemukan jepit dasi itu rusak, Tuan Christian dengan hati-hati memperbaikinya. Sangat berharga bagi Christian.
"Ini adalah jepit dasi yang sama yang dimiliki oleh Tuan Christian. Saya sering melihatnya memakai jepit dasi ini, bahkan ketika pesta di hotel xx dia menggunakannya Di hari terakhir dia mengikuti pesta itu. Tapi malam itu ketika kembali dari pesta, Tuan Christian sudah tidak menggunakan dasinya lagi, jepit dasi ini pun sudah hilang." Ujar sang pengawal mengagetkan Loren.
"Kau yakin?!" Tanya Loren meniti pengawal yang duduk di kursi kemudi sebab dia benar-benar ingat Abimayu telah mengakui jepit dasi itu sebagai miliknya.
Mungkinkah Abimanyu berbohong?
@Interaksi
Biasalah,, perempuan kan mahluk rempong, yang harusnya dah selesai pun masih di muter-muterin sampe mumet..😂😂🤠Kita tunggu besok ya... sabar ya... jangan Sampe gantung belanga gegara nungguin ya... kasian cacing di perut kalian gak punya apotek buat beli obat maag wkwkwk
...
To raja
__ADS_1