Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
Season 2. #2


__ADS_3

BAB yang ini pun tidak untuk anak kecil ya... mohon di skip ajah.


Keesokan harinya, pada pukul 12.00 siang, Loren yang masih terlelap di tempat tidur mulai terganggu ketika pipinya di tepuk-tepuk oleh sebuah telapak tangan yang besar.


"Mmhh!!" Gerutunya menarik selimut lalu menutupi kepalanya.


Christian menghela nafasnya melihat perempuan malas itu lalu dengan cepat menarik selimutnya lalu membawa perempuan itu ke gendongannya.


Loren terkejut, tetapi menyadari dirinya digendong oleh Christian, perempuan itu tidak memberontak dan hanya terdiam sembari memejamkan matanya yang masih terasa berat.


Setelah beberapa saat, Loren merasakan tubuhnya dimasukkan ke dalam bath up berisi air hangat.


"Hmm...." Gerutunya memperbaiki posisinya dalam bath up dan langsung membuka matanya ketika air dalam bath up tiba-tiba berguncang dengan keras.


Loren melihat Christian sudah berada di depannya lalu merasakan tubuhnya terangkat, didudukan di pangkuan pria itu.


"Bangunlah," ucap Christian membasahi wajah Loren yang masih terlihat sangat mengantuk.


"Aku lelah,,," ucap Loren menyandarkan tubuhnya di dada bidang Christian sembari melingkarkan tangannya memeluk pria itu.


"Hah... Tapi kau harus mandi dulu baru makan. Ini sudah jam 12.00." kata Christian mengejutkan Loren.


"Apa?!!" Loren begitu terkejut menyadari dirinya terbangun di siang hari.

__ADS_1


Perempuan itu dengan cepat berdiri untuk keluar dari bath up ketika dia merasakan seluruh tubuhnya sakit, termasuk di bagian pribadinya.


"Ahh!!" Jeritnya berpegangan pada bahu Christian.


"Bagian mana yang sakit?" Tanya Christian melihat tubuh Loren membuat perempuan itu merasa sangat malu hingga dia kembali duduk di pangkuan Christian.


Namun dia terkejut ketika miliknya malah bertambah sakit saat terganjal sesuatu yang sudah familiar dengannya.


"Milikmu menyakiti ku!!" Ucap Loren menjauh dari Christian sembari meraba bagian bawah tubuhnya yang terasa perih.


"Ha ha ha..." Christian tertawa sembari menarik Loren agar perempuan itu kembali mendekat ke arahnya.


"Bukankah kemarin malam jau sangat menikmatinya? Siapa yang memintanya untuk masuk ke ronde kedua?" Ucap Christian menggoda istrinya membuat Loren semakin malu hingga mau tidak mau dia menyembunyikan wajahnya di lekuk leher Christian.


"Apakah sesakit itu?" Tanya Christian kini merasa cemas saat mendengar perempuan itu benar-benar memakinya hanya karena mereka melakukan sesuatu hal yang sudah seharusnya dilakukan oleh sepasang suami istri.


"Tidak percaya?!" Tanya Loren kini mengangkat wajahnya menatap kesal pada Christian.


"Ya,, aku percaya,, Jadi apa yang bisa kulakukan supaya sakitmu berkurang?" Tanya Christian kini memasuki mode cemas.


"Bantu aku mandi, aku sedang malas melakukan apa pun." Ucap Loren.


"Ok," jawab Christian lalu pria itu mulai membantu Loren.

__ADS_1


Loren hanya diam saja sambil memejamkan matanya ketika tubuhnya disentuh oleh Christian, lalu dibawa ke bawah shower dan diguyur dengan air hangat.


Tapi perempuan itu langsung membuka matanya ketika dia terkejut, punggungnya menyentuh dinding yang dingin dan bibirnya tiba-tiba dibungkam oleh Christian.


"Sekali lagi," ucap Christian di sela-sela ciuman mereka.


"Eh?" Loren melototkan matanya saat merasakan di bagian bawahnya,, sesuatu yang kemarin berada dalam tubuhnya kini coba lagi menerobos.


Perempuan itu baru akan protes karena ia merasakan sakit, tetapi Christian lebih cepat menggerakkan pinggulnya hingga Loren memejamkan matanya menahan sakit.


Plop!


"Mhh!!!!!!" Loren menjerit.


"Apakah sesakit itu?" Christian masih sadar untuk bertanya meski miliknya yang telah berada dalam tubuh Loren kini terasa begitu nikmat.


Dengan nafas tersengal, Loren membuka matanya menatap Christian, "Sekarang tidak begitu sakit." Ucapnya yang kini merasa nyaman.


Mendengar itu, Christian tersenyum membungkam mulut Loren dan terus mendiamkan miliknya sampai beberapa saat kemudian barulah dia menggerakkan tubuhnya hingga membuat Loren mengeluarkan jeritan nya.


@Info.


Dua bab lagi nanti malam ya... otor mau bertobat dulu selepas nulis bab terlarang ini😭😭 Dan kalau bab ini gak cepat lolos, maka jangan demo otor, tapi demonya di istana kepresidenan saja ya.. 🤭

__ADS_1


__ADS_2