
Loren Rika dan Siren tetap setia menunggu sampai akhirnya syuting Chataline selesai.
Ketiga perempuan itu segera pergi ke tenda untuk menemui Chataline, Namun ternyata perempuan itu malah menyuruh mereka kembali menunggu.
"Apa yang terjadi?! Mengapa kita harus menunggu lagi?" Rika menggerutu dengan kesal sembari menatap Chataline yang duduk di dalam tenda dan para anggotanya sedang membersihkan peralatan mereka.
"Kak Chataline, semuanya sudah beres. Kita bisa pergi sekarang." Terdengar suara Zaidan yang sedang berdiri di samping Cahtaline.
"Mereka akan pergi??" Siren berbicara dengan nada suara tak percaya namun dia tetap memelankan suaranya meski tatapannya sedang terfokus pada Chataline dan Zaidan yang sudah berdiri untuk keluar dari tenda.
"Kak Chataline hati-hati," Zaidan memperingatkan Chataline ketika perempuan itu melangkah keluar dari tenda.
"Ayo," Loren langsung berkata pada Siren dan Rika lalu ketiga perempuan itu berjalan mendekati Chataline.
Wajah Chataline langsung berubah jengkel saat melihat tiga perempuan itu menghadang jalannya.
"Apalagi yang kalian inginkan?" Tanyanya.
Loren tidak mau terbawa emosi, meski dengan keringat membanjiri tangannya dia tetap berusaha bersikap profesional dan tersenyum "Sesuai dengan janji Nona Chataline kalau Nona Chataline akan melihat gaun kami setelah selesai syuting. Jadi--"
"Tidak perlu buang-buang waktu, Aku tidak bisa memakai pakaian dari kalian." Ucap Chataline menggertakkan giginya lalu perempuan itu melangkahkan kakinya.
Karena terlalu kesal dan lupa memperhatikan jalan Chataline akhirnya terjatuh hingga gaun dan beberapa bagian tubuhnya dipenuhi lumpur.
"Astaga Kak Chataline,," Zaidan langsung membantu Chataline berdiri.
"Ini semua gara-gara kalian!!" Teriak Chataline pada 3 perempuan yang berada tak jauh darinya.
"Bagaimana bisa itu salah kami?" Rika berkata dengan kesal, mereka sudah menunggu berjam-jam dan perempuan itu malah mengingkari janjinya!!
Bukan hanya itu, sekarang Chataline menyalahkan mereka atas kesalahan perempuan itu sendiri!
Tetapi Loren, dia kembali bersabar lalu mengeluarkan sebuah saputangan dari sakunya "Silakan pakai ini dulu," katanya.
Namun, bukannya menerima saputangan dari Loren, Chataline malah berdecak kesal dan memaki "Kalian pikir setelah aku menerima sapu tangan ini aku mau menggunakan pakaian jelek itu?!! Bahkan brand terkenal pun belum tentu bisa membujukku memakai pakaiannya apalagi hanya perusahaan kecil seperti kalian!!" Kesal Chatalina.
__ADS_1
"Tapi, Nona Chataline belum melihat pakaian kami jadi bagaimana bisa Nona katalina berkata seperti itu? Meski Kami perusahaan baru namun perasaan kami menjamin kualitas untuk setiap produksi kami." Ucap Loren berusaha bersikap sabar.
"Heh,, Sepertinya kalian tidak akan menyerah. Baiklah, aku akan mempertimbangkan untuk melihat pakaian kalian kalau kau mengelap seluruh lumpur di kakiku dengan pakaianmu." Ucap Kata lain memandangi Loren, perempuan itu menggunakan jaket tebal di cuaca seperti itu.
Terlihat Loren dipenuhi keringat tetapi meski berkeringat, perempuan di depannya masih terlihat cantik, hal itu membuat Chataline menjadi lebih kesal lagi.
"Kak Chataline, jangan berlebihan." Zaidan memperingatkan katalin saat melihat semua orang kini menatap kearah mereka.
Kalau ada yang merekam, bisa gawat reputasi Chataline di media sosial. Terlebih,, tiga perempuan yang berada didepan mereka adalah perempuan dari perusahaan yang dikelola oleh Andreas.
Di belakang Andreas masih ada Christian, meski tidak ada satupun kaitan LC dengan Christian tetapi tetap saja mantan sekretaris Christian,,, memiliki kemampuan yang tidak bisa dianggap remeh.
"Hah,, aku tidak keterlaluan, aku hanya memberi mereka penawaran." Ucap Chataline tersenyum dingin.
"Kami tidak akan melakukannya, lagi pula tadi Nona Cahtaline sudah berjanji untuk menyuruh kami menunggu dan akan melihat gaun kami setelah selesai syuting tapi ternyata Nona Chataline mengingkari janjinya." Ucap Siren memandang kesal pada Cahtaline, meski perempuan itu adalah selebriti terkenal tetapi tetap saja dia tidak mau menjadi bagian dari bahan olok-olok!!
"Kapan aku berjanji? Aku hanya berkata tunggu sampai shooting ku selesai, tidak pernah mengatakan bahwa aku benar-benar akan melihat gaun kalian bukan?!!" Chataline kembali tersenyum menyindir, dia adalah ratu di dunia hiburan, Bagaimana bisa kemampuannya dibandingkan dengan 3 perempuan yang baru seumur jagung di depannya itu?!
"Baiklah, kalau begitu jika saya mengelap sepatu Nona Chataline menggunakan pakaian saya, apakah Nona Chataline berjanji akan melihat pakaian kami?" Tiba-tiba tanya Loren mengejutkan Rika dan Siren.
"Heh,, aku tidak berjanji akan melakukannya tetapi aku akan mempertimbangkannya." Ucap Chataline.
"Jangan lakukan Loren! Itu sama saja dengan dia berkata tidak. Dia hanya ingin mempermalukan kita saja." Ucap Siren.
Meski dia tidak terlalu menyukai Loren, tetapi kalau Loren melakukannya maka dirinya juga akan ikut diolok-olok oleh setiap orang yang berada di tempat itu sebab Dia datang bersama Loren.
"Baiklah, saya akan membersihkan lumpur di kaki Nona Cahtaline dengan pakaian saya, tetapi Nona Cahtaline harus berjanji untuk menggunakan salah satu pakaian dari brand kami, atau jika tidak, Nona Cahtaline harus mengganti pakaian yang saya gunakan dengan mereka dan model yang sama. Bagaimana?" Ucap Loren mengejutkan semua orang.
Dalam sekejap orang-orang yang mengelilingi Mereka melihat pada pakaian yang dikenakan oleh Loren. Hanya sebuah jaket biasa, Bagaimana bisa Loren begitu percaya diri?
"Heh,, Kau pikir aku tidak mampu mengganti pakaian murahan yang kau kenakan itu? Lakukanlah!!" Ucap Chatalina, dia hanya perlu mengeluarkan uang berapa dollar untuk mengganti pakaian perempuan di depannya.
Tetapi kepuasan menghina Loren adalah yang paling utama yang menyenangkan hatinya.
"Semua orang di sini menjadi saksinya, bagaimana?" Loren melihat ke sekeliling dan semua orang mengangguk ke arahnya.
__ADS_1
"Aku akan menjadi saksinya!" Tiba-tiba Helen datang menghampiri mereka dan berdiri di sana sembari tersenyum ke arah Loren.
"Aku juga."
"Aku juga."
Banyak orang mulai mengangkat suara mereka karena tidak sabar melihat pertunjukan yang akan terjadi.
Siapapun yang kalah tidak ada hubungannya dengan mereka, tetapi diam-diam dalam hati mereka justru berharap Chataline akan dipermalukan sebab tentu saja mereka semua sudah sangat iri dengan kepopuleran yang didapat oleh catalina.
"Kalau begitu sudah diputuskan Saya akan membersihkannya." Ucap Loren sembari melepas jaketnya yang sudah tidak di kancing dari tadi sebab dia kepanasan.
Namun, karena jaket itu berasal dari Christian maka dia tidak mau melepaskannya.
'Jaket ini dari Christian, tapi mati aku akan membersihkannya,' Loren merasa bersalah dan tidak tega, tapi dia tidak mau membiarkan Cahtaline menghinanya dan dua temannya yang ada di sana.
"Hati-hati, harga sepatu ku jauh lebih mahal dari jaket mu." Chataline memperingatkan Loren sebelum Loren membersihkan sepatunya.
"Saya mengerti." Jawab Loren segera berjongkok lalu menggunakan jaketnya membersihkan lumpur yang berada di sepatu Chatalina.
"Astaga,, Loren benar-benar melakukannya," Rika berbisik pada Siren dengan kesal.
Dia sudah bisa membayangkan setelah Loren selesai mengelap sepatu catalina maka Chataline pasti akan melempar beberapa uang dolar kepada Loren untuk mengganti jaket Loren. Sementara perempuan itu tidak akan mau melihat pakaian yang mereka bawa!!
"Diam saja. Kita tidak bisa berbuat apapun lagi." Kata Siren sembari berdecak kesal melihat Loren yang dengan hati-hati membersihkan setiap noda yang melekat di sepatu Chatalina.
Ini memalukan...!!!!
Sangat merendahkan mereka!
@Interaksi
Halla,,, sok sok mau santet, lah stiap boker masik teriak Maaakkkkk cebok.....😂😂🤭✌️✌️✌️
__ADS_1