
Setelah berbicara dengan Andreas, Loren kembali ke ruangan tim desain.
Semua mata di ruangan tim desain langsung melihat padanya saat ia memasuki ruangan.
Loren menghentikan langkahnya sesaat lalu kembali melanjutkan langkahnya ke kursinya dan duduk sambil menghela nafas.
"Nona Loren, bagaimana situasinya?" Mentari bertanya dengan hati-hati karena dia juga bisa melihat bagaimana Loren tampak sangat lesu.
Loren mengangkat wajahnya dan melihat semua pandangan sedang terfokus padanya untuk menunggu jawabannya.
Tetapi, dia baru akan menjawab ketika ponselnya tiba-tiba berdering memperlihatkan nama tuanku.
"Aku akan mengangkat telepon ini dulu," ucap Loren mengambil ponselnya lalu berjalan keluar dari ruangan tim desain.
"Hah!!! Kalian lihat wajahnya??! Dia pasti baru saja dimarahi oleh CEO atas tindakan memalukan yang sudah ia lakukan untuk menjatuhkan LC!!" Langsung ucap Mia dengan nada penuh kebencian.
"Hah,,, kalau seperti ini ceritanya, maka LC bisa-bisa tutup lalu aku akan kehilangan pekerjaan lagi dan,, huhu..... Pengangguran lagi!!" Meggy membenturkan kepalanya ke meja.
LC adalah perusahaan baru tetapi sekarang sudah menyinggung banyak pihak, jadi hal ini pasti akan membuat LC langsung bangkrut dan di tutup.
"Kau benar,, selain membuat masalah untuk perusahaan sendiri LC juga membuat Kak Helen mendapat hujatan, majalah A sedang dalam keterpurukan karena dituding sudah membantu LC melakukan pemasaran pada sebuah karya plagiat. Bahkan acara tv show juga mendapat kecaman karena Kak Helen tampil di sana menggunakan salah satu gaun dari LC!!! Astaga,,,, ini sangat mengerikan!!!" Ucap Rika kini merasa seluruh tubuhnya dipenuhi dengan aura kesedihan yang mendalam.
Baru saja dia mendapat perusahaan yang memiliki suasana yang menyenangkan, tetapi sekarang sudah harus memikirkan untuk mencari perusahaan lain lagi untuk bekerja.
"Sebaiknya kalian Jangan berpikir negatif dulu, lagi pula kita belum mengetahui dari Kak Loren apa yang sudah dibicarakan dengan Tuan Andreas. Mungkin saja mereka sudah menemukan jalan keluarnya." Kata Gio sembari melihat semua orang yang tampak lesu.
"Heh,, kau ini benar-benar terlalu percaya pada Loren! Untung saja sebelumnya Kak Vionita sudah menghubungiku untuk bergabung dengan timnya. Jadi kalau LC segera tutup maka aku bisa cepat-cepat bergabung dengan tim Kak Vionita!!" Seru Mia menjadi satu-satunya orang yang berbahagia atas LC yang berada di ambang kehancuran.
Semakin cepat LC tutup semakin cepat dia bisa bergabung dengan Vionita...
Semua orang yang sedang tertunduk lesu di meja kerjanya berdecak kesal dalam hati mereka mendengar ucapan Mia.
Perempuan sombong itu terlalu beruntung!
Ketika semua anggota tim desain sedang mengeluh mendengar kesombongan Mia yang sebentar lagi bergabung dengan Vionita, maka di tempat lain yang, Loren sedang duduk duduk di salah satu bilik toilet menerima telepon dari Christian.
__ADS_1
"Tuanku," katanya dengan suara yang berusaha dibuat senormal mungkin.
Dia tidak mau kalau orang di seberang telepon sampai datang ke LC hanya untuk menghiburnya sebab pria itu mengetahui bahwa dia sedang berada dalam suasana hati yang buruk.
"Kau baik-baik saja?" Tanya Cristian dari seberang telepon membuat Loren langsung tersenyum.
Apapun yang terjadi, pria itu memang selalu lebih fokus pada keadaannya bukan tentang masalah yang sedang terjadi!
"Baik,, apalagi sekarang saya berbicara dengan Tuan, perasaan saya menjadi semakin lebih baik lagi." Ucap Loren sembari melengkungkan bibirnya.
"Baguslah, aku akan mengurus masalahnya, Jadi kau tidak perlu khawatir apa pun." Ucap Christian.
"Tidak,, Tuan Andreas sudah mengatakan pada saya bahwa dia telah memerintahkan tim humas untuk membersihkan semua kekacauan di internet." Ucap Loren yang sama sekali tidak mengerti dengan masalah yang sebenarnya dihadapi.
Hanya menghapus semua komentar di internet tidak akan membuat nama baik LC kembali, mereka harus menggunakan beberapa langkah-langkah lain untuk membersihkan nama LC supaya perusahaan itu bisa terus dipertahankan.
"Baiklah, kau fokus saja pada desainmu dan percayakan semuanya pada Andreas. Ingat,, aku bersamamu." Ucap Christian.
"Baik Tuan!!" Seru Loren merasa sangat senang memiliki seseorang yang selalu berada di sisi-nya dan selalu mengerti akan perasaannya.
"Kalau begitu aku tutup dulu," ucap Christian lalu mereka mengakhiri panggilan telepon itu.
"Kak Loren,, apakah ada kabar baik?" Rika langsung bertanya saat melihat wajah Loren tanpa beban, bahkan perempuan itu terlihat seperti baru saja mendapatkan sebuah lotre dalam jumlah yang sangat besar!!
Loren duduk di kursinya lalu tersenyum ke arah Rika "Ya,, kabar baiknya adalah sedang berusaha menghilangkan semua komentar di laman web." Jawab Loren.
"Itu saja?" Tanya Rika saat ini ia masih menunggu Loren melanjutkan ucapannya, tetapi perempuan itu tidak mengatakan apapun lagi.
"Ya," jawba Loren.
Memangnya apalagi yang bisa dilakukan selain menghilangkan semua komentar di internet?
"Astaga!!" Rika langsung membenturkan kepalanya dengan keras pada meja kerjanya.
Apa gunanya hanya menghilangkan komentar di internet?!!
__ADS_1
"Nona Loren,, Apakah tidak ada hal lain yang dilakukan oleh perusahaan? Kalau hanya menghilangkan komentar di internet maka mereka bisa menulis komentar lain untuk menjatuhkan LC dan brand kita juga tidak akan dilirik lagi oleh orang lain Jika kita tidak membersihkan reputasi kita." Ucap Mentari.
"Eh? Apakah seperti itu?" Loren merasa aneh.
"Ha ha ha....!!!" Pertanyaan Loren langsung disambut tawa keras Mia.
"Kak Loren,, lalu apa yang dilakukan perusahaan tentang tuduhan plagiat itu?" Gio langsung bertanya saat melihat Mia hendak menyerang Loren.
"Ya,, Tuan Andreas berkata bahwa dia akan menangani semuanya jadi aku juga tidak menanyakan lebih banyak. Dia hanya menyuruh kita untuk kembali fokus pada desain. Oya,, desain untuk 2 minggu kedepan, apakah kalian sudah membuat beberapa? Biarkan aku melihatnya." Tanya Loren membuat semua orang menganga.
Saat ini mereka sedang berada di ambang kehancuran, perusahaan mereka mungkin akan segera tutup dalam beberapa hari ke depan tetapi Loren yang ada di depan mereka malah memikirkan desain yang akan dirilis 2 minggu kedepan?!!!
"Ada apa?" Loren kembali bertanya saat melihat semua orang hanya terdiam menatapnya dengan wajah yang menampakan satu ekspresi,,, tercengang!!!
"Uh,, Kak Loren, Apakah kau serius meminta desainnya?" Tanya Rika.
Loren bahkan belum menjelaskan secara pribadi bagaimana dia bisa dikatakan sebagai plagiator terhadap desain milik Vionita, tapi sekarang perempuan itu malah meminta desain mereka?
"Ya, apakah ada masalah?" Tanya Loren.
Mia menghela nafas dengan kasar, "Bukan begitu,, Tapi saat ini perusahaan sedang kacau,, LC terancam bangkrut jadi mengapa Kak Loren terlihat santai saja? Padahal kau adalah sumber dari segala masalah yang menghampiri LC? Seandainya kau tidak melakukan plagiat pada karya Kak Vionita maka kekacauan seperti ini tidak akan menimpa LC!!" Ucap Mia.
"Ahh, Jadi kalian berpikir seperti itu ya?" Loreng sama sekali tidak sampai memikirkan hal tersebut jadi dia merasa sangat senang, apalagi setelah berbicara dengan Christian dan pria itu meyakinkannya bahwa semuanya akan baik-baik saja.
"Memangnya apa lagi yang bisa kami pikirkan?? Kita akan kehilangan pekerjaan!!!" Ucap Megi merasa frustasi.
"LC tidak akan tutup." Ucap Loren.
"Bagaimana Kak Loren begitu yakin?" Tanya Siren.
"Karena aku percaya." Jawab Loren sambil tersenyum semakin membuat semua orang merasa bahwa Loren benar-benar gila!!!
@Interaksi
__ADS_1
Gak ada kok,, cuma 2, orang pertama perempuan dan orang kedua laki2, kalo ditambah yang ketiga lagi,, jadi nya apa ya??