
Setelah berpikir panjang, Christian memutuskan untuk datang sendiri ke acara penyambutan CEO.
Tetapi Loren, perempuan itu sangat takut bila terjadi sesuatu pada Gerson, jadi dia memohon pada suaminya agar dia juga pergi.
Hal itu membuat Christian merasa pusing, antara membawa Loren atau tidak.
"Bukankah Ransi mengatakan kalau aku harus pergi? Bagaimana jika aku tidak pergi lalu pria itu menjadi marah dan melukai Gerson?" Loren bertanya sembari memperlihatkan wajah khawatir nya.
Terlalu khawatir jika mereka melakukan sesuatu yang salah hingga membuat Gerson harus mengalami penderitaan.
Christian menatap istrinya yang terlalu memikirkan Gerson dan melupakan kesempatannya sendiri, "tapi aku juga tidak bisa membawamu pergi, bagaimana kalau mereka malah mengincar mu?" Tanya berhenti yang sembari membawa Loren ke pelukannya.
Selama beberapa saat, Loren terdiam dipelukan suaminya, memikirkan ucapan Christian.
'Benar juga, bagaimana kalau ini hanya siasat mereka untuk menjebak kami semua?' Loren merasa lesu dalam hati.
"Aku tidak bisa mengambil resiko dengan mempertaruhkan mu." Tiba-tiba suara Christian dari atas kepala Loren membuat perempuan itu akhirnya membuka matanya dan mendongak menatap suaminya.
"Tapi aku percaya suamiku bisa melindungi ku. Tapi aku tidak bisa melihat Gerson tersiksa oleh mereka," ucap Loren.
__ADS_1
Christian menatap mata istrinya yang bersungguh-sungguh, "kau sepercaya itu padaku?" Tanya Christian.
Dengan penuh keyakinan, Loren menganggukkan kepalanya, "tentu saja!" Ucap Loren penuh percaya diri mengandalkan suaminya.
Meski Christian sudah memikirkan untuk tidak membawa istrinya, tetapi melihat Loren yang begitu bersikukuh untuk ikut dan terlebih mempercayai nya, akhirnya pria itu menjadi luluh.
"Baiklah, tapi kau harus berjanji untuk tetap berada di sisiku." Ucap Christian.
"Aku berjanji!!" Ucap Loren sungguh-sungguh.
Maka pada malam hari tepat pada pukul 19.00, Christian dan Loren akhirnya berangkat untuk mengikuti acara penyambutan CEO.
"Astaga,, bukankah itu Christian Bhaltazar dan designer Loren? Mengapa mereka berdua berjalan sangat mesra seperti itu?"
"Oh,, astaga,, jangan bilang bahwa suami rahasia yang pernah diungkapkan oleh designer Loren di acara ulang tahun agensi CB ternyata adalah,,,, Christian Bhaltazar?!!"
Acara itu bukan hanya diikuti oleh banyaknya orang yang bekerja sama dengan perusahaan Abimanyu, tetapi banyak juga media yang sengaja diundang oleh Abimanyu karena dia ingin mempromosikan perusahaannya di negara itu.
Dengan datangnya Christian di acara tersebut maka sudah dipastikan, banyak orang akan melirik perusahaannya. Intinya, ini adalah promosi yang gratis untuk perusahaannya.
__ADS_1
Melihat antusiasme orang memperhatikan mereka berdua, Christian berdecak kesal dalam hatinya, 'bukan cara seperti ini yang kuinginkan untuk mengungkapkan hubunganku dengan istriku.'
"Sayang, apakah ini baik-baik saja?" Tanya Loren pada Christian yang baru menyadari keputusan yang telah diambil benar-benar kesalahan yang sangat besar.
Christian mempererat rangkulannya pada Loren sembari menunduk, " jangan khawatir, aku ada bersamamu," ucap Christian menenangkan istrinya.
Dengan segera, para wartawan mengelilingi mereka berdua hingga memblokir jalan masuk mereka ke acara penyambutan CEO.
Mereka terkurung di pintu depan yang di halau oleh media.
'Abimanyu pasti sengaja melakukan ini, dia tidak menyediakan pengawalan yang ketat karena dia ingin menggunakan ku dan Loren untuk membuat acaranya semakin dilirik oleh banyak orang,' pikir christian dalam hati, merasa kesal pada abimanyu.
Tetapi, pria itu tidak terlalu memikirkannya dan kembali fokus melindungi istrinya agar tidak didesak oleh para wartawan.
"Tuan Christian Bhaltazar datang di acara seperti ini, bahkan bersama dengan designer Loren. Apakah ada sesuatu yang bisa di jelaskan dari tindakan kali ini?" Seorang wartawan langsung bertanya pada christian.
Pertama,, Christian membuang-buang waktu nya menghadiri acara perusahaan kecil yang tidak sebanding dengan pria itu.
Kedua,, pria itu datang merangkul seorang perempuan yang sudah mengatakan dirinya sebagai perempuan yang telah bersuami.
__ADS_1
Dua poin ini menjadi sorotan besar para awak media yang sedang mengambil foto Christian dan Loren.