
Loren mengerjapkan matanya dan perlahan membuka kelopak matanya.
Dia langsung melihat seorang pria sedang menggendong bayi diperlukannya dengan pria itu sesekali menciumi kening bayi yang ada di pelukannya.
Air mata perempuan itu langsung menetes berderai membasahi pipinya lalu dengan suara yang serak Dia berkata, "sayang!"
Christian begitu terkejut mendengar suara istrinya, jadi dia langsung menoleh ke arah Loren dan berjalan mendekati perempuan itu.
"Nona, kau,, tadi kau bilang apa?" Tanya Christian dengan jantung yang berpacu kencang sebab dia berpikir bahwa ucapan sayang yang ia dengar dari mulut Loren hanyalah sebuah halusinasinya saja.
Karena dia terlalu menginginkan perempuan itu sembuh setelah melahirkan, maka dia pikir bahwa telinganya sudah salah menangkap ucapan Loren.
Sementara Loren yang mendengar suara suaminya, perempuan itu semakin menangis dengan keras dan mengeluarkan tangannya pada Christian.
"Hiks,, hiks,, hiks,,," Isak Loren dengan 1 tangan terulur sebagai pertanda agar Christian memegang tangannya, sementara tangan yang lain berusaha menghapus air matanya yang terus berderai di pipinya.
"Saya di sini, nona jangan terlalu banyak menangis." Ucap Christian langsung memegang tangan Loren dengan satu tangan pria itu terus menggendong bayinya.
Tetapi Christian terkejut ketika Loren malah menarik tangannya semakin mendekat ke arah perempuan itu.
"Hiks,, hiks,, Kenapa kau memanggilku nona? Apakah kau akan menceraikanku setelah aku memberimu seorang anak?" Tanya Loren pada Christian sembari terisak membuat Christian langsung memeluk perempuan itu dengan erat.
__ADS_1
Hanya menggunakan satu tangan yang memeluk Loren sementara tangan yang lain menjaga bayi mereka, Christian tidak bisa menahan air matanya.
"Jadi kau sudah mengingatku kembali? Istriku,,," ucap Christian memeluk erat istrinya hingga kedua orang itu berpelukan dengan erat dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk terlepas dari perasaan haru mereka.
"Oeee....!!! Oeee...!!!" Suara tangisan Putra merekalah yang akhirnya membuat kedua orang itu berhenti berpelukan dengan Christian yang langsung menatap Putra kecilnya.
"Sayang, Apa kau ingat bayi kita?" Tanya Christian langsung membuat Loren kembali meneteskan air matanya tetapi perempuan itu tetap menganggukkan kepalanya.
"Peluklah dia,," ucap Christian memberikan bayi mereka pada Loren, lalu Loren dengan segera memeluk dan menciumi bayi Mereka.
"Syukurlah,, syukurlah kau sudah mengingatku dan baik kita. Syukurlah,," ucap Christian dengan nafas yang tersengal karena merasa sangat senang melihat istrinya yang kini kembali mengenalinya.
"Laki-laki," jawab Christian sembari mengulurkan tangannya menyeka air mata istrinya dan mendaratkan ciuman di kening perempuan itu.
"Laki-laki,,," ucap Loren sembari tersenyum bahagia.
"Tunggulah di sini sebentar, aku akan mendapatkan bubur untukmu." Ucap Christian segera meninggalkan ranjang untuk mengambil makanan yang telah Ia siapkan untuk Loren sesuai dengan petunjuk dokter.
Maka setelah mengambil, makanan dan kembali lagi, ia melihat Loren sudah berusaha untuk duduk.
"Apa yang kau lakukan?" Tanya Christian langsung meletakkan makanan di atas meja lalu membantu perempuan itu bergerak.
__ADS_1
"Punggungku terasa sakit karena tidur terlalu lama," ucap Loren langsung membuat Christian mengerti lalu pria itu mengulurkan tangannya mengambil anak mereka dari pelukan Loren.
"Aku akan membaringkan nya di box bayi," ucap Christian membawa anak mereka ke box bayi dan menidurkan bayi tersebut.
Lalu pria itu kembali menghampiri Loren dan membantu Loren makan.
"Suami,, Apakah aku sudah merepotkanmu?" Tanya Loren sembari menatap suaminya, sebab Dia sudah teringat tentang apa yang sudah ia lakukan selama Dia melupakan suaminya sendiri.
Christian menggelengkan kepalanya, "tidak ada yang merepotkanku, justru aku merasa senang karena ternyata aku berhasil menjaga istriku," ucap Christian meletakkan bubur di tangannya lalu dia kembali memeluk istrinya dengan erat.
"Terima kasih sudah kembali mengingat ku, terima kasih sayangku, aku mencintaimu," ucap Christian sembari mencium di puncak kepala perempuan itu dengan perasaan yang menggebu-gebu karena kebahagiaan yang ia dapatkan dari istrinya.
Loren pun membalas pelukan suaminya dan berkata, "aku juga berterima kasih pada suamiku yang selalu menemaniku dan menjagaku. Aku mencintaimu, suamiku sayang."
...TAMAT...
Season 3-nya di bawah ini ya:
__ADS_1