
Sorot kamera begitu indah mengambil gambar dua orang yang berdansa di atas panggung, dan tentu saja percakapan-percakapan Loren dan Christian tak luput dari sorot kamera.
Meski suara mereka tidak terdengar, namun dari gerakan bibir mereka, tampak bahwa kedua orang itu dengan santai menikmati momen mereka. Seolah keduanya sudah terbiasa bercakap-cakap seperti sepasang kekasih.
Hal itu membuat kolom komentar di tayangan live acara tersebut langsung meledak, karena semua orang penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.
Bahkan orang-orang yang berada di lokasi acara juga sangat terheran-heran dengan Christian yang sangat tampak santai berdansa bersama Loren.
"Menurutmu, Apa yang dipikirkan oleh orang-orang melihat kita seperti ini? Seorang perempuan yang telah bersuami begitu santai berdansa dengan seorang pria yang terkenal sangat menjaga jarak dengan perempuan." Ucap Loren dengan mata yang bersinar menatap suaminya.
"Hm,, biarkan mereka bertanya-tanya, tidak akan ada yang menyadarinya." Ucap Christian semakin menarik pinggang Loren hingga mengikis jarak di antara mereka.
Tindakan pria tersebut langsung membuat semua orang menjadi sangat kaget, bahkan para perempuan yang sedari tadi duduk dalam ketegangan kini merasakan tubuh mereka semakin menegang.
Seorang Christian Bhaltazar dengan terang-terangan menggoda seorang perempuan yang telah bersuami!!
Tetapi hal itu, malah membuat Loren terkikik kecil, "orang-orang akan berpikir bahwa aku menikmati dansa ini dan mengabaikan suamiku. Mereka mungkin akan membuat gosip miring setelah kejadian malam ini." Ucap Loren merasa begitu konyol.
__ADS_1
"Biarkan saja, yang jelas suamimu tidak akan pernah marah dengan gosip konyol seperti itu." Jawab Christian membuat Loren tertunduk tertawa membuat semua orang semakin terkejut dengan cara perempuan itu.
Begitu santai di depan Christian Bhaltazar!!!
Dansa yang seharusnya berlangsung 15 menit kini diperpanjang menjadi 30 menit, sebab Christian dan Loren terlalu hanyut dalam dansa mereka hingga keduanya baru tersadar setelah mereka sudah mengulangi dansa itu sebanyak dua kali.
"Beri tepuk tangan untuk Tuan Christian Bhaltazar dan Nona Loren Sinaga!" Ucap pembawa acara disambut tepuk tangan semua orang.
Christian dan Loren tetap berpegangan tangan sembari menunduk pada orang-orang lalu dengan penuh perhatian Christian mengantar Loren ke bawah panggung.
Sembari berjalan menuruni panggung, Christian mendekatkan kepalanya ke arah Loren dan berbisik, "Aku menunggumu di belakang."
"Ok," jawab Loren dengan suara pelannya lalu keduanya saling memberi hormat sebelum berpisah ke arah masing-masing.
Begitu tiba di tempat duduknya, Loren langsung ditatap oleh semua perempuan yang duduk bersamanya.
"Nona Loren, Bagaimana perasaanmu bisa berdansa dengan orang besar seperti Christian Bhaltazar?" Tanya salah seorang perempuan diikuti semua orang yang begitu antusias mendengar jawaban Loren.
__ADS_1
"Ya, menyenangkan," jawab Loren tanpa bisa menyembunyikan raut wajah bahagianya.
Semua orang memperlihatkan wajah irinya, tetapi salah seorang dari mereka kemudian berkata, "Sepertinya Nona Loren sangat bahagia Sampai sekarang masih tetap tersenyum. Aku lihat kalian berbincang-bincang di atas panggung, apa yang kalian bicarakan?"
Loreng tampak berpikir sesaat lalu dia menjawab, "Tuan Christian Bhaltazar hanya mengucapkan selamat untuk penghargaanku sebagai model terbaik. Lalu dia juga menyinggung sedikit mengenai pekerjaanku sebagai desainer."
"Rupanya begitu, tapi apakah suamimu tidak akan marah mengetahui kau berdansa dengan seorang pria lain? Bahkan tadi Tuan Christian balasan sempat mencium tanganmu."
Salah seorang perempuan yang mendengar pertanyaan itu langsung berdetak, "Hais!! Siapapun suami Nona Loren, dia tidak akan lebih baik daripada Tuan Christian baltaser. Jadi buat apa peduli."
"Hm! Benar, sebuah keberuntungan seumur hidup bisa berdansa dengan Tuan Christian Bhaltazar, kita yang melihatnya saja sekarang merasa sangat beruntung. Jadi bagaimana bisa Nona Loren masih memikirkan suaminya?" Perempuan-perempuan di meja itu mulai berdebat tentang pandangan mereka atas apa yang terjadi.
Sementara Loren, perempuan itu tersenyum melihat bagaimana orang-orang itu terlalu antusias mengurusi kehidupannya.
Jadi dia segera berkata, "kalian berbincanganlah, Aku harus pergi ke toilet." Ucap Loren langsung diangguki oleh para perempuan di situ.
Jadi, Loren dengan cepat meninggalkan tempat itu, sebab dia tidak mau membuat Christian menunggu terlalu lama.
__ADS_1