
"Desainmu dan desain milik LC ini menuangkan gaya yang sama pada desain berbeda. Apakah desainer LC berasal dari negara yang sama dengan Kak Vionita?" Tanya Sisilia.
"Eh?" Vionita terkejut.
"Ya,, kalau itu benar maka wajar saja kalian memiliki gaya mendesain yang sama, di sini ada banyak corak bernuansa timur yang dibawa dengan cantik dan dalam nuansa yang berbeda." Ucap Sisilia.
"Be,, benarkah?" Vionita bertanya tak percaya. Bagaimana bisa Sisilia menyadarinya?
Bagaimana bisa perempuan di depannya ini mengetahui bahwa semua desain itu berasal dari orang yang sama yaitu Loren??
Seharusnya kan perempuan itu mengatakan bahwa Loren berusaha menjiplak desain miliknya!
Tapi mengapa sekarang??
"Sepertinya mereka mencoba peruntungan dengan mengikuti jejak Kak Vionita. Itu sebabnya mereka menggandeng selebriti yang sepadan dengan Cahtaline yang juga Kak Vionita gandeng ketika baru datang di sini." Ucap Sisilia mengagetkan Vionita.
Mencoba peruntungan mereka dengan mengikuti jejaknya?
Sangat keterlaluan!!!
Itu adalah strategi yang kemarin diusulkan oleh Bian untuknya, tapi bagaimana bisa mereka menirunya dan melakukan hal yang sama??
"Ya,, sepertinya Kak Vionita akan memiliki saingan berat. Aku melihat desain ini memang sangat bagus tetapi punya Kak Vionita juga tidak kalah bagus. Kalian memiliki gaya desain yang sama dan terlebih kalian menggunakan corak timur yang baru saja Tren di sini." Ucap Sisilia membuat Vionita mengepalkan tangannya.
Awalnya dia mengira Sisilia akan mengatakan bahwa Loren berusaha meniru desain miliknya, tapi mengapa sekarang perempuan itu malah mengatakan bahwa Loren menjadi saingan nya???
"Kak Vionita kenapa?" Tanya Sisilia saat melihat perempuan di depannya terlihat tegang.
"Tidak apa, aku hanya terkejut saja, ternyata LC memiliki desainer yang berasal dari negara yang sama denganku dan terlebih memiliki ciri khas desain yang sama denganku. Ini akan menjadi persaingan yang menarik." Ucap Vionita.
"Ya,, tapi aku yakin Kak Vionita bisa menanganinya, lagipula Kak Vionita sudah terkenal di sini jadi desainer yang pemula seperti mereka tidak akan bisa melengserkan kak Vionita dengan begitu mudahnya. Oya, Jadi bantuan apa yang Kak Vionita inginkan dariku?" Tanya Sisilia.
__ADS_1
Vionita mendesah "Sebenarnya aku ingin memintamu untuk membuta komunitasmu menilai desain dari LC, karena aku merasa sebenarnya designer LC ini sedang berusaha meniru desain milikku. Kau lihat saja,, Bagaimana bisa dua desainer menciptakan karya yang memiliki gaya sama?" Ucap Vionita mengagetkan Sisilia.
"Jadi maksud Kak Vionita bahwa orang ini benar-benar menjiplak karya Kak Vionita?" Tanya Sisilia.
"Ya, aku rasa begitu, lihat saja bagaimana dia meniru gaya pemasaran yang pertama kali kupakai yaitu menggunakan artis dari kalangan sosialita. Itu sama persis dengan yang kulakukan! Kemudian mereka juga meluncurkan desain yangmemiliki gaya yang sama denganku, gaya timur yang pertama kali diperkenalkan di sini. Mereka meniru semuanya dariku, bukankah mereka berusaha untuk menjatuhkanku?" Ucap Vionita.
Sisilia berpikir sesaat "Uh,, aku rasa Kak Vionita memiliki pandangan yang berbeda, memang kalian memiliki gaya yang sama dan desain kalian terlihat diciptakan dari orang yang sama, tetapi bukan berarti desainnya masuk dalam kategori plagiat, orang-orang yang memperhatikan desain ini hanya akan mengatakan bahwa dia terinspirasi dari Kak Vionita. Terinspirasi dan menjiplak itu berbeda." Ucap Sisilia dalam keheranannya.
Bagaimana bisa Vionita memiliki desain-desain yang begitu menakjubkan hingga dipuji sampai dunia internasional sementara perempuan itu tidak bisa membedakan antara inspirasi dan plagiat.
Ini sangat aneh!!!
"Eagitu ya,, kalau begitu, bisakah kau membantu dalam komunitasmu?? Cukup gerakkan mereka untuk menuduh LC melakukan plagiat dengan meniru desainku. Misalnya,, mereka mengikutiku menggunakan gaya timur, juga beberapa kesan lain yang kau katakan tadi,," ucap Vionita.
"Uhh,, orang-orang dalam komunitas ku adalah orang-orang yang bergerak di bidang fashion Jadi mereka pasti bisa menilai dengan baik. Tapi kalau Kak Vionita memang berniat melakukan hal itu maka Vionita bisa menggunakan orang awam yang tidak mengerti dengan fashion.
"Misalnya,, beberapa penggemar Kak Vionita yang suka menggunakan pakaian dari Kak Vionita. Cukup gerakkan mereka kalau designer LC berusaha meniru desain yang Kak Vionita perkenalkan di sini. Kak Vionita pasti tahu kalau pendapat orang awam bisa mempengaruhi reputasi perusahaan hanya dengan sebuah komentar di internet." Ucap Sisilia.
"Bagaimana maksudmu? Aku harus menyewa seseorang untuk menggiring opini publik?" Tanya Vionita.
"Kau benar!! Aku mengerti." Vionita merasa puas.
"Ya," jawab Sisilia tersenyum.
'Perempuan ini sangat licik, tapi dia memiliki pikiran yang cukup sempit. Namun biarkan saja, tidak ada hubungannya denganku. Lagipula kalau cara yang ia lakukan ini gagal maka dia sendiri yang akan terkena getahnya,' pikir Sisilia.
Kalau Vionita mengikuti rencananya maka orang awam benar-benar bisa digerakkan pada opini yang salah, tetapi jika beberapa desainer terkenal tiba-tiba mengungkapkan pendapatnya maka bisa jadi Vionita lah yang akan dirugikan.
Akhirnya setelah mendapat ide untuk menjatuhkan Loren maka setelah makan siang itu Vionita tidak membuang-buang waktu, dia langsung menghubungi seseorang untuk membantunya menjalankan rencananya.
'Tunggu saja Loren, kau akan ku permalukan!!' pikir Vionita dalam hati sebab Dia merasa senang karena selama dia berada di sini dia sudah memiliki banyak pengikut yang mendukungnya karena semua orang menyukai desain yang ia buat.
__ADS_1
Hanya dengan sedikit kata-kata maka orang-orang itu bisa digerakkan untuk mempengaruhi opini publik yang akhirnya membuat semua orang menjauh LC.
Jika itu terjadi, maka tidak akan ada yang melirik brand LC, lalu perusahaan yang baru dibangun itu akan langsung merugi!!!
"Sekarang sebaiknya aku pergi ke kantor Bian," ucap Vionita yang berada dalam suasana hati yang baik.
Perempuan itu mengendarai mobilnya ke kantor Bian dan segera naik ke ruangan CEO.
"Nona," Fajar yang baru saja keluar dari ruang CEO segera menyapa Vionita.
"Apakah Bian ada di dalam?" Tanya Vionita.
"Ya, tapi Tuan Bian sedang bertemu dengan seorang selebriti yang bekerjasama dengan perusahaan kami untuk sebuah promosi. Jadi sepertinya Nona Vionita harus menunggu sebentar." Ucap Ransi.
"Ah,, begitu, baiklah," kata Vionita berjalan ke arah ruang tunggu.
Namun ketika dia hendak masuk ke ruang tunggu perempuan itu berbalik menatap Fajar "Siapa selebritinya?" Tanyanya.
"Nona Chataline," jawab Ransi mengagetkan Vionita sampai perempuan itu memucat.
"Si,, siapa katamu?" Tanya Vionita.
"Nona Cahtaline," kata Fajar sembari tersenyum dalam hati.
Akhirnya meskipun dia tidak menyampaikan informasi itu pada Bian, dia yakin kalau Chataline sendirilah yang akan membongkar informasi itu.
Pada akhirnya, perempuan licik yang berada di sisi Bian akan disingkirkan cepat atau lambat.
@Interaksi
__ADS_1
Kucing Ajjah jadi tersinggung dehπππ€π€βοΈβοΈ