
Cahtaline mengerutkan keningnya menatap Loren, "Suara itu,, mirip sekali dengan suara Kak Christian?!" Katanya menatap Loren.
Loren balik menatap Chataline, "Eh? Ini kekasihku, mana ada suaranya mirip dengan Tuan Christian," ucap Loren tersenyum lalu kembali berbicara pada orang di seberang telepon.
"Halo, em,, sayang, aku segera ke situ." Ucap Loren lalu menutup panggilan telepon itu.
"Uh,, Nona Chataline, Aku harus pergi sekarang." Kata Loren pada Chateline.
"Oh,, ok." Ucap Chataline yang masih memandang Loren dengan bingung, jelas-jelas dia mendengar suara pria itu seperti suara Christian.
Perempuan itu berpikir sesaat sebelum berlari mengejar Loren yang belum terlalu jauh, "Loren," katanya.
Loren yang terkejut kini menghentikan langkah kakinya dan menatap Chataline dengan was-was "Ada apa?" Tanyanya.
"Itu,, kapan-kapan bolehkah aku bertemu dengan kekasihmu? Aku sangat penasaran Bagaimana bisa suaranya begitu mirip dengan Kak Christian." Kata Chataline.
Loren tercengang, mana mungkin dia mempertemukan Christian dengan Chataline,, perempuan itu berpikir sesaat tetapi kemudian dia teringat kalau Christian bisa menyamar.
__ADS_1
"Oh, ya,, tentu, tapi aku harus berbicara dulu dengannya karena dia sedikit pemalu. Apalagi harus bertemu dengan orang seterkenal Nona Chataline," ucap Loren sembari tersenyum menyengir.
"Tidak masalah, Aku hanya penasaran saja siapa pria beruntung yang bisa menaklukkan hati Nona Loren yang berbakat ini." Ucap Chataline.
"Haha,, Nona Chataline bisa saja, kalau begitu aku pergi dulu." Ucap Loren diangguki Chataline lalu perempuan itu segera meninggalkan Chataline sendirian.
Chataline memandangi punggung Loren yang semakin menjauh darinya, 'Hm,, Apa mungkin tadi aku salah dengar?'
"Ada apa Kak Chataline?" Tanya Zaidan yang menghampiri Chateline.
"Itu,, Loren baru saja menelpon dengan seseorang dan suara orang itu sangat mirip dengan suara Kak Christian." Kata Chataline yang belum bisa mengalihkan pandangannya dari perempuan yang semakin menjauh darinya.
Sedangkan Chataline saja yang merupakan selebriti luar biasa begitu sulit untuk berkenalan dengan Christian, apalagi orang yang tak memiliki kemampuan??
"Ck!! Kau benar juga, lagi pula Loren akan mempertemukanku dengan kekasihnya, jadi tidak mungkin dia mau mempertemukanku dengan kekasihnya kalau orang itu adalah Kak Christian." Ucap Chataline menertawakan dirinya sendiri lalu mereka kembali untuk melanjutkan pemotretannya.
Saat itu Loren sudah keluar dari lift dan berjalan ke arah kamar dengan jantung berdegup.
__ADS_1
'Itu hampir saja, lain kali aku tidak seharusnya mengangkat telepon Christian di depan Chataline.' kata Loren sembari membuka pintu kamarnya dan terkejut saat seorang pria langsung berdiri di depan pintu sembari memandanginya.
"Astaga, aku terkejut!!" Ucap Loren menutup pintu lalu perempuan itu berlari memeluk Christian.
Cara Chataline memanggil Christian kini tangiang-ngiang di pikiran Loren jadi perempuan itu merasa sangat kesal.
Meski dia tidak menganggap Chataline sebagai saingan cintanya, tetapi dia masih merasa sangat kesal kalau ada perempuan lain yang memberi panggilan yang lebih akrab pada Christian ketimbang panggilan yang ia berikan pada pria itu.
"Kau dari mana?" Tanya Christian sembari membalas pelukan Loren.
Saat itu Loren yang masih kesal mengangkat wajahnya menatap Christian.
"Sayang,," katanya dengan suara manja layaknya seorang perempuan yang hendak mengadukan masalah yang ia hadapi agar prianya membantunya.
@Interaksi
__ADS_1
Ya ealaa, dasar orang-orang gak peka, naas banget hidup orang-orang di sekitarmu, tiap hari makan hati tapi hatinya gak abis-abis!!