Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#304. Sikap Christian


__ADS_3

Di keluarga Sinaga, semua orang duduk di ruang tamu karena dikumpulkan oleh kakek Perry.


Gerson yang telah menjadi direktur di perusahaan Sinaga turut memperhatikan kakeknya yang sedang memegang tongkat dengan erat.


Kakek Perry menghela nafas "Hah,, selama beberapa hari ini kakek terus memikirkan anggota keluarga Sinaga yang tidak tinggal lagi di rumah kita. Meski mereka sudah berbuat salah, tapi bagaimanapun, mereka adalah darah dagingku, darahku mengalir di dalam tubuh mereka.


"Tiga hari lagi cucuku Vionita akan menikah dengan pria dari keluarga Maherson, tapi sakit hatiku adalah tidak bisa menghadiri pernikahan cucuku sendiri!!!" Ucap kakek Perry sembari menghela nafas.


Kemarin dia sudah menghubungi Loren untuk mengenalkan keluarga Sinaga dengan keluarga Andirson, tapi cucunya itu menolak.


Hal itu membuat Kakek Perry menjadi sangat marah karena cucunya sama sekali tidak memikirkan kemajuan keluarga Sinaga.


Pikiran Loren sangat bertolak belakang dengan cucunya Vionita yang akan menikah ke keluarga Maherson.


"Lalu apa keinginan Kakek?" Gerson bertanya pada Kakek Perry.

__ADS_1


"Begini, keluarga Andirson adalah keluarga yang besar, tetapi mereka tidak mau membantu kita keluarga Sinaga. Namun keluarga Maherson, Vionita selalu memikirkan keluarga kita. Jadi kakek ingin kita semua menghadiri pernikahan Vionita." Kata kakek Perry mengejutkan 3 orang yang duduk bersamanya.


Rama langsung berkata, "Ayah,, Baru beberapa hari sejak keluarga Andirson mengancam kita. Bagaimana bisa saat ini Ayah sudah berpikir untuk berhubungan dengan keluarga Kakak kedua? Bagaimana kalau keluarga Andirson mengetahuinya lalu menghancurkan keluarga kita?"


Kakek Perry tampak marah, "Hah,, Apa kalian lupa? Yang dikatakan Tuan Andirson bahwa kakak keduamu tidak boleh kembali ke rumah, tetapi ketika kita berhubungan dengan mereka di luar, bukankah itu hal yang wajar?


"Kakek hanya tidak bisa menyia-nyiakan kesempatan!! Keluarga Maherson bisa membantu keluarga kita menjadi lebih besar!! Jadi Gerson, hari ini, pergilah temui Kakak sepupumu dan bicaralah baik-baik dengannya, dia masih bisa menduduki posisi wakil direktur di perusahaan.


"Keluarga kita harus tetap bersatu meski tidak tinggal satu rumah!!!" Ucap kakek Perry yang berpikir bahwa jika Daniel masih berada di perusahaannya maka Vionita tidak akan bisa mengabaikan perusahaan mereka.


"Jangan membantah lagi!!! Cepat bersiap dan pergi ketemu Kakak sepupumu!!" Perintah Kakek Perry lalu pria tua itu segera berdiri dibantu perawatnya kembali ke kamarnya.


Tiga orang yang ditinggalkan hanya bisa menghela nafas dengan kelakuan pria tua itu.


Gerson langsung menatap ayahnya lalu berkata, "Kakek benar-benar.... Bagaimana kalau Tuan Andirson mengetahuinya?"

__ADS_1


"Hah,, kakekmu memang dibutakan oleh harta. Telepon lah Loren dan bicarakan masalah ini dengannya. Dia pasti bisa membantumu." Ucap Davin.


Dengan begitu, Gerson segera ke kamar mengambil ponselnya lalu menghubungi Loren.


Tetapi yang mengangkat panggilan itu bukanlah Loren, melainkan Christian, tetapi hal itu tidak masalah bagi Gerson karena dia juga menyukai calon kakak iparnya.


"Halo Kakak ipar,, bagaimana kabar kalian?" Tanya Gerson.


"Hm, Baik. Ada apa?" Tanya Christian di mana pria itu tidak suka berbasa-basi dengan orang lain kecuali Loren.


"Ya,, begini Kakak ipar, Kakek memaksaku untuk menemui Daniel dan mengajaknya untuk kembali ke perusahaan menjadi wakil direktur, juga kami sekeluarga diharuskan menghadiri pernikahan Vionita yang akan digelar 3 hari lagi. Lalu,, ini, masalah tentang keluarga Andirson, Aku sangat takut kalau mereka mungkin akan--"


"Aku mengerti." Ucap Christian lalu mematikan telpon itu, dia buru-buru untuk pergi ke kamar mandi meminta bantuan Loren.


Gerson memandangi ponsel yang telah mati, 'Astaga,, Aku bahkan belum menjelaskan semuanya. Apakah si bodoh itu sudah memikat orang yang salah? Ini pertama kalinya aku bertemu dengan orang yang begitu acuh tak acuh pada sebuah masalah besar!!' pikir Gerson.

__ADS_1


__ADS_2