Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#310. Kekacauan di acara pernikahan


__ADS_3

Gerson melihat pecahan di lantai.


Barang buktinya telah hilang!!!


Gerson merasa sangat marah, jadi pria itu segera berdiri menatap Vionita dengan marah.


"Perempuan sialan!!!" Teriak Gerson hendak memukul Vionita saat Bian datang menghentikannya.


"Berani sekali kau mau memukul istriku?!! Mencari mati?!!" Geram Bian pada Gerson.


Gerson menarik tangannya lalu menatap Bian, "Kau akan menyesal karena sudah membela istrimu!!!" Ucap Gerson lalu pria itu menggertakkan giginya meninggalkan ruangan dipandangi oleh semua orang yang berbisik-bisik.


"Dia menuduh seorang pengantin meracuni tamu undangannya."


"Perempuan yang tadi diracuni bukan hanya kamu undangan, tetapi mereka semua berkeluarga. Kalau tidak salah dia adalah sepupu sang pengantin wanita."


Gerson mengabaikan semuanya dan hanya meneruskan langkahnya untuk keluar dari gedung tersebut ketika dia baru tiba di depan pintu dan beberapa orang berjas hitam sudah masuk ke gedung.


Gerson mengerutkan keningnya, ia menghentikan langkahnya melihat pria berjas hitam itu berlari cepat ke arah yonita dan Bian.


"Bawa dia!!" Ucap salah satu dari mereka lalu bawahannya yang lainnya langsung berjalan untuk menarik Vionita.


Tetapi Bian langsung melindungi Vionita, "Apa yang kalian lakukan?!!" Tanyanya kesal.

__ADS_1


Buk!


Buk!


Satu orang menarik Bian dan memukuli pria itu lalu yang lainnya memegangi Vionita.


"Lepas!! Apa yang kalian inginkan?!!" Vionita berteriak dengan panik sembari melihat Bian yang kini dipukuli hingga babak belur.


Semua orang sangat terkejut, bagaimana tidak, pengantin yang menjadi pusat perhatian di acara itu kini dikelilingi dan dipukuli oleh beberapa orang tak dikenal.


Keluarga Bian langsung mendatangi mereka dan hendak menghentikan perkelahian.


Tetapi belum saja mereka tiba ketika para pria itu sudah menghentikan pukulan mereka lalu menyeret pengantin perempuan keluar dari gedung.


"Kakek tunggu di sini," kata Daniel lalu pria itu berlari menyusul Vionita sementara ayahnya juga berlari dari sisi lain.


Mereka hendak menghentikan pria-pria itu membawa Vionita ketika pria lain yang bersama dengan kelompok itu kini berbalik memukuli dua orang itu.


Buk!


Buk!


Buk!

__ADS_1


"Siapa kalian?!!" Daniel berteriak-teriak sembari menahan rasa sakit di tubuhnya karena dia benar-benar tak memiliki kekuatan untuk melawan para pria-pria itu.


"Sebaiknya kalian diam jika tidak ingin dihancurkan lebih dari ini!!" Kata salah seorang pria berjas hitam lalu memberi kode pada bawahannya agar menyudahi pukulan mereka.


Rama langsung berdiri dan menatap pria yang memberi perintah, "Siapa Tuanmu?!!" Teriaknya.


"Siapa?!! Kau tidak layak mengetahuinya!!" Jawab pria berjas hitam lalu berbalik meninggalkan Rama yang kini menatapnya dengan aneh.


Daniel segera berdiri lalu melihat beberapa pihak keamanan yang tidak melakukan apapun dan hanya berdiri menatap pengantin perempuan di bawa pergi.


"Apa yang kalian lakukan?!! Mengapa tidak menghentikan mereka?!" Tanyanya.


"Kenapa bukan kau saja yang menghentikannya? Kami tidak cukup konyol untuk dipukuli sepertimu." Jawab salah satu pihak keamanan langsung menyulut emosi Daniel.


Pria itu mengayunkan tangannya untuk memukul salah satu keamanan itu ketika tangannya ditahan keamanan lainnya lalu para keamanan itu memukuli Daniel.


Buk


Buk


Buk


Semua orang terkejut melihat hal itu, pihak keamanan yang seharusnya melindungi para tamu yang datang di hotel itu kini berbalik menyiksa seorang tamu.

__ADS_1


Tidak, bukan tamu, tetapi salah seorang anggota keluarga pemilik acara!!!


__ADS_2