Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#141. Chataline meminta maaf


__ADS_3

Setelah mengantarkan minuman untuk Chataline dan juga Zaidan, Mentari meninggalkan ruang tunggu dan pergi ke ruang tim desain.


Perempuan itu duduk termenung sampai Loren dan Megi tiba.


"Ada apa denganmu?" Megi bertanya pada Mentari saat melihat wajah mentari yang tak enak di pandang.


"Hah!!" Akhirnya kalain datang!!" Ucap Mentari langsung menoleh pada Loren yang kini duduk di kursinya.


"Ada apa?" Tanya Loren sembari meletakkan tasnya.


"Kita kedatangan tamu! Tamunya adalah Chataline!!" Ucap Mentari mengagetkan Loren dan Megi.


"Chataline?!!" Megi bertanya dengan mata melotot "Mungkinkah Dia datang untuk membalas dendam?! Melaporkan kejadian kemarin pada Tuan Andreas?!!"


"Tidak!! Ini jauh lebih mencengangkan lagi. Mereka datang untuk meminta maaf atas kejadian kemarin!!" Ucap Mentari semakin membuat dua perempuan itu terkejut dan membuat bingung beberapa anggota tim desain yang baru saja tiba.


"Siapa yang datang meminta maaf pada pagi-pagi seperti ini?" Tanya Rika sembari berjalan ke kursinya diikuti Siren, Gio dan juga Mia.


"Selebriti terkenal yang kemarin mempermalukan dirinya sendiri di lokasi syuting. Cahtaline datang menemui CEO untuk meminta maaf atas kejadian kemarin!!" Ucap Mentari membuat semua orang terfokus pada nya.


"Kau yakin dia datang untuk minta maaf?" Tanya Siren dengan rasa tidak percayanya.

__ADS_1


Mana mungkin orang seperti Chataline datang meminta maaf??


"Tentu saja!! Aku menguping pembicaraan mereka! Dan yang lebih mengejutkan lagi ternyata Tuan Andreas pernah menjadi pelayan Nona Cathaline!!!" Mentari kembali berbicara dengan wajah yang sangat yakin.


"Apa?!!! Perlahan?!!" Semua orang terkejut.


Orang seperti Andreas menjadi pelayan Chataline?!!


"Permisi," tiba-tiba pintu ruang desain terbuka memperlihatkan seorang pria yang tak lain adalah Elman.


Semua orang menatap ke pria itu membuat Elman merasa kikuk sebab dia menjadi pusat perhatian, terlebih wajah orang-orang itu terlihat aneh karena baru saja mendengarkan kabar mengagetkan dari Mentari.


"Nona Loren, Nona Siren dan juga Nona Rika silakan datang ke ruangan CEO." Ucap Elman.


Akhirnya, ketiga perempuan itu beranjak dari kursi mereka dan berjalan kearah ruangan CEO.


Begitu tiba di sana dilihatnya Andreas sedang duduk di sofa tunggal dengan wajah yang acuh tak acuh.


Sementara Chataline dan Zaidan terlihat gugup di tempat mereka meski Chataline masih memperlihatkan wajah tak sukanya.


"Duduklah." Perintah Andreas pada 3 perempuan yang datang ke sana.

__ADS_1


Setelah semua orang duduk, Loren melihat Chataline dan juga Zaidan, entah kenapa dia merasa sedih.


Zaidan melihat 3 perempuan di depan mereka "Nona Loren, Nona Siren dan Nona Rika, kami kemari untuk meminta maaf atas kejadian yang terjadi di lokasi syuting. Kami merasa bersalah atas apa yang sudah kami lakukan, jadi--"


"Bukan kau yang bicara, tetapi perempuan yang di sampingmu!" Andreas memotong ucapan Zaidan mengagetkan semua orang.


Suara Andreas juga terdengar tidak bersahabat pada Zaidan dan Chataline, pria itu seperti menekan dua orang di depannya.


'Aku tidak percaya kalau yang dikatakan oleh Mentari itu benar, mana Mungkin Tuan Andreas yang seperti ini pernah menjadi pelayan seorang selebriti berotak udang seperti Chataline?!!' Siren bergumam dalam hati.


"Baiklah," Chataline terlihat ketakutan, tetapi perempuan itu dengan segera menatap 3 perempuan di depannya, "Saya sangat menyesal atas apa yang terjadi di lokasi syuting, oleh karena itu saya kemari untuk meminta maaf pada kalian. Semoga kalian bertiga mau memaafkan saya dan tidak memperpanjang masalah ini." Ucap Chataline dengan wajah memohon.


Kalau ketiga perempuan itu tidak memaafkannya maka reputasinya akan hancur dan saat itu juga dia tidak akan memiliki wajah untuk melanjutkan karirnya!!


Semua rahasia gelapnya dipegang oleh Andreas!!


@Interaksi



Edd, ngejar apa?! Gak ada kerjaan banget ngejar hantu gentayangan.....!

__ADS_1



__ADS_2